Rencana besar untuk menempatkan Indonesia di peta kekuatan kecerdasan artifisial (AI) global kini memasuki babak baru yang lebih nyata. Gagasan yang pertama kali diinisiasi dan dipresentasikan sekitar dua tahun lalu kepada Presiden Prabowo Subianto ini mulai menunjukkan wujud konkretnya di sektor industri digital. Langkah awal ditandai dengan peluncuran Zankore oleh Indosat, sebuah langkah strategis yang disambut baik oleh Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid. Kehadiran inisiatif ini dirancang untuk mendorong Indonesia bertransformasi menjadi pusat atau hub teknologi AI yang diperhitungkan di kawasan regional.
Zankore lahir dari kolaborasi lintas negara yang melibatkan kekuatan dari Indosat Ooredoo Hutchison, Ooredoo Group, Nokia, dan NVIDIA. Kemitraan berskala besar ini secara khusus bertujuan membangun infrastruktur komputasi kecerdasan artifisial atau AI Factory terbesar di Asia Tenggara yang akan berbasis di Indonesia. Komitmen investasi untuk proyek ambisius ini diumumkan secara langsung oleh para petinggi utama dari masing-masing perusahaan yang terlibat, yaitu President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison Vikram Sinha, Group Chief Executive Officer Ooredoo Group Aziz Aluthman Fakhroo, President and CEO Nokia Justin Hotard, serta Senior Vice President of Telecom NVIDIA Ronnie Vasishta.








