Musim kemarau panjang membawa dampak yang sangat nyata bagi ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah. Salah satu kawasan yang tengah menghadapi kondisi krisis air akibat fenomena kemarau panjang ini adalah Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Ketika musim kemarau melanda dengan intensitas yang tinggi dan dalam waktu yang lama, pasokan air yang biasa menjadi andalan warga sehari-hari mulai mengalami penyusutan. Krisis air di Bantul ini menjadi pengingat penting mengenai betapa rentannya ketersediaan air bersih saat curah hujan tidak kunjung turun. Menghadapi situasi kemarau panjang, warga setempat harus mencari berbagai cara agar kebutuhan air rumah tangga tetap dapat terpenuhi meskipun ketersediaan di alam semakin menipis.








