Wilayah Ceuta yang terletak di Afrika Utara merupakan sebuah wilayah kantong milik negara Spanyol. Secara geografis dan politis, kawasan ini memiliki posisi yang sangat krusial karena menjadi satu-satunya perbatasan darat yang menghubungkan secara langsung antara wilayah Uni Eropa dengan benua Afrika. Kondisi perbatasan darat dan laut yang bersinggungan langsung dengan negara Maroko menjadikan kawasan ini titik utama bagi pergerakan manusia antarbenua. Pada hari Jumat, 31 Juli 2026, kawasan perbatasan ini kembali menjadi sorotan utama setelah para migran menyeberangi perairan di dekat perbatasan Maroko. Mereka melakukan penyeberangan tersebut saat mencoba memasuki wilayah kantong Spanyol di Afrika Utara ini.








