Ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 menjadi panggung bagi Lexus untuk menghadirkan konsep eksibisi yang mendalam bagi para pencinta otomotif di Indonesia. Melalui stan yang dirancang secara khusus, produsen otomotif premium ini mengajak para pengunjung untuk menyusuri perjalanan panjang merek mereka. Konsep yang diusung tidak sekadar menampilkan deretan kendaraan mewah terbaru, melainkan menyajikan narasi runtut yang merangkum sejarah masa lalu, representasi masa kini, hingga visi masa depan dari pabrikan ini. Pengalaman sensorik dan edukatif ini dibagi ke dalam beberapa zona tematik yang memandu langkah pengunjung dari satu era ke era berikutnya secara berkesinambungan.
Perjalanan eksplorasi ini dimulai dari area pertama yang diberi nama 'Past' atau masa lalu. Di zona pembuka ini, pengunjung langsung disambut oleh sebuah instalasi berbahan kayu yang artistik. Struktur kayu tersebut dirancang dengan inspirasi dari mesin tenun otomatis, sebuah mahakarya klasik yang diciptakan oleh Sakichi Toyoda. Keberadaan instalasi ini bukan tanpa alasan, sebab mesin tenun otomatis temuan Sakichi Toyoda merupakan fondasi awal yang melahirkan cikal bakal Toyota. Dari bisnis tenun yang sukses tersebut, putranya yang bernama Kiichiro Toyoda kemudian mengambil langkah besar untuk mengembangkan perusahaan keluarga ini hingga akhirnya berhasil menembus dan beralih ke industri otomotif global, yang kelak menjadi induk dari lahirnya brand premium Lexus.
Setelah memahami akar sejarahnya, pengunjung kemudian diarahkan untuk memasuki area 'Present' atau masa kini. Pada zona ini, fokus beralih pada gaya hidup modern yang direpresentasikan oleh Lexus melalui berbagai koleksi merchandise premium serta produk-produk pendukung gaya hidup (lifestyle). Pengunjung dapat melihat secara langsung beragam kurasi produk eksklusif yang dipamerkan, mulai dari topi dengan desain elegan, botol minum yang praktis namun stylish, tas eksklusif, hingga aneka aksesori menarik lainnya. Area ini mencerminkan bagaimana identitas brand tersebut telah meluas melampaui sekadar produsen kendaraan, melainkan telah menjadi bagian dari gaya hidup konsumen setianya di era modern saat ini.
LRT-Transjakarta di Manggarai Terhubung, KRL Ditargetkan Akhir Bulan

Langkah kaki pengunjung selanjutnya akan membawa mereka menuju area 'Future' atau masa depan, yang menawarkan visualisasi futuristik yang memukau. Di area ini, terdapat sebuah instalasi seni bergerak yang dinamakan 'Vision'. Instalasi ini memiliki bentuk lingkaran yang terus berputar secara konsisten menyerupai baling-baling kipas. Menariknya, apabila pengunjung melihat instalasi seni berputar ini dari sudut pandang atau angle tertentu, karya seni tersebut akan tampak menyerupai bentuk mata manusia. Visualisasi menyerupai mata ini menyimpan makna filosofis yang mendalam, yaitu melambangkan cara pandang masa depan dari sudut pandang pabrikan ini, sekaligus menegaskan komitmen kuat mereka untuk terus beradaptasi dan mengikuti perkembangan teknologi serta desain yang dinamis.
Pengalaman yang lebih intim dan mendalam dapat dirasakan ketika pengunjung melangkah masuk ke dalam Sensory Concierge Room. Di dalam ruangan khusus ini, perhatian utama tertuju pada All-New Lexus ES Hybrid yang dipamerkan dengan sangat megah. Untuk memaksimalkan keindahan visual kendaraan ramah lingkungan ini, pengelola stan menerapkan sistem tata pencahayaan yang dirancang secara khusus dan presisi. Efek dari pencahayaan khusus ini membuat setiap lekuk bodi, garis desain yang tegas, hingga detail-detail kecil pada bagian eksterior mobil dapat terlihat dengan sangat jelas dalam kondisi visual terbaiknya. Hal ini memungkinkan para pengunjung untuk mengapresiasi keahlian rancang bangun dan estetika tingkat tinggi yang tertanam pada mobil tersebut secara lebih dekat dan personal.
Kasus Influenza Melonjak di Surabaya, Ruang Rawat Anak RS Penuh

Sebagai penutup dari rangkaian perjalanan di stan ini, pengunjung dapat beristirahat dan bersantai di area Lounge yang nyaman. Di area peristirahatan ini, terdapat sebuah karya seni instalasi yang dinamakan 'The Flying Bird'. Karya seni ini membawa pesan simbolis yang merepresentasikan ekspansi perjalanan transportasi yang ditempuh oleh Lexus, yang kini tidak hanya terbatas pada moda transportasi darat saja, melainkan juga telah merambah ke moda transportasi laut hingga udara. Sentuhan konsep 'The Flying Bird' ini dihadirkan secara menyeluruh, bahkan hingga menyentuh aspek kuliner. Konsep perjalanan lintas dimensi transportasi tersebut diterapkan secara kreatif pada sajian welcome set berupa makanan dan minuman yang dihidangkan khusus bagi para pengunjung yang singgah di area Lounge tersebut, memberikan penutup yang manis dan berkesan bagi petualangan mereka di GIIAS 2026.






