berputar.id
BerandaNewsHukumEkonomiNasionalInternasionalOtomotifKeuanganBisnisOlahragaTeknologiPolitikMegapolitanPopuler
Beranda/Bisnis

Penertiban Tambang Ilegal Dorong Kinerja Keuangan PT Timah Tbk Semester I-2026

Fitri KaraengDiterbitkan 13 Agu 2026 - 05.05 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Penertiban Tambang Ilegal Dorong Kinerja Keuangan PT Timah Tbk Semester I-2026
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

PT Timah Tbk (TINS) membukukan perolehan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 2,71 triliun sepanjang semester I-2026. Pencapaian ini menandai lonjakan yang sangat tajam, yakni melonjak lebih dari sembilan kali lipat apabila dibandingkan dengan realisasi pada semester I-2025 yang tercatat sebesar Rp 300,07 miliar. Lonjakan performa keuangan perseroan tersebut berbanding lurus dengan serangkaian tindakan penertiban pertambangan tanpa izin serta pengawasan ketat yang diterapkan di area operasional pertambangan.

Pertumbuhan signifikan pada sisi laba bersih TINS sejalan dengan kinerja pendapatan perseroan yang mengalami kenaikan hingga 146,9 persen, dari periode sebelumnya menjadi sebesar Rp 10,42 triliun pada semester I-2026. Tidak hanya itu, capaian laba usaha perseroan melesat tinggi dari angka Rp 380,20 miliar pada semester pertama tahun lalu menjadi Rp 3,46 triliun pada pertengahan tahun ini. Lonjakan pada pos operasional tersebut secara otomatis melebarkan margin laba usaha perusahaan secara drastis, yakni dari posisi 9,01 persen menjadi 33,24 persen.

Dari kacamata operasional pertambangan, pencapaian keuangan TINS ditopang oleh pertumbuhan produksi bijih timah yang melonjak sebesar 75 persen hingga mencapai 12.232 ton Sn pada akhir semester I-2026. Pada saat yang sama, produksi logam timah perseroan turut mengalami peningkatan sebesar 58 persen menjadi 10.865 metrik ton. Tingginya angka produksi tersebut diimbangi oleh permintaan pasar yang kuat, di mana volume penjualan logam timah TINS melesat 85 persen menjadi 10.984 metrik ton. Selain lonjakan volume, perseroan juga menikmati dorongan positif dari harga jual rata-rata timah yang melambung 52 persen menjadi US$ 49.794 per metrik ton.

Baca Juga

Minyak Terbang Lagi! Hormuz Memanas, Pasar Siaga Data Inflasi AS

Minyak Terbang Lagi! Hormuz Memanas, Pasar Siaga Data Inflasi AS

Rangkaian perbaikan operasional dan lonjakan finansial TINS ini tidak terlepas dari penguatan langkah pengawasan dan pengamanan di Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP) milik perusahaan, yang didukung penuh oleh Satuan Tugas Pemerintah Pusat. Langkah tegas tersebut berawal dari perintah Presiden Prabowo Subianto untuk menggelar operasi besar-besaran guna menertibkan sekitar 1.000 tambang ilegal sekaligus menutup jalur penyelundupan komoditas timah di wilayah Bangka Belitung. Operasi penertiban yang melibatkan sinergi dari unsur TNI, Polri, dan Bea Cukai tersebut telah aktif dijalankan sejak bulan September 2025.

Terkait dampak dari penindakan hukum tersebut, Analis BRI Danareksa Andhika Audrey memberikan pandangannya bahwa tindakan tegas di lapangan telah menyebabkan aktivitas pertambangan timah secara bertahap kembali masuk ke dalam ekosistem formal. Masuknya kembali kegiatan penambangan ke jalur resmi memberikan dampak langsung terhadap efisiensi pasokan dan tata kelola bahan baku bagi TINS, sehingga perseroan mampu memaksimalkan kapasitas produksi serta penjualannya secara optimal.

Baca Juga

IHSG Lompat 1% Balik ke Level 6.330 di Tengah Pengumuman MSCI dan Data Inflasi AS

IHSG Lompat 1% Balik ke Level 6.330 di Tengah Pengumuman MSCI dan Data Inflasi AS

Respons positif atas penguatan kinerja keuangan dan operasional ini turut tercermin secara langsung pada pergerakan harga saham perseroan di pasar modal. Saham TINS mencatatkan kenaikan harga sekitar 17,7 persen, bergerak naik dari posisi Rp 3.270 per lembar pada 30 Juni 2026 menjadi Rp 3.850 per lembar pada 10 Agustus 2026. Berdasarkan harga saham Rp 3.850 per lembar tersebut, nilai kapitalisasi pasar perseroan tercatat mencapai kisaran Rp 28,67 triliun. Jika dikalkulasikan berdasarkan laba bersih semester I-2026 yang disetahunkan secara sederhana, saham TINS saat ini diperdagangkan pada kisaran 5,3 kali indicative price to earning ratio (PER).

Meskipun data semester pertama tahun 2026 memperlihatkan pertumbuhan kinerja keuangan yang sangat pesat, tingkat keberlanjutan hasil positif ini akan sangat bergantung pada efektivitas pengawasan konsisten di area WIUP dan penutupan jalur ilegal secara jangka panjang. Keberhasilan pengalihan aktivitas tambang ke ekosistem resmi menjadi faktor penentu utama dalam menjaga stabilitas volume produksi serta profitabilitas perseroan pada periode-periode mendatang.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Kinerja KeuanganTINSTambang Ilegal

Berita Terbaru Lainnya

George Soros Pernah Datangi Zulhas dan Bawa Dana US$ 50 JutaLangkah Penyelidikan dan Poin Kunci dalam Kasus Tantangan Al-Qur'an demi Miras di AncolKementerian Hukum Uji Coba Manajemen Talenta Berbasis E-Voting di Sumatera UtaraSkema Sewa Baterai Bikin Ojol Cuan, tapi Belum Tentu buat Anak KantoranDanantara Bakal Bangun PSEL Rp3 Triliun untuk Olah Sampah DIYMenteri PU Peringatkan Penggunaan Aspal Buton Tidak Boleh Picu Kenaikan Tarif TolNadiem Optimistis Putusan Kasus Chromebook Dikoreksi, Ini AlasannyaCara Meninjau Progres Pembangunan Istana Kepresidenan dan Infrastruktur IKN

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

Nasional

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

9 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  3. 3Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota MalangNasional 路 9 Agu 2026
  4. 4Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RINasional 路 4 Agu 2026
  5. 5Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumEkonomiNasionalInternasionalOtomotifKeuanganBisnisOlahragaTeknologiPolitikMegapolitan

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap