berputar.id
BerandaRegionalNewsHukumBeritaEkonomiNasionalMetroInternasionalOtomotifKeuanganEnergiKriminalKesehatanBerita UmumBerita LokalBisnisEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiHiburanSepak BolaPolitikTravelHukum & KriminalInfrastrukturPendidikanMegapolitanTransportasiPopuler
Beranda/Nasional

Pengembangan Riset Multi-Omics ParagonCorp dan Corpora Science untuk Kulit Indonesia

Yolanda RumbayanDiterbitkan 7 Agu 2026 - 21.39 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Pengembangan Riset Multi-Omics ParagonCorp dan Corpora Science untuk Kulit Indonesia
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Perkembangan industri kecantikan di Indonesia kini tidak lagi hanya bertumpu pada tren kosmetik global, melainkan mulai bergeser ke arah riset ilmiah yang disesuaikan dengan karakteristik lokal. Salah satu langkah konkret ditunjukkan oleh ParagonCorp yang secara resmi memperluas riset kecantikan mereka dengan menggunakan pendekatan multi-omics. Langkah baru ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara ParagonCorp dan Corpora Science. Melalui kolaborasi ini, kedua institusi berkomitmen untuk memperkuat kapabilitas penelitian kecantikan berbasis sains sekaligus memperkokoh ekosistem riset di dalam negeri.

Sebelum melangkah ke riset multi-omics yang lebih kompleks ini, ParagonCorp sebenarnya telah meletakkan fondasi penelitian yang cukup panjang. Perusahaan kosmetik ini telah memulai riset mengenai genomik kulit masyarakat Indonesia sejak tahun 2021. Penelitian awal tersebut difokuskan untuk memahami variasi genetik yang memengaruhi kondisi kulit orang Indonesia. Hasil dari penelitian genomik kulit ini kemudian diaplikasikan secara nyata dan menjadi salah satu dasar penting bagi pengembangan inovasi produk-produk kecantikan ParagonCorp yang diluncurkan ke pasar pada tahun 2024. Dengan keberhasilan tersebut, pengembangan riset kini ditingkatkan ke tingkat yang lebih mendalam melalui metode multi-omics bersama Corpora Science.

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

RegionalNewsHukumBeritaEkonomiNasionalMetroInternasionalOtomotifKeuanganEnergiKriminalKesehatanBerita UmumBerita LokalBisnisEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiHiburanSepak BolaPolitikTravelHukum & KriminalInfrastruktur

Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai bagaimana riset ini berjalan dan apa dampaknya bagi konsumen serta dunia sains di Indonesia, berikut adalah rangkuman tanya jawab lengkap mengenai proyek kolaborasi riset multi-omics ini.

Pertanyaan: Apa sebenarnya yang dimaksud dengan pendekatan multi-omics dalam riset kecantikan ini?

Jawaban: Pendekatan multi-omics merupakan sebuah metode penelitian modern yang menggabungkan berbagai lapisan informasi biologis yang berbeda untuk dianalisis secara bersamaan. Dalam riset kulit ini, informasi biologis yang diintegrasikan mencakup metabolomik (analisis mengenai molekul metabolit), proteomik (analisis mengenai protein pada kulit), serta lipidomik (analisis mengenai kandungan lemak atau lipid pada kulit). Dengan menggabungkan data-data tersebut, peneliti tidak hanya melihat kondisi kulit dari satu sudut pandang genetik saja, melainkan mendapatkan gambaran menyeluruh tentang bagaimana sel-sel kulit berinteraksi dan merespons berbagai rangsangan.

Baca Juga

Dampak Rute Penerbangan Baru SalamAir Muscat-Medan bagi Pariwisata Sumatra Utara

Dampak Rute Penerbangan Baru SalamAir Muscat-Medan bagi Pariwisata Sumatra Utara

Pertanyaan: Mengapa penelitian ini harus melibatkan banyak faktor di luar faktor genetik?

Jawaban: Kondisi kulit manusia bersifat dinamis dan sangat dipengaruhi oleh lingkungan sekitarnya. Karakteristik kulit seseorang tidak hanya ditentukan oleh faktor keturunan atau genetik yang dibawa sejak lahir. Ada banyak variabel lain yang turut memberikan pengaruh besar, seperti intensitas paparan sinar matahari, kondisi iklim tropis yang khas di Indonesia, polusi lingkungan, gaya hidup, pola aktivitas sehari-hari, hingga proses biologis internal yang terjadi di dalam tubuh manusia itu sendiri. Melalui pendekatan multi-omics, interaksi antara faktor internal tubuh dan paparan eksternal tersebut dapat dipetakan secara lebih detail.

Pertanyaan: Apa saja poin utama yang disepakati dalam kerja sama antara ParagonCorp dan Corpora Science?

Jawaban: Kolaborasi antara ParagonCorp dan Corpora Science dirancang secara komprehensif untuk mendukung kegiatan ilmiah jangka panjang. Kerja sama yang tertuang dalam PKS tersebut mencakup pemanfaatan bersama fasilitas laboratorium yang dimiliki oleh kedua belah pihak. Selain itu, terdapat program pertukaran pengetahuan secara aktif antarpeneliti, pengembangan metodologi riset yang lebih mutakhir, hingga penyusunan serta penerbitan publikasi ilmiah bersama. Langkah-langkah ini diambil agar hasil riset tidak hanya bermanfaat secara internal bagi perusahaan, tetapi juga dapat dipertanggungjawabkan secara akademis dan memberikan kontribusi nyata bagi dunia sains global.

Baca Juga

Kelakar Prabowo Subianto Sebut Bahlil Lahadalia Pandai Buat Jokowi Tertawa

Kelakar Prabowo Subianto Sebut Bahlil Lahadalia Pandai Buat Jokowi Tertawa

Pertanyaan: Mengapa Yogyakarta dipilih sebagai titik awal penguatan ekosistem riset ini?

Jawaban: Pengembangan riset kecantikan berkelas dunia ini diharapkan dapat memicu pertumbuhan ekosistem penelitian yang lebih kuat di berbagai wilayah Indonesia. Menurut penjelasan dari Deputy CEO ParagonCorp, Sari Chairunnisa, kolaborasi ini diharapkan menjadi pintu gerbang lahirnya penelitian-penelitian berkualitas internasional dari tanah air, yang perkembangannya dimulai dari Yogyakarta. Wilayah ini dipilih sebagai titik awal pengembangan karena memiliki potensi akademis dan fasilitas riset yang mendukung terciptanya kolaborasi sains yang solid.

Pertanyaan: Bagaimana para ahli melihat potensi dari penyatuan berbagai data biologis ini?

Jawaban: Penyatuan berbagai lapisan data biologis dinilai memberikan lompatan besar dalam akurasi hasil riset. Direktur Operasional Corpora Science, Saptogiri, menjelaskan bahwa ketika berbagai informasi biologis yang berbeda mulai dihubungkan satu sama lain, para peneliti dapat memperoleh pemahaman yang jauh lebih menyeluruh mengenai proses biologis yang sesungguhnya terjadi pada kulit. Pemahaman yang komprehensif ini menjadi kunci utama untuk merancang solusi perawatan kulit yang lebih presisi dan efektif bagi masyarakat luas di masa mendatang.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

ParagonCorpCorpora ScienceRiset KecantikanMulti-Omics

Berita Terbaru Lainnya

Dampak Rute Penerbangan Baru SalamAir Muscat-Medan bagi Pariwisata Sumatra UtaraKelakar Prabowo Subianto Sebut Bahlil Lahadalia Pandai Buat Jokowi TertawaWamendagri Ribka Haluk Apresiasi Penanganan Cepat Korban Dugaan Keracunan Makan Bergizi Gratis di JayapuraAlokasi Anggaran dan Hambatan Administratif Pemulihan Sektor Pertanian Aceh PascabencanaDugaan Promosi Vape oleh Bigmo Melibatkan Anak, Apa Saja Fakta Penyelidikannya?Pembangunan AI Factory Terbesar Asia Tenggara di Indonesia Mulai BerjalanRagam Manfaat Minum Air Mineral untuk Mendukung Kesehatan TubuhPenerima Beasiswa Baznas Borong Penghargaan Ilmiah Nasional dan Internasional

Paling Banyak Dibaca

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

Singapura Cekal Permanen Pendiri Massive Attack Usai Pengibaran Bendera Palestina di Konser

Nasional

Singapura Cekal Permanen Pendiri Massive Attack Usai Pengibaran Bendera Palestina di Konser

4 Agu 2026

Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026

Nasional

Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026

4 Agu 2026

Gugatan 25 Negara Bagian AS Terhadap Tarif Impor Trump yang Menyeret Indonesia

Nasional

Gugatan 25 Negara Bagian AS Terhadap Tarif Impor Trump yang Menyeret Indonesia

4 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  2. 2Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  3. 3Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar GlobalEkonomi 路 1 Agu 2026
  4. 4Singapura Cekal Permanen Pendiri Massive Attack Usai Pengibaran Bendera Palestina di KonserNasional 路 4 Agu 2026
  5. 5Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026Nasional 路 4 Agu 2026
Pendidikan
Megapolitan
Transportasi

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap