berputar.id
BerandaRegionalNewsHukumBeritaEkonomiNasionalMetroInternasionalOtomotifKeuanganEnergiKriminalKesehatanBerita UmumBerita LokalBisnisEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiHiburanSepak BolaPolitikTravelHukum & KriminalInfrastrukturPendidikanMegapolitanTransportasiPopuler
Beranda/Nasional

Misteri Kasus Mutilasi Cipayung Depok yang Belum Terungkap

Sri NugrohoDiterbitkan 6 Agu 2026 - 10.50 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Misteri Kasus Mutilasi Cipayung Depok yang Belum Terungkap
Foto/Ilustrasi: liputan6.com.
A-A+

Penangkapan pemuda berusia 26 tahun bernama Saepul di Kabupaten Pandeglang, Banten, membuka tabir kasus pembunuhan sadis disertai mutilasi terhadap seorang pria paruh baya bernama Kunaefi (51). Peristiwa tragis ini terjadi di sebuah rumah kontrakan yang berlokasi di Cipayung, Depok. Meskipun terduga pelaku telah diamankan oleh pihak kepolisian, sejumlah aspek dalam kasus ini masih menyisakan tanda tanya bagi publik dan pihak berwajib.

Siapa korban dan pelaku dalam kasus mutilasi di Depok ini?

Korban dalam peristiwa ini adalah Kunaefi, seorang pria berusia 51 tahun. Sementara itu, pelaku yang telah ditetapkan sebagai tersangka adalah Saepul, pemuda berusia 26 tahun yang juga kerap diidentifikasi dengan inisial SA atau Saepullah. Kepolisian saat ini tengah mendalami interaksi antara keduanya guna mengungkap pemicu sebenarnya di balik tindakan keji tersebut.

Di mana polisi berhasil menangkap tersangka Saepul?

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

RegionalNewsHukumBeritaEkonomiNasionalMetroInternasionalOtomotifKeuanganEnergiKriminalKesehatanBerita UmumBerita LokalBisnisEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiHiburanSepak BolaPolitikTravelHukum & KriminalInfrastruktur

Setelah melancarkan aksinya di Depok, pelaku sempat melarikan diri ke luar kota. Pihak kepolisian akhirnya berhasil melacak keberadaan tersangka dan melakukan penangkapan di Kampung Sinar Laut, Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Banten. Penangkapan ini menjadi langkah awal bagi kepolisian untuk menggali keterangan lebih lanjut mengenai rangkaian peristiwa berdarah tersebut.

Bagaimana hubungan yang terjalin antara pelaku dan korban sebelum pembunuhan?

Baca Juga

Fakta, Sinopsis, dan Jadwal Tayang Drama Korea A Trap Called Desire

Fakta, Sinopsis, dan Jadwal Tayang Drama Korea A Trap Called Desire

Katimsus 2 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Ipda Breggy Yesaya Imanuel Sutijono, menjelaskan bahwa tersangka dan korban sekadar saling kenal. Namun, penyelidik menemukan dugaan bahwa tersangka memiliki ketertarikan terhadap sesama jenis. Di sisi lain, Ketua RT 03 setempat bernama Aris mengungkapkan bahwa tersangka sempat mengaku menyewa rumah kontrakan tersebut untuk memulai usaha kuliner, seperti berjualan martabak atau ketoprak, bersama korban. Aris sendiri mengaku hanya pernah bertemu dengan tersangka dan korban sebanyak dua kali selama masa sewa yang berjalan sekitar enam hingga tujuh bulan.

Bagaimana kronologi pembunuhan menurut pengakuan tersangka?

Menurut pengakuan SA kepada penyidik, ia awalnya mengundang korban datang ke rumah kontrakannya di Cipayung untuk menemani berbincang karena ia tinggal sendirian. Situasi kemudian memanas ketika korban mulai menyentuh bagian tubuh pelaku. SA mengeklaim dirinya berusaha melepaskan diri hingga terjadi percekcokan. Dalam perselisihan itu, pelaku mengaku didorong oleh korban dari tangga rumah kontrakan berlantai dua tersebut. Setelah terjatuh, SA mengambil sebilah pisau dapur lalu menusuk perut korban. Tidak berhenti di situ, SA juga mengaku menggorok leher korban. Pelaku menegaskan bahwa ia melakukan seluruh aksi ini seorang diri.

Mengapa pelaku memutuskan untuk memutilasi tubuh korban dan di mana potongan tubuh dibuang?

Tersangka mengaku terpaksa memutilasi jasad korban karena merasa kesulitan untuk mengangkut tubuh tersebut keluar dari rumah kontrakan. Kondisi lingkungan sekitar yang merupakan kawasan perumahan padat membuat pelaku khawatir aksinya akan ketahuan jika membawa jasad secara utuh. Setelah memotong tubuh korban, pelaku membuang potongan kaki ke sebuah aliran air di kawasan Jembatan Serong, Cipayung. Sementara itu, pisau dapur yang digunakan untuk membunuh beserta pakaian yang dikenakannya dibuang di kawasan Pitara, Depok.

Baca Juga

Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini dan Rincian Biaya Perpanjangan

Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini dan Rincian Biaya Perpanjangan

Apa saja barang bukti yang telah disita oleh pihak kepolisian?

Dalam proses penyelidikan, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti penting dari tangan pelaku. Barang bukti tersebut meliputi telepon genggam milik korban, sejumlah uang tunai dari hasil penjualan telepon genggam tersebut, serta uang tunai yang diperoleh dari hasil penjualan sepeda motor milik korban. Penyitaan ini memperkuat bukti keterlibatan pelaku dalam menguasai harta benda milik korban setelah aksi kejahatan terjadi.

Apa misteri yang masih belum terungkap dalam kasus ini?

Meskipun kronologi kejadian versi pelaku telah dipaparkan dan barang bukti telah disita, motif pasti pembunuhan disertai mutilasi ini masih diselidiki. Pihak kepolisian belum menarik kesimpulan akhir mengenai alasan Saepul tega menghabisi nyawa korban. Penyelidik masih terus mendalami berbagai kemungkinan, mengingat adanya temuan dugaan orientasi seksual pelaku serta tindakan menjual barang-barang berharga milik korban. Selain itu, warga sekitar mengenal tersangka sebagai pribadi yang tertutup dan jarang berinteraksi dengan lingkungan sosial selama enam hingga tujuh bulan menetap di sana.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Polda Metro JayaKriminalMutilasi DepokCipayung

Berita Terbaru Lainnya

Fakta, Sinopsis, dan Jadwal Tayang Drama Korea A Trap Called DesireGianni Infantino Bertahan sebagai Presiden FIFA di Tengah Skandal FFELokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini dan Rincian Biaya PerpanjanganKPK Sita Rp9,5 Miliar dari Saksi Kasus Suap Pajak KPP BanjarmasinAsal-usul Nama Kelurahan Bencongan di Kabupaten TangerangDugaan Beras Fortifikasi Tak Sesuai Standar dan Langkah Kementerian PerdaganganHasil Uji Solar B50 pada Mobil Toyota dan Dampaknya Terhadap MesinSkema Cicilan Wuling Aira ev di GIIAS 2026, Mulai Rp 2,9 Jutaan

Paling Banyak Dibaca

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026

Nasional

Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026

4 Agu 2026

Singapura Cekal Permanen Pendiri Massive Attack Usai Pengibaran Bendera Palestina di Konser

Nasional

Singapura Cekal Permanen Pendiri Massive Attack Usai Pengibaran Bendera Palestina di Konser

4 Agu 2026

Gugatan 25 Negara Bagian AS Terhadap Tarif Impor Trump yang Menyeret Indonesia

Nasional

Gugatan 25 Negara Bagian AS Terhadap Tarif Impor Trump yang Menyeret Indonesia

4 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  2. 2Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  3. 3Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar GlobalEkonomi 路 1 Agu 2026
  4. 4Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026Nasional 路 4 Agu 2026
  5. 5Singapura Cekal Permanen Pendiri Massive Attack Usai Pengibaran Bendera Palestina di KonserNasional 路 4 Agu 2026
Pendidikan
Megapolitan
Transportasi

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap