Seorang pedagang kopi keliling berinisial HRN (61) kehilangan sepeda motornya usai menjadi korban penipuan di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara. Peristiwa tersebut terjadi ketika korban sedang menjajakan dagangannya dan didatangi oleh seorang pria yang berpura-pura kehabisan bahan bakar.
Pelaku membujuk korban untuk meminjamkan kendaraannya dengan alasan hendak membeli bensin, sekaligus menjanjikan akan membelikan bensin untuk motor korban. Setelah kunci diberikan, pelaku membawa kabur kendaraan tersebut dan tidak pernah kembali.
Kronologi Penipuan Motor di Kelapa Gading
Peristiwa bermula saat HRN sedang melayani pembeli menggunakan sepeda motor yang dilengkapi tempat menjajakan kopi. Pelaku tiba di lokasi dengan mengendarai sepeda motor, lalu menghampiri korban untuk meminta bantuan.
Karhutla di Pekanbaru Bikin Kualitas Udara Memburuk, Siswa TK-SMP Belajar Daring

Pelaku berdalih kendaraannya kehabisan bensin dan ingin meminjam sepeda motor milik HRN untuk membeli bahan bakar ke tempat terdekat. Guna meyakinkan korban, pelaku meninggalkan motor yang dibawanya di samping gerobak kopi HRN serta berjanji akan mengisikan bensin ke tangki motor korban.
Korban yang percaya kemudian menyerahkan kunci kendaraannya. Namun, pelaku langsung membawa kabur sepeda motor tersebut dan tidak kembali ke lokasi. Menyadari dirinya telah menjadi korban tindak pidana penipuan dan penggelapan, HRN segera mendatangi kantor polisi untuk membuat laporan resmi.
Diguncang Gempa, 12 Gudang Bulog di NTT Rusak, Kondisi Fasilitas dan Kesiapan Stok Beras

Tanya Jawab Kasus Penipuan Motor Pedagang Kopi di Kelapa Gading
Kapan dan di mana peristiwa penipuan ini terjadi? Peristiwa penipuan ini berlangsung pada hari Minggu (23/8) sekitar pukul 11.30 WIB di wilayah Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Siapa korban dalam insiden ini? Korban adalah seorang pria lanjut usia berinisial HRN (61) yang berprofesi sebagai pedagang kopi keliling.
Modus apa yang digunakan oleh pelaku? Pelaku melancarkan aksinya dengan berpura-pura kehabisan bahan bakar dan meminjam sepeda motor korban untuk membeli bensin. Pelaku juga memberikan iming-iming akan membelikan bensin untuk motor korban serta meninggalkan sepeda motor lain di dekat lokasi dagangan korban sebagai jaminan palsu.
Bagaimana respons dan penanganan dari pihak kepolisian? Kanit Reskrim Polsek Kelapa Gading AKP Kiki Tanlim menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima laporan korban dan langsung menerjunkan piket Reserse Kriminal ke lokasi.
Petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi, serta memeriksa rekaman kamera pengintai (CCTV) di sekitar lokasi guna mengidentifikasi identitas pelaku dan melakukan pengejaran.






