berputar.id
BerandaNewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPopuler
Beranda/Nasional

Karhutla di Pekanbaru Bikin Kualitas Udara Memburuk, Siswa TK-SMP Belajar Daring

Bambang SetiawanDiterbitkan 24 Agu 2026 - 05.21 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Karhutla di Pekanbaru Bikin Kualitas Udara Memburuk, Siswa TK-SMP Belajar Daring
Foto/Ilustrasi: Kumparan
A-A+

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Riau memicu penurunan kualitas udara secara signifikan hingga menyelimuti Kota Pekanbaru. Kondisi kabut asap tebal tersebut mendorong otoritas pendidikan setempat untuk mengalihkan proses belajar mengajar tatap muka menjadi pembelajaran jarak jauh atau daring bagi jenjang taman kanak-kanak (TK) hingga sekolah menengah pertama (SMP).

Berdasarkan pemantauan BMKG Stasiun Pekanbaru, kualitas udara di wilayah setempat sempat berada pada kategori tidak sehat hingga sangat tidak sehat. Tingginya konsentrasi partikel asap di udara menimbulkan risiko kesehatan yang nyata, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak usia sekolah.

Kronologi dan Penyebab Memburuknya Kualitas Udara di Riau

Peningkatan intensitas kabut asap di Pekanbaru berkaitan langsung dengan kemunculan titik panas (hotspot) di berbagai wilayah Riau. Data dari BMKG Stasiun Pekanbaru mencatat sebanyak 306 titik panas tersebar di provinsi tersebut, dengan konsentrasi terbanyak terdeteksi di wilayah Kabupaten Pelalawan.

Upaya pengendalian terus dilakukan di lapangan oleh tim gabungan. Petugas Manggala Agni Daops Pekanbaru bersama personel TNI terpantau berupaya memadamkan kobaran api pada lahan gambut yang meluas di kawasan Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar. Karakteristik lahan gambut yang terbakar di sekitar kawasan tersebut menyumbang asap pekat yang terbawa angin menuju wilayah perkotaan.

Baca Juga

Daryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa Besar

Daryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa Besar

Kebijakan Belajar Daring untuk Siswa TK hingga SMP

Menyikapi indeks kualitas udara yang berada pada rentang tidak sehat hingga sangat tidak sehat, Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru menerbitkan surat edaran resmi perihal penyesuaian kegiatan pembelajaran. Kebijakan ini mewajibkan seluruh jenjang pendidikan mulai dari TK, SD, hingga SMP untuk melaksanakan kegiatan belajar dari rumah.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Abdul Jamal menjelaskan bahwa pengalihan ini semata-mata dilakukan demi melindungi keselamatan peserta didik. Selama kebijakan daring berjalan, siswa diinstruksikan untuk tidak menghadiri kegiatan apa pun yang memerlukan kehadiran langsung di lingkungan sekolah.

Pihak dinas juga memberikan instruksi khusus kepada tenaga pendidik agar materi yang disampaikan selama masa belajar daring tetap sederhana, efektif, dan tidak menambah beban belajar siswa di rumah. Kebijakan belajar daring tersebut awalnya diberlakukan pada Senin (24/8), dengan kelanjutan jadwal berikutnya yang terus disesuaikan berdasarkan laporan perkembangan kualitas udara berkala dari BMKG serta instansi terkait.

Baca Juga

Sebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di Pengungsian

Sebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di Pengungsian

Imbauan bagi Orang Tua dan Protokol Kesehatan

Guna meminimalkan dampak paparan asap terhadap saluran pernapasan anak, Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru menyampaikan beberapa anjuran pokok bagi para orang tua:

  • Memastikan anak-anak tetap berada di dalam rumah dan mengurangi aktivitas luar ruang yang tidak mendesak.
  • Mewajibkan penggunaan masker pelindung apabila terdapat kepentingan darurat yang mengharuskan anak keluar rumah.
  • Mengawasi proses pembelajaran mandiri anak selama kegiatan belajar jarak jauh berlangsung.

Gangguan Jarak Pandang dan Dampak di Jalur Transportasi

Dampak karhutla tidak hanya menyentuh sektor pendidikan, tetapi juga mengganggu mobilitas transportasi darat. Asap pekat terpantau mengaburkan jarak pandang para pengemudi di ruas Jalan Tol Pekanbaru-Dumai, khususnya saat malam hari.

Salah seorang pengguna jalan tol, Nasrio, melaporkan bahwa kepekatan asap sudah terasa sejak memasuki gerbang Tol Pekanbaru pada Minggu (23/8) malam. Pengendara terpaksa menutup rapat kaca jendela kendaraan akibat bau sisa pembakaran yang sangat menyengat serta rasa pedih di mata. Kabut asap paling pekat dilaporkan terkonsentrasi di jalur sekitar KM 30 ke bawah, menuntut kehati-hatian ekstra dari setiap pengendara yang melintas.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Kabut Asap

Berita Terbaru Lainnya

Bursa Mineral ICOMEX Bakal Dibentuk Hari Ini, Beroperasi 4 Januari 2027The Fed Naikkan Suku Bunga, Bursa Asia Kompak MenguatRekomendasi Saham Hari Ini, INCO, MITI, hingga DPUMDaryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa BesarSebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di PengungsianRSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi OtakMenguak Misteri Keberadaan Nusron Usai KPK OTT Kasus HGB SummareconPurbaya Jadi Menkeu Setahun, Berapa Uang Pensiunnya?

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

Olahraga

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

2 Sep 2026

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

Teknologi

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

25 Agu 2026

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

Nasional

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

16 Sep 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan Ketentuannya

Nasional

Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan Ketentuannya

25 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?Olahraga 路 2 Sep 2026
  3. 3Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian KomdigiTeknologi 路 25 Agu 2026
  4. 4Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 TriliunNasional 路 16 Sep 2026
  5. 5Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNS

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap