Suasana di SDN Gentan, Seyegan, Sleman, terasa sangat hangat pada suatu pagi saat pembagian Makan Bergizi Gratis (MBG) dimulai. Program Makan Bergizi Gratis ini didistribusikan kepada para siswa untuk memastikan mereka mendapatkan asupan makanan yang sehat setiap hari sekolah. Sejak pertama kali diterapkan pada tanggal 18 Agustus 2025, program ini telah berjalan secara rutin dan memberikan dampak positif secara langsung bagi lingkungan sekolah. Saat ini, tercatat sebanyak 163 siswa di SDN Gentan menikmati manfaat dari program makanan bergizi tersebut setiap hari sekolah mereka berlangsung. Program MBG ini sendiri merupakan salah satu program prioritas nasional yang diusung oleh Presiden Prabowo Subianto.
Pelaksanaan program ini di lapangan mendapat sambutan yang sangat baik dari para orang tua murid, terutama karena prinsip kebersamaan dan kesetaraan yang diusungnya. Rosi Doniyati, salah seorang orang tua murid di SDN Gentan, mengungkapkan rasa syukurnya atas pembagian makanan ini. Menurut Rosi Doniyati, program Makan Bergizi Gratis ini diberikan kepada seluruh anak tanpa membedakan latar belakang mereka. Ia menyatakan bahwa meskipun anak tersebut berasal dari keluarga kaya atau miskin, mampu atau tidak mampu, semua anak tetap mendapatkan porsi makanan yang sama. Hal ini meminimalkan sekat sosial di antara para siswa di sekolah.
Selain memberikan dampak kesetaraan bagi anak-anak, program Makan Bergizi Gratis ini juga dirasakan sangat meringankan beban pekerjaan rumah tangga para orang tua. Is Hartati, yang merupakan orang tua dari salah seorang murid kelas V di SDN Gentan, memberikan pengakuannya mengenai efektivitas program ini. Menurut Is Hartati, kehadiran program MBG sangat membantu ibu-ibu di rumah dalam mengelola waktu di pagi hari. Ibu-ibu yang seharusnya sibuk mempersiapkan bekal sekolah atau persiapan lainnya untuk anak-anak mereka, kini merasa sangat terbantu karena kebutuhan makan siang anak di sekolah sudah dipenuhi secara gratis melalui program ini.
Kronologi Lobi Fuad Hasan demi Kuota Haji Khusus dalam Dakwaan Gus Yaqut

Dari sisi pengelolaan dan kualitas hidangan di sekolah, pihak panitia memastikan bahwa makanan yang disajikan memenuhi standar kesehatan yang baik. Koordinator MBG di SDN Gentan, Wihandoko Suko Lelono, menegaskan bahwa kelayakan nutrisi makanan yang diberikan kepada siswa tidak perlu diragukan. Wihandoko Suko Lelono menjelaskan bahwa kandungan gizi di dalam setiap menu makanan yang disajikan sudah ditakar dan diperhitungkan secara cermat oleh ahli gizi yang kompeten. Dengan demikian, setiap porsi makanan yang diterima oleh 163 siswa tersebut terjamin mutu dan kesehatannya untuk mendukung tumbuh kembang mereka.
Program berskala nasional ini juga tidak luput dari perhatian para analis kebijakan. Pengamat kebijakan publik, Trubus Rahardiansah, memberikan pandangan dan analisisnya mengenai program Makan Bergizi Gratis ini. Dalam sebuah pernyataan yang disampaikan kepada CNNIndonesia.com pada hari Jumat, 31 Juli, Trubus Rahardiansah menjelaskan bahwa program MBG ini diselenggarakan secara resmi oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Lebih lanjut, Trubus Rahardiansah menilai bahwa konsep dasar dari program Makan Bergizi Gratis ini merefleksikan identitas gotong royong yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia, sekaligus mencerminkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam penerapannya di masyarakat.
Ide Tema Dekorasi Mading 17 Agustus 2026 dan Panduan Pembuatannya

Secara keseluruhan, program Makan Bergizi Gratis dirancang dengan tujuan mulia untuk memberikan akses makanan bergizi yang merata bagi generasi muda Indonesia. Program ini memastikan bahwa setiap anak mendapatkan hak yang sama untuk memperoleh makanan sehat tanpa memandang latar belakang ekonomi keluarga, agama yang dianut, wilayah tempat tinggal mereka, maupun status sosial di masyarakat. Melalui implementasi di sekolah-sekolah seperti SDN Gentan di Seyegan, Sleman, program prioritas ini diharapkan dapat terus berjalan secara berkelanjutan untuk mendukung kesehatan dan kecerdasan anak-anak sekolah.






