Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia atau APPBI bersama dengan Kementerian Perdagangan secara resmi menargetkan perputaran uang atau nilai transaksi pada ajang Indonesia Shopping Festival 2026 mencapai angka Rp38 triliun. Penetapan target perolehan transaksi yang sangat besar ini menandakan optimisme pemulihan dan pertumbuhan ekonomi nasional, khususnya di sektor perdagangan ritel. Target sebesar Rp38 triliun tersebut melonjak secara signifikan apabila dibandingkan dengan pencapaian atau realisasi pada perhelatan di tahun sebelumnya, yang kala itu berhasil menembus angka Rp25 triliun. Peningkatan target transaksi baru ini didasarkan pada adanya proyeksi penambahan nilai transaksi hingga mencapai Rp13 triliun selama masa penyelenggaraan acara festival belanja tersebut berlangsung di seluruh penjuru Tanah Air.
Informasi mengenai detail target, proyeksi, dan rencana pelaksanaan festival belanja berskala nasional ini disampaikan secara langsung oleh Ketua Umum APPBI, Alphonzus Widjaja. Penjelasan tersebut dipaparkan dalam sebuah konferensi pers resmi yang diadakan di kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta Pusat, pada hari Kamis, 30 Juli. Menurut jadwal yang telah disusun secara matang oleh pihak penyelenggara, perhelatan akbar Indonesia Shopping Festival 2026 ini akan berlangsung mulai tanggal 7 Agustus hingga 23 Agustus 2026. Salah satu perbedaan yang paling mencolok pada penyelenggaraan tahun ini adalah durasi pelaksanaan festival yang diperpanjang menjadi 17 hari. Waktu pelaksanaan ini tercatat lebih lama jika dibandingkan dengan durasi pada tahun sebelumnya yang hanya berlangsung selama 11 hari.








