berputar.id
BerandaRegionalNewsHukumBeritaEkonomiNasionalMetroInternasionalOtomotifKeuanganEnergiKriminalKesehatanBerita UmumBerita LokalBisnisEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiHiburanSepak BolaPolitikTravelHukum & KriminalInfrastrukturPendidikanMegapolitanTransportasiPopuler
Beranda/Nasional

KPK Sita Rp9,5 Miliar dari Saksi Kasus Suap Pajak KPP Banjarmasin

Usat BalangDiterbitkan 6 Agu 2026 - 11.30 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
KPK Sita Rp9,5 Miliar dari Saksi Kasus Suap Pajak KPP Banjarmasin
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengamankan aset bernilai fantastis dalam penyidikan kasus dugaan suap pengurusan pajak di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Penyidik menyita uang asing senilai 530.000 dolar Amerika Serikat atau setara dengan Rp9,5 miliar dari seorang saksi. Langkah ini memperpanjang daftar temuan dalam skandal perpajakan yang awalnya terbongkar lewat operasi senyap pada awal tahun ini. Penemuan uang dalam jumlah besar ini memperlihatkan betapa luasnya dampak dari praktik suap pengurusan pajak di lingkungan KPP Banjarmasin.

Bagaimana kronologi penyitaan uang sebesar Rp9,5 miliar tersebut?

Penyitaan uang senilai 530.000 dolar AS ini berawal dari pemeriksaan seorang saksi oleh tim penyidik KPK pada pekan lalu. Dalam proses pemeriksaan tersebut, saksi yang bersangkutan secara kooperatif mengembalikan seluruh uang valuta asing tersebut kepada penyidik. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan di Gedung Merah Putih, Jakarta, pada Rabu (5/8), bahwa uang yang diserahkan itu terindikasi kuat berasal dari seorang wajib pajak. Setelah saksi memberikan keterangan mengenai asal-usul uang tersebut, tim penyidik langsung melakukan penyitaan resmi guna menjadikannya barang bukti dalam proses hukum yang sedang berjalan.

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

RegionalNewsHukumBeritaEkonomiNasionalMetroInternasionalOtomotifKeuanganEnergiKriminalKesehatanBerita UmumBerita LokalBisnisEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiHiburanSepak BolaPolitikTravelHukum & KriminalInfrastruktur

Apakah ada penyitaan lain yang dilakukan oleh KPK dalam rangkaian kasus ini?

Selain menyita uang Rp9,5 miliar dari saksi, tim penyidik KPK juga bergerak ke wilayah Jawa Barat. Pada pekan lalu, penyidik berhasil menyita uang tunai asing sebesar 110.000 dolar AS atau setara dengan Rp2 miliar dari seorang pegawai pajak di daerah Bandung. Penyitaan ini memperlihatkan bahwa aliran dana terkait dugaan suap pengurusan pajak KPP Banjarmasin diduga mengalir ke luar wilayah Kalimantan Selatan dan melibatkan oknum pegawai pajak di daerah lain. Total uang yang disita dari dua tindakan terpisah pada pekan lalu ini mencapai lebih dari Rp11,5 miliar jika dikumulasikan.

Baca Juga

Fakta, Sinopsis, dan Jadwal Tayang Drama Korea A Trap Called Desire

Fakta, Sinopsis, dan Jadwal Tayang Drama Korea A Trap Called Desire

Mengapa KPK menggunakan mekanisme Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) Umum?

Dalam mengembangkan kasus dugaan suap pengurusan pajak di KPP Banjarmasin ini, KPK menggunakan Surat Perintah Penyidikan (sprindik) umum. Penggunaan instrumen hukum ini memiliki konsekuensi khusus, yaitu penyidik belum menetapkan satu pun tersangka baru untuk klaster pengembangan ini. Melalui sprindik umum, tim penyidik berfokus mengumpulkan alat bukti, memeriksa saksi-saksi, serta melacak aliran dana terlebih dahulu. Siapa saja pihak yang akan bertanggung jawab secara hukum baru akan ditentukan setelah alat bukti dinilai cukup kuat selama proses penyidikan berjalan. Hal ini memberikan ruang bagi penyidik untuk menelusuri aktor-aktor lain tanpa terburu-buru menetapkan status hukum seseorang.

Bagaimana keterkaitan kasus ini dengan Operasi Tangkap Tangan (OTT) sebelumnya?

Kasus rasuah ini pertama kali terungkap melalui Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang digelar KPK di Banjarmasin pada Rabu, 4 Februari 2026. Dari operasi tangkap tangan tersebut, KPK menetapkan tiga orang sebagai tersangka yang kini statusnya telah ditahan. Kasus utama ini berkaitan dengan dugaan suap restitusi pajak yang melibatkan PT Buana Karya Bhakti (BKB), sebuah perusahaan yang bergerak di sektor perkebunan kelapa sawit. Dari OTT inilah penyidik kemudian mengembangkan perkara hingga menemukan aliran dana baru yang melibatkan saksi dan pegawai pajak lainnya di luar daerah.

Siapa saja tersangka yang saat ini sudah ditahan oleh KPK?

Baca Juga

Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini dan Rincian Biaya Perpanjangan

Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini dan Rincian Biaya Perpanjangan

Tiga tersangka yang saat ini sudah mendekam di sel tahanan KPK terdiri dari dua oknum pejabat pajak dan satu pihak swasta. Mereka adalah Mulyono selaku Kepala KPP Banjarmasin, Dian Jaya Demega selaku fiskus yang bertindak sebagai anggota tim pemeriksa dari KPP Madya Banjarmasin, serta Venasius Jenarus Genggor alias Venzo yang menjabat sebagai Manajer PT Buana Karya Bhakti (BKB). Ketiganya diduga melakukan kongkalikong untuk memanipulasi kewajiban restitusi pajak perusahaan sawit tersebut demi keuntungan pribadi maupun korporasi.

Pasal apa saja yang disangkakan kepada para tersangka tersebut?

Mulyono dan Dian Jaya Demega, yang diduga bertindak sebagai penerima suap, dijerat dengan Pasal 12 a dan Pasal 12 b Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor). Selain itu, penyidik juga menyangkakan Pasal 606 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana kepada kedua oknum aparat perpajakan tersebut. Di sisi lain, Venzo selaku pemberi suap disangkakan melanggar Pasal 605 dan Pasal 606 ayat (1) UU Penyesuaian Pidana. Dengan penahanan para tersangka ini, KPK terus berupaya merampungkan berkas perkara agar kasus ini bisa segera disidangkan di pengadilan tindak pidana korupsi.

Hingga saat ini, penanganan kasus suap restitusi pajak KPP Banjarmasin terus bergulir. KPK masih terus mendalami keterangan saksi-saksi lainnya guna menelusuri apakah ada aliran dana lain yang belum terungkap ke publik. Masyarakat diharapkan terus mengawal jalannya penyidikan ini agar transparansi dan akuntabilitas pengelolaan pajak negara tetap terjaga dengan baik.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

KPKKasus Suap PajakKPP BanjarmasinRestitusi Pajak

Berita Terbaru Lainnya

Jadwal Moto3 Inggris 2026 Live Trans7 dan Jam Main Veda Ega PratamaFakta, Sinopsis, dan Jadwal Tayang Drama Korea A Trap Called DesireGianni Infantino Bertahan sebagai Presiden FIFA di Tengah Skandal FFELokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini dan Rincian Biaya PerpanjanganAsal-usul Nama Kelurahan Bencongan di Kabupaten TangerangMisteri Kasus Mutilasi Cipayung Depok yang Belum TerungkapDugaan Beras Fortifikasi Tak Sesuai Standar dan Langkah Kementerian PerdaganganHasil Uji Solar B50 pada Mobil Toyota dan Dampaknya Terhadap Mesin

Paling Banyak Dibaca

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026

Nasional

Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026

4 Agu 2026

Singapura Cekal Permanen Pendiri Massive Attack Usai Pengibaran Bendera Palestina di Konser

Nasional

Singapura Cekal Permanen Pendiri Massive Attack Usai Pengibaran Bendera Palestina di Konser

4 Agu 2026

Gugatan 25 Negara Bagian AS Terhadap Tarif Impor Trump yang Menyeret Indonesia

Nasional

Gugatan 25 Negara Bagian AS Terhadap Tarif Impor Trump yang Menyeret Indonesia

4 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  2. 2Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  3. 3Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar GlobalEkonomi 路 1 Agu 2026
  4. 4Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026Nasional 路 4 Agu 2026
  5. 5Singapura Cekal Permanen Pendiri Massive Attack Usai Pengibaran Bendera Palestina di KonserNasional 路 4 Agu 2026
Pendidikan
Megapolitan
Transportasi

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap