berputar.id
BerandaRegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita LokalBisnisMarketEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiPolitik & HukumBerita NasionalHiburanPerjalanan & WisataCuacaSepak BolaPolitikTravelPopuler
Beranda/Berita Umum

Penerapan Sistem Pilah-Angkut-Olah untuk Mengatasi Sampah Jakarta

Sri NugrohoDiterbitkan 1 Agu 2026 - 05.12 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Penerapan Sistem Pilah-Angkut-Olah untuk Mengatasi Sampah Jakarta
Foto/Ilustrasi: liputan6.com.
A-A+

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta saat ini tengah berfokus melakukan transisi besar dalam penanganan kebersihan kota untuk mengatasi masalah penumpukan sampah. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, secara tegas mengingatkan pentingnya peralihan paradigma pengelolaan sampah di wilayah ibu kota. Peralihan ini bertujuan untuk mengubah pola konvensional yang selama ini bertumpu pada sistem angkut dan buang, menjadi sebuah sistem baru yang lebih modern, yaitu sistem pilah, angkut, dan olah. Langkah strategis ini sangat sejalan dengan arahan langsung dari Presiden kepada jajaran Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) untuk bersama-sama mencari potensi teknologi guna menyelesaikan persoalan sampah perkotaan tersebut. Sebagai tindak lanjut dari arahan itu, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, secara aktif mendorong Pemprov DKI Jakarta agar segera menerapkan berbagai inovasi teknologi pengolahan sampah yang merupakan hasil riset dari perguruan tinggi.

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

RegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita Lokal

Langkah pertama yang paling mendasar untuk menerapkan sistem pengelolaan sampah terbarukan ini adalah dengan melakukan pemilahan secara langsung dari sumbernya. Menurut Menteri Brian Yuliarto, kunci utama dari efektivitas pengoperasian berbagai teknologi pengolahan sampah yang disiapkan oleh kampus-kampus sangat bergantung pada proses pemilahan awal ini. Jika sampah sudah dipilah sesuai dengan jenis dan karakteristiknya sejak dari sumber, maka proses pengolahan pada tahap selanjutnya akan dapat berjalan dengan jauh lebih optimal. Tanpa adanya kedisiplinan dalam melakukan pemilahan dari sumbernya, teknologi secanggih apa pun akan mengalami kesulitan untuk beroperasi secara efisien dalam menangani tingginya volume sampah harian di DKI Jakarta.

Langkah kedua adalah mengidentifikasi serta memilih teknologi pengolahan yang paling tepat dari berbagai perguruan tinggi. Kemendiktisaintek telah melakukan proses inventarisasi terhadap berbagai inovasi riset dari kampus-kampus di seluruh Indonesia untuk memperkuat sistem pengelolaan sampah di wilayah DKI Jakarta. Menteri Brian Yuliarto mengungkapkan bahwa pihaknya bersama dengan Kepala Dinas terkait juga telah melakukan serangkaian kajian langsung di wilayah DKI Jakarta guna memastikan kesiapan implementasi teknologi tersebut. Berdasarkan hasil kajian di lapangan, terdapat beberapa solusi teknologi yang sudah siap diterapkan, di antaranya adalah biodigester, komposting, hingga metode hydrothermal carbonization (HTC). Pemanfaatan masing-masing teknologi ini nantinya akan disesuaikan dengan jenis sampah dominan serta kondisi riil yang ada di lapangan.

Baca Juga

Membedah Modus Curanmor dan Hasil Operasi Berantas Jaya Polda Metro Jaya

Membedah Modus Curanmor dan Hasil Operasi Berantas Jaya Polda Metro Jaya

Langkah ketiga dalam penerapan sistem ini adalah memperkuat pembangunan fasilitas pengolahan sampah yang berbasis pada kewilayahan. Penguatan fasilitas pengolahan di tingkat lokal atau wilayah ini dinilai oleh Menteri Brian Yuliarto sebagai sebuah langkah yang sangat efektif untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan sampah kota secara keseluruhan. Selain memaksimalkan proses pengolahan agar lebih merata di berbagai titik, keberadaan fasilitas yang berbasis wilayah ini juga diyakini mampu memangkas biaya transportasi pengangkutan sampah secara signifikan. Dengan demikian, beban ritase pengangkutan menuju tempat pembuangan akhir dapat dikurangi, dan anggaran daerah dapat dialokasikan untuk kebutuhan operasional lain yang lebih mendesak.

Langkah keempat adalah terus mengoptimalkan infrastruktur pengolahan sampah daerah yang sudah berjalan agar dapat mendukung penerapan teknologi baru. Saat ini, Pemprov DKI Jakarta terus memperkuat fasilitas pengolahan sampah melalui beberapa pendekatan infrastruktur utama. Pendekatan tersebut meliputi optimalisasi Tempat Pengolahan Sampah Reuse-Reduce-Recycle (TPS 3R), peningkatan kapasitas produksi Refuse Derived Fuel (RDF), serta percepatan pembangunan fasilitas pembangkit listrik yang berbasis pada energi sampah. Sinergi yang kuat antara pemanfaatan teknologi inovatif dari kampus dan penguatan infrastruktur daerah ini diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan pengelolaan sampah perkotaan di masa yang akan datang.

Baca Juga

Strategi dan Operasi Penanganan Karhutla di Kalimantan Tengah

Strategi dan Operasi Penanganan Karhutla di Kalimantan Tengah

Langkah kelima adalah membuka dan terus memperluas ruang kolaborasi dengan berbagai pihak terkait guna mengembangkan model pengolahan sampah yang berkelanjutan. Dalam keterangannya pada hari Jumat, 31 Juli 2026, sebagaimana yang dilaporkan oleh kantor berita Antara, Gubernur Pramono Anung menyatakan bahwa Pemprov DKI Jakarta senantiasa membuka ruang kolaborasi yang sangat luas. Kolaborasi strategis ini melibatkan berbagai elemen penting, termasuk instansi perguruan tinggi, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan juga pihak swasta. Kerja sama lintas sektor ini bertujuan untuk mengembangkan berbagai model pengolahan sampah yang sebelumnya telah terbukti menunjukkan hasil positif pada tahapan proyek percontohan, sehingga siap untuk diimplementasikan dalam skala yang lebih besar di Jakarta.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Pramono AnungDKI JakartaPengelolaan SampahTeknologi KampusKemendiktisaintekBrian Yuliarto

Berita Terbaru Lainnya

Aspek Keselamatan Dorong Perubahan Strategi Industri KeramikFakta di Balik Video Viral Siswa Menyeberangi Sungai Tripe di Gayo Lues dan Upaya Pembangunan JembatanPresiden Prabowo Subianto Akan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI di JakartaPanduan Mengedukasi dan Melindungi Anak dari Bahaya InternetDampak Kebakaran Hutan Ekstrem, Ledakan Amunisi di Prancis hingga Titik Api di IndonesiaRekomendasi Tablet Entry-Level Rp1 Jutaan Terbaik di Indonesia pada Pertengahan 2026BGN Selidiki Dapur Makan Bergizi Gratis Terkait Penggunaan Barang SubsidiKadin Ungkap Komponen Industri Indonesia Masuk Rantai Pasok Global Tesla hingga IKEA

Paling Banyak Dibaca

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

Internasional

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

30 Jul 2026

Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&B

Ekonomi

Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&B

30 Jul 2026

Gugatan Ganti Rugi Rp206 Juta Roy Suryo atas Penahanan Tidak Sah

Hukum

Gugatan Ganti Rugi Rp206 Juta Roy Suryo atas Penahanan Tidak Sah

31 Jul 2026

Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

Ekonomi

Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata Antarnegara

Pariwisata

Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata Antarnegara

30 Jul 2026

Memahami Kinerja Keuangan dan Langkah Investasi CDIA pada Semester I 2026

Ekonomi

Memahami Kinerja Keuangan dan Langkah Investasi CDIA pada Semester I 2026

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri DitangkapInternasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&BEkonomi 路 30 Jul 2026
  3. 3Gugatan Ganti Rugi Rp206 Juta Roy Suryo atas Penahanan Tidak SahHukum 路 31 Jul 2026
  4. 4Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
  5. 5Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata AntarnegaraPariwisata 路 30 Jul 2026
Bisnis
Market
Edukasi
Olahraga
Lingkungan
Teknologi
Politik & Hukum
Berita Nasional
Hiburan
Perjalanan & Wisata
Cuaca
Sepak Bola
Politik
Travel

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap