berputar.id
BerandaRegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita LokalBisnisMarketEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiPolitik & HukumBerita NasionalHiburanPerjalanan & WisataCuacaSepak BolaPolitikTravelPopuler
Beranda/Dunia

Pengamanan Perbatasan Ceuta dengan Barikade Terapung Usai Gelombang Migran

Slamet PrabowoDiterbitkan 2 Agu 2026 - 18.10 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Pengamanan Perbatasan Ceuta dengan Barikade Terapung Usai Gelombang Migran
Foto/Ilustrasi: kumparan.com.
A-A+

Wilayah Ceuta yang terletak di Afrika Utara merupakan sebuah wilayah kantong milik negara Spanyol. Secara geografis dan politis, kawasan ini memiliki posisi yang sangat krusial karena menjadi satu-satunya perbatasan darat yang menghubungkan secara langsung antara wilayah Uni Eropa dengan benua Afrika. Kondisi perbatasan darat dan laut yang bersinggungan langsung dengan negara Maroko menjadikan kawasan ini titik utama bagi pergerakan manusia antarbenua. Pada hari Jumat, 31 Juli 2026, kawasan perbatasan ini kembali menjadi sorotan utama setelah para migran menyeberangi perairan di dekat perbatasan Maroko. Mereka melakukan penyeberangan tersebut saat mencoba memasuki wilayah kantong Spanyol di Afrika Utara ini.

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

RegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita Lokal

Insiden penyeberangan yang terjadi pada akhir bulan Juli tersebut tercatat sebagai salah satu penyeberangan massal terbesar yang pernah terjadi di satu-satunya perbatasan darat Uni Eropa dengan Afrika tersebut. Berdasarkan data resmi, otoritas Spanyol mencatat ada sekitar 50 ribu orang yang nekat menerobos masuk ke wilayah Ceuta. Upaya penerobosan perbatasan dalam jumlah yang sangat besar ini dilakukan oleh para migran melalui dua jalur sekaligus, yakni melalui jalur darat dan juga jalur laut. Pergerakan puluhan ribu orang yang mencoba melintasi perbatasan negara tersebut mulai tercatat sejak hari Kamis lalu sebelum akhirnya memuncak.

Menghadapi gelombang kedatangan migran dalam skala yang masif tersebut, pemerintah Spanyol segera mengambil tindakan cepat di lapangan. Fokus utama dari penanganan ini adalah mengendalikan situasi di sepanjang perbatasan Ceuta dan Maroko. Pemerintah Spanyol menyatakan bahwa lebih dari 48 ribu orang di antara puluhan ribu pendatang tersebut telah berhasil dikembalikan ke wilayah Maroko. Proses pengembalian puluhan ribu orang ini diselesaikan secara intensif dalam kurun waktu 48 jam. Langkah pemulangan ini menjadi bagian dari upaya otoritas terkait untuk menstabilkan kembali situasi keamanan di kawasan perbatasan darat dan laut antara kedua negara.

Baca Juga

Pentingnya Merawat Warisan dan Menjaga Ingatan Kota di Indonesia

Pentingnya Merawat Warisan dan Menjaga Ingatan Kota di Indonesia

Sebagai upaya lanjutan untuk mencegah insiden gelombang migran terulang kembali di masa mendatang, Kepolisian Spanyol kini mulai memasang sebuah barikade terapung. Pemasangan infrastruktur pengamanan sepanjang 500 meter ini difokuskan di kawasan lepas pantai perbatasan Maroko. Langkah taktis ini diimplementasikan dengan memasang barikade berjenis pneumatik yang ditempatkan secara khusus di area pemecah gelombang Tarajal. Otoritas keamanan Spanyol memulai proses pemasangan pembatas perairan ini sejak hari Sabtu pagi, tepatnya pada pukul 07.50 waktu setempat.

Barikade pneumatik yang dipasang di perairan perbatasan ini memiliki rancangan teknis yang spesifik untuk menghalau pergerakan melintasi laut. Infrastruktur pengamanan ini dilengkapi dengan deretan pelampung kapal yang dirancang secara khusus untuk membentuk rintangan fisik di perairan. Deretan pelampung tersebut dirancang untuk menyembul dengan ketinggian antara 30 hingga 70 sentimeter di atas permukaan air. Tidak hanya membatasi area permukaan, struktur barikade ini juga menjangkau hingga kedalaman satu meter di bawah permukaan air untuk memaksimalkan fungsi pencegahan di sepanjang garis pantai perbatasan.

Baca Juga

Cara Satgas TNI Mengevakuasi Korban Penembakan di Lembah Curam Yahukimo

Cara Satgas TNI Mengevakuasi Korban Penembakan di Lembah Curam Yahukimo

Meskipun barikade terapung sepanjang 500 meter ini dirancang untuk menutup celah penyeberangan, rancangannya tetap mengakomodasi kebutuhan patroli keamanan laut. Celah di antara barikade tersebut nantinya disiapkan secara khusus untuk jalur patroli kapal milik Guardia Civil. Pengaturan celah ini memastikan aparat keamanan tetap dapat melakukan pengawasan perairan secara rutin. Bersamaan dengan pengamanan di laut, tentara dan polisi Spanyol juga dikerahkan untuk berjaga ketat di wilayah darat. Aparat gabungan ini secara terus-menerus memantau area Pantai Tarajal demi memastikan tidak ada lagi upaya penerobosan perbatasan secara massal.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

MarokoCeutaSpanyolAfrika UtaraGuardia Civil

Berita Terbaru Lainnya

Penyusutan Sungai Danube Munculkan Kapal Perang Nazi dan Picu Krisis EnergiPerkembangan Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya Lay dan Kendala Komunikasi PolisiLangkah Pemerintah Kota Lhokseumawe Optimalkan Tambahan TKD untuk Normalisasi Waduk PusongCegah Tawuran Remaja, Pemuda Kota Bogor Gelar Pertandingan Tinju Gladiator ArenaPenjelasan Pemprov DKI Jakarta Terkait Fenomena Pagar Tinggi di Mal dan PerkantoranCara Memastikan Beras Fortifikasi Asli dan Menghindari Modus Penipuan HargaPanduan Ekosistem Bisnis dan Literasi Aset Digital TRIV GroupPentingnya Merawat Warisan dan Menjaga Ingatan Kota di Indonesia

Paling Banyak Dibaca

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

Internasional

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

30 Jul 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

Jadwal, Akses, dan Pengamanan Acara Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas

Nasional

Jadwal, Akses, dan Pengamanan Acara Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas

2 Agu 2026

Harga Minyak Dunia Kembali Melemah di Tengah Rencana Koalisi Maritim Arab Saudi

Ekonomi

Harga Minyak Dunia Kembali Melemah di Tengah Rencana Koalisi Maritim Arab Saudi

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  2. 2Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  3. 3Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri DitangkapInternasional 路 30 Jul 2026
  4. 4Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar GlobalEkonomi 路 1 Agu 2026
  5. 5Jadwal, Akses, dan Pengamanan Acara Zikir dan Doa Kebangsaan di MonasNasional 路 2 Agu 2026
Bisnis
Market
Edukasi
Olahraga
Lingkungan
Teknologi
Politik & Hukum
Berita Nasional
Hiburan
Perjalanan & Wisata
Cuaca
Sepak Bola
Politik
Travel

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap