berputar.id
BerandaNewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPopuler
Beranda/Internasional

Pelabuhan Mesir Dihantam Drone, Menlu Iran Buka Suara dan Imbau Kewaspadaan

Yolanda RumbayanDiterbitkan 31 Jul 2026 - 05.33 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Pelabuhan Mesir Dihantam Drone, Menlu Iran Buka Suara dan Imbau Kewaspadaan
Foto/Ilustrasi: Media Indonesia
A-A+

Dinamika keamanan di kawasan Timur Tengah kembali memanas setelah sebuah insiden serangan drone dilaporkan menghantam salah satu pelabuhan di Mesir pada Rabu. Otoritas Mesir secara resmi menyatakan bahwa serangan tersebut memicu kebakaran yang melanda dua kapal di Pelabuhan Damietta. Peristiwa ini terjadi di tengah proses bongkar muat kargo yang sedang berlangsung di sebuah terminal gas alam cair (LNG). Meskipun insiden tersebut menimbulkan kerusakan material akibat kobaran api, otoritas setempat memastikan bahwa tidak ada korban luka maupun meninggal dunia yang dilaporkan dalam peristiwa tersebut.

Hingga saat ini, belum ada pihak yang mengklaim tanggung jawab secara langsung atas insiden serangan drone di Pelabuhan Damietta. Berdasarkan indikasi dari perusahaan keamanan maritim asal Inggris, Ambrey, sasaran utama dari serangan ini diduga kuat adalah sebuah fasilitas penyimpanan LNG terapung berbendera Kepulauan Marshall yang merupakan milik Amerika Serikat. Sejalan dengan laporan tersebut, beberapa sumber di industri maritim mengidentifikasi kapal yang menjadi target sebagai Energos Winter, di mana dugaan serangan drone itu menyebabkan kebakaran yang kemudian merambat ke kapal kedua di sekitarnya. Jika dikonfirmasi sebagai sebuah serangan yang disengaja, peristiwa ini menandai pertama kalinya Mesir terseret secara langsung ke dalam konflik regional yang kian memanas.

Merespons rentetan kejadian tersebut, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, turut memberikan pernyataan. Melalui unggahan di platform media sosial X pada Kamis, Araghchi menyebut Mesir sebagai teman dan mitra penting bagi negaranya. Dalam pernyataannya, ia sama sekali tidak menyebutkan secara langsung mengenai insiden ledakan yang terjadi pada Rabu di pelabuhan tersebut. Sebaliknya, Araghchi justru mengimbau agar semua pihak tetap waspada terhadap potensi munculnya operasi bendera palsu (false-flag operations) yang dirancang untuk merusak perdamaian regional.

Baca Juga

Presiden Iran Beri Ultimatum Baru, Siap Lawan AS-Israel

Presiden Iran Beri Ultimatum Baru, Siap Lawan AS-Israel

Pandangan mengenai insiden ini juga datang dari H.A. Hellyer, seorang senior associate fellow di Royal United Services Institute (RUSI). Hellyer menilai bahwa serangan drone di pelabuhan Mesir ini dapat menjadi sebuah peringatan dari Iran bahwa konflik negaranya dengan Amerika Serikat bisa meluas jauh melebihi arena perang yang ada saat ini. Lebih jauh, Hellyer menduga bahwa serangan tersebut mungkin berasal dari salah satu milisi proksi Teheran, dan bukan diluncurkan dari Iran secara langsung. Menyangkut kemungkinan respons dari Mesir, ia mengevaluasi bahwa Kairo kecil kemungkinan akan melakukan aksi balasan karena pemerintah Mesir sangat konservatif dalam melakukan tindakan ofensif.

Jika ditelisik secara historis, hubungan diplomatik antara Iran dan Mesir sendiri sempat terputus pasca-Revolusi Iran pada tahun 1979. Meski demikian, Mesir sempat menjadi salah satu saluran diplomatik yang penting dalam berbagai upaya mediasi sebelumnya. Selama perang berlangsung, Mesir secara tegas mengecam serangan Iran ke negara-negara Teluk, sekaligus mendesak Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, untuk menghentikan perang. Menariknya, komunikasi antara menteri luar negeri Iran dan Mesir justru kembali intensif selama periode perang Amerika Serikat dan Israel melawan Iran berlangsung.

Baca Juga

Dor! Presiden Mesir Ditembak Mati usai Damai dengan Israel

Dor! Presiden Mesir Ditembak Mati usai Damai dengan Israel

Ketegangan di kawasan ini semakin kompleks dengan adanya dinamika diplomasi antara Teheran dan Washington. Sebelumnya, Donald Trump menuduh Iran melanggar kesepakatan nota kesepahaman (MOU), yang kemudian dibalas oleh Teheran dengan sindiran diplomasi terkait konsep "Art of the Deal" mengenai tarif di Selat Hormuz. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, bahkan menyindir rencana Donald Trump yang ingin mengenakan tarif 20 persen bagi kapal-kapal di Selat Hormuz, dengan menyebut bahwa Iran akan mematok tarif yang lebih adil. Di tengah situasi tersebut, pejabat senior Amerika Serikat merasa khawatir bahwa Israel berencana membunuh negosiator Iran, yakni Abbas Araghchi dan Mohammad Ghalibaf. Kini, upaya perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran dalam tenggat waktu 60 hari menghadapi hambatan besar setelah pembatalan pertemuan di Zurich yang diakibatkan oleh eskalasi konflik antara Israel dan Libanon.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

IranTimur TengahMesirPelabuhan DamiettaAbbas AraghchiSerangan Drone

Berita Terbaru Lainnya

Polisi Ungkap Kasus 5,2 Kg Sabu di Jakbar, 2 Pelaku DitangkapKondisi Sungai Cisadane Dampak Kemarau, Ini Imbauan untuk WargaKTT BRICS 2026 Hasilkan Deklarasi New Delhi, Ubah Komitmen Jadi Aksi NyataTarget 100 Persen Sampah Terkelola pada 2029, Ini Strategi KLH5 Tanda Anda Masuk Golongan Kelas Bawah, Bukan Cuma Gaji KecilSederet Upaya Pertamina Atasi Antrean Panjang di SPBU Kota MakassarSosok Tuan Tanah Matraman, Kuasai Lahan 400 Hektare Selama 41 TahunJangan Lupa Serbu Transmart Full Day Sale! Gebyar Diskon 50% + 20%

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

Nasional

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

9 Agu 2026

Jadwal Wayang Kulit Ki Eko Suwaryo Agustus 2026 dan Link Live Streaming

Budaya

Jadwal Wayang Kulit Ki Eko Suwaryo Agustus 2026 dan Link Live Streaming

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  3. 3Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RINasional 路 4 Agu 2026
  4. 4Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  5. 5Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota MalangNasional 路 9 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNS

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap