berputar.id
BerandaNewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPopuler
Beranda/Nasional

Mayoritas Karhutla Sengaja Dipicu demi Buka Lahan Sawit, Polri Tetapkan 72 Tersangka

Slamet PrabowoDiterbitkan 24 Agu 2026 - 04.46 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Mayoritas Karhutla Sengaja Dipicu demi Buka Lahan Sawit, Polri Tetapkan 72 Tersangka
Foto/Ilustrasi: Tirto
A-A+

Bareskrim Polri menetapkan 72 tersangka dari penanganan 89 laporan polisi terkait kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang tersebar di sembilan kepolisian daerah. Penyidik kepolisian mengungkapkan bahwa mayoritas karhutla sengaja dipicu demi menghemat biaya operasional pembukaan lahan perkebunan kelapa sawit baru.

Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Polri Brigjen Moh. Irhamni menyampaikan bahwa rata-rata pembukaan lahan sawit yang ditangani dilakukan dengan cara dibakar. Para pelaku memilih metode pembakaran karena dinilai jauh lebih ekonomis dibandingkan mekanisme pembukaan lahan lainnya.

Menurut Irhamni, pembakaran sengaja dieksekusi saat musim kemarau agar penanaman bibit sawit dapat langsung dimulai begitu musim hujan tiba. Pola pembakaran yang masif ini menjadi kendala utama dalam proses pemadaman di lapangan. Titik api akibat faktor alam umumnya berjumlah sedikit dan cepat dipadamkan, sedangkan api yang sengaja disulut menimbulkan dampak kebakaran yang luas.

Baca Juga

Daryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa Besar

Daryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa Besar

Sebaran Laporan Daerah dan Penyitaan Barang Bukti

Penegakan hukum karhutla ini mencakup sembilan wilayah polda, yakni Riau, Kalimantan Barat, Sumatera Selatan, Jambi, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Aceh, dan Kalimantan Utara.

Polda Riau mencatat penanganan perkara terbanyak dengan 32 laporan polisi dari total 1.201 titik api, serta telah menetapkan 35 orang tersangka. Di Kalimantan Barat, kepolisian menerbitkan 18 laporan polisi dari pantauan 2.282 titik api. Sementara itu, Polda Sumatera Selatan menangani 15 laporan polisi dari 618 titik api dan menetapkan 15 orang tersangka.

Baca Juga

Sebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di Pengungsian

Sebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di Pengungsian

Dari penindakan di berbagai lokasi tersebut, penyidik menyita sejumlah barang bukti yang digunakan untuk memicu dan mengolah lahan. Barang bukti bahan bakar meliputi: - 35 korek api - 2 botol plastik berisi solar - 2 jeriken berkapasitas 10 liter berisi solar - 2 botol Pertalite - 1 botol minyak tanah

Polisi turut mengamankan peralatan dan sampel di tempat kejadian perkara, antara lain 21 parang, dua kapak, satu cangkul, dua unit gergaji mesin (senso), 39 batang kayu bekas terbakar, lima sampel tanah terbakar, 13 plastik bekas polybag, enam batang bibit kelapa sawit, serta sepasang sepatu bot. Bareskrim Polri menyatakan penyidikan masih terus dikembangkan guna mengungkap seluruh pihak maupun jaringan yang terlibat dalam praktik pembakaran lahan ini.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Bareskrim PolriKarhutlakebakaran hutan

Berita Terbaru Lainnya

Bursa Mineral ICOMEX Bakal Dibentuk Hari Ini, Beroperasi 4 Januari 2027The Fed Naikkan Suku Bunga, Bursa Asia Kompak MenguatRekomendasi Saham Hari Ini, INCO, MITI, hingga DPUMDaryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa BesarSebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di PengungsianRSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi OtakMenguak Misteri Keberadaan Nusron Usai KPK OTT Kasus HGB SummareconPurbaya Jadi Menkeu Setahun, Berapa Uang Pensiunnya?

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

Olahraga

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

2 Sep 2026

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

Teknologi

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

25 Agu 2026

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

Nasional

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

16 Sep 2026

Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan Ketentuannya

Nasional

Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan Ketentuannya

25 Agu 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?Olahraga 路 2 Sep 2026
  3. 3Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian KomdigiTeknologi 路 25 Agu 2026
  4. 4Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 TriliunNasional 路 16 Sep 2026
  5. 5Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan KetentuannyaNasional 路 25 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNS

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap