berputar.id
BerandaNewsHukumEkonomiNasionalInternasionalOtomotifKeuanganBisnisOlahragaTeknologiPolitikMegapolitanPopuler
Beranda/Ekonomi

Minyak Terbang Lagi! Hormuz Memanas, Pasar Siaga Data Inflasi AS

Yolanda RumbayanDiterbitkan 13 Agu 2026 - 05.12 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Minyak Terbang Lagi! Hormuz Memanas, Pasar Siaga Data Inflasi AS
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Harga minyak mentah dunia kembali menguat pada sesi perdagangan Rabu, 12 Agustus 2026. Berdasarkan data Refinitiv hingga pukul 09.25 WIB, harga minyak mentah Brent tercatat berada di level US$89,48 per barel, atau mengalami kenaikan sebesar 0,64% dibandingkan dengan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya. Pergerakan positif ini membawa Brent kian mendekati ambang psikologis US$90 per barel, sekaligus mencatatkan level harga tertinggi dalam kurun waktu hampir dua pekan terakhir. Sementara itu, minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) juga menunjukkan tren kenaikan serupa dengan diperdagangkan di level US$83,81 per barel, yang mencerminkan penguatan sebesar 0,73%.

Penguatan yang terjadi pada perdagangan hari Rabu ini melanjutkan tren bullish yang telah terbangun sejak awal pekan. Pada sesi penutupan perdagangan hari Selasa, harga minyak Brent tercatat naik sebesar 1,4% ke posisi US$88,91 per barel, sedangkan WTI ditutup menguat 1,3% menjadi US$83,20 per barel. Sebelumnya, kedua jenis kontrak minyak mentah tersebut bahkan sempat melonjak hingga sekitar 5% pada awal pekan. Apabila dilihat secara kumulatif sejak penutupan perdagangan pada 5 Agustus 2026, kenaikan harga minyak terasa sangat signifikan, di mana Brent telah melonjak sekitar 12,6% dan WTI menguat lebih dari 11%.

Laju kenaikan harga minyak global ini sangat dipengaruhi oleh kembali meningkatnya ketegangan geopolitik yang memanas di kawasan Timur Tengah. Pasar merespons kekhawatiran atas gangguan pasokan setelah terjadinya rentetan serangan baru terhadap kapal-kapal niaga yang melintasi area sekitar Laut Merah dan Teluk Oman. Berdasarkan laporan resmi dari Pemerintah Yaman, sebanyak empat orang awak kapal tewas dalam insiden serangan terhadap sebuah kapal kargo yang melintas di Selat Bab el-Mandeb, di mana serangan tersebut diduga kuat dilakukan oleh kelompok Houthi. Di sisi lain, eskalasi militer semakin terlihat setelah militer Amerika Serikat menyatakan bahwa pihak mereka telah menyerang sebuah kapal kontainer yang sedang berlayar menuju pelabuhan Iran akibat kapal tersebut mengabaikan peringatan yang diberikan.

Baca Juga

Danantara Bakal Bangun PSEL Rp3 Triliun untuk Olah Sampah DIY

Danantara Bakal Bangun PSEL Rp3 Triliun untuk Olah Sampah DIY

Kondisi keamanan di jalur pelayaran vital semakin mengkhawatirkan setelah pihak Iran menegaskan ketetapan sikapnya mengenai akses navigasi. Pihak Iran menyatakan bahwa Selat Hormuz akan tetap ditutup rapat sampai Amerika Serikat memenuhi seluruh persyaratan yang diajukan oleh Teheran. Persyaratan tersebut mencakup pencairan aset-aset Iran yang saat ini dibekukan serta penghentian secara menyeluruh atas konflik yang terjadi di kawasan. Penutupan Selat Hormuz memicu kecemasan mendalam di kalangan pelaku industri energi dunia, mengingat bahwa sebelum konflik bersenjata ini pecah pada akhir Februari lalu, sekitar seperlima dari total arus perdagangan minyak bumi dan gas alam cair (LNG) global bergantung pada jalur Selat Hormuz.

Di luar dinamika konflik di Timur Tengah, perhatian para investor dan pelaku pasar minyak internasional juga tertuju pada rilis data ekonomi makro utama, yaitu data inflasi konsumen dari Amerika Serikat untuk periode bulan Juli. Data inflasi ini menjadi cerminan penting bagi arah perekonomian negara konsumen minyak terbesar dunia tersebut. Berdasarkan konsensus yang dihimpun oleh Reuters, inflasi bulanan Amerika Serikat diperkirakan akan mengalami kenaikan tipis sebesar 0,1% pada bulan Juli, setelah pada bulan Juni sebelumnya sempat mencatatkan penurunan sebesar 0,4%. Sementara itu, untuk inflasi tahunan, konsensus Reuters memperkirakan akan terjadi perlambatan menjadi 3,4% dari posisi sebelumnya yang berada di level 3,5%.

Baca Juga

Biaya Admin e-Commerce Dipangkas 50% untuk UMKM, Aturan dan Cara Pengajuan Insentif

Biaya Admin e-Commerce Dipangkas 50% untuk UMKM, Aturan dan Cara Pengajuan Insentif

Perkembangan indikator inflasi ini dipantau secara ketat karena dampaknya yang langsung terhadap proyeksi kebijakan moneter bank sentral Amerika Serikat, The Fed (Federal Reserve). Saat ini, perhitungan di pasar uang menunjukkan bahwa para pelaku pasar memperkirakan peluang kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve pada bulan depan berada di kisaran 50%. Dengan demikian, pergerakan harga minyak dunia saat ini berada di bawah bayang-bayang dua faktor utama, yaitu dinamika eskalasi militer di wilayah strategis Timur Tengah dan ketidakpastian arah kebijakan suku bunga The Fed dalam merespons perkembangan data inflasi terbaru.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

harga minyakThe FedSelat Hormuz

Berita Terbaru Lainnya

Langkah Penyelidikan dan Poin Kunci dalam Kasus Tantangan Al-Qur'an demi Miras di AncolKementerian Hukum Uji Coba Manajemen Talenta Berbasis E-Voting di Sumatera UtaraSkema Sewa Baterai Bikin Ojol Cuan, tapi Belum Tentu buat Anak KantoranDanantara Bakal Bangun PSEL Rp3 Triliun untuk Olah Sampah DIYMenteri PU Peringatkan Penggunaan Aspal Buton Tidak Boleh Picu Kenaikan Tarif TolNadiem Optimistis Putusan Kasus Chromebook Dikoreksi, Ini AlasannyaCara Meninjau Progres Pembangunan Istana Kepresidenan dan Infrastruktur IKNBiaya Admin e-Commerce Dipangkas 50% untuk UMKM, Aturan dan Cara Pengajuan Insentif

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

Nasional

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

9 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  3. 3Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota MalangNasional 路 9 Agu 2026
  4. 4Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RINasional 路 4 Agu 2026
  5. 5Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumEkonomiNasionalInternasionalOtomotifKeuanganBisnisOlahragaTeknologiPolitikMegapolitan

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap