berputar.id
BerandaRegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita LokalBisnisMarketEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiPolitik & HukumBerita NasionalHiburanPerjalanan & WisataCuacaSepak BolaPolitikTravelPopuler
Beranda/Berita Umum

Menyikapi Rencana Kawasan Malioboro Full Pedestrian bagi Pengemudi Bentor

Usat BalangDiterbitkan 31 Jul 2026 - 00.12 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Menyikapi Rencana Kawasan Malioboro Full Pedestrian bagi Pengemudi Bentor
Foto/Ilustrasi: kumparan.com.
A-A+

Rencana penerapan kawasan Malioboro sebagai area pedestrian penuh memicu kekhawatiran bagi ratusan sopir becak motor atau bentor di Daerah Istimewa Yogyakarta. Guna menyuarakan kekhawatiran tersebut, ratusan sopir bentor mendatangi Kantor Dinas Perhubungan DIY yang berlokasi di Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, pada hari Kamis tanggal 30 Juli 2026. Aksi ini bertujuan untuk mendesak pemerintah agar menunda kebijakan tersebut demi keberlangsungan mata pencaharian mereka. Bagi para pelaku usaha bentor yang terdampak oleh perubahan aturan lalu lintas dan tata kota, berikut adalah langkah-langkah dalam menyikapi serta memperjuangkan aspirasi terkait kebijakan kawasan pedestrian penuh.

Langkah pertama adalah menyuarakan urgensi penundaan kebijakan berdasarkan kesiapan armada transisi di lapangan. Ketua Paguyuban Becak Motor DIY, Parmin, menjelaskan bahwa penundaan aturan kawasan Malioboro sangat mendesak untuk dilakukan sampai mayoritas bentor benar-benar telah beralih menjadi becak listrik. Saat ini, dari estimasi kurang lebih 900 unit bentor yang beroperasi di sepanjang kawasan Malioboro, baru sekitar 50 hingga 80 unit saja yang sudah bertransisi menjadi becak listrik. Terlebih lagi, dilaporkan bahwa banyak unit becak listrik yang sudah digunakan tersebut justru mengalami kerusakan. Fakta ini menjadi argumen kuat untuk mendesak penundaan hingga kesiapan armada listrik terpenuhi secara merata.

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

RegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita Lokal

Langkah kedua, sampaikan secara detail dampak aturan pembatasan lalu lintas terhadap penurunan pendapatan harian kepada pihak berwenang. Para sopir bentor saat ini mengeluhkan kebijakan Car Free Day yang diterapkan setiap hari Sabtu dan Minggu pada pukul 05.00 hingga 09.00 WIB. Pembatasan lalu lintas selama jam-jam sibuk pada akhir pekan tersebut dinilai memangkas ruang gerak operasional bentor dan secara langsung mengurangi pendapatan para pengemudi. Dalam setiap forum koordinasi, poin penurunan pendapatan akibat kebijakan ini harus terus dikemukakan agar pengambil keputusan memahami beban finansial yang dihadapi.

Baca Juga

Kasus Ayah Kandung Aniaya Anak di Bandung Barat, Fakta dan Penanganan Polisi

Kasus Ayah Kandung Aniaya Anak di Bandung Barat, Fakta dan Penanganan Polisi

Langkah ketiga, tawarkan solusi kompromi yang konkret agar operasional tetap berjalan tanpa melanggar aturan sepenuhnya. Sebagai jalan tengah sebelum transisi becak listrik berjalan secara maksimal, para pengemudi mengharapkan adanya kelonggaran aturan lalu lintas pada akhir pekan. Salah satu usulan konkret yang diajukan oleh massa adalah meminta izin agar separuh dari badan jalan tetap diperbolehkan untuk dilintasi oleh bentor selama jam pelaksanaan Car Free Day pada hari Sabtu dan Minggu. Solusi ini diharapkan dapat menjaga roda ekonomi para sopir bentor tetap berputar tanpa mengganggu jalannya program pemerintah.

Langkah keempat, tunjukkan dukungan terhadap kebijakan pemerintah namun dengan catatan perlindungan kesejahteraan sosial bagi para pekerja. Paguyuban Becak Motor DIY menegaskan bahwa mereka sebenarnya mendukung penuh kebijakan kawasan pedestrian demi ketercapaian program pemerintah daerah. Namun, dukungan ini harus dibarengi dengan jaminan bahwa para pengemudi tidak dikorbankan dalam proses penataan kota tersebut. Tuntutan utama yang harus terus dikawal adalah agar transisi penuh ke kawasan pedestrian baru diberlakukan setelah para pengemudi menerima unit becak listrik pengganti yang berfungsi dengan baik.

Baca Juga

Cara Menghadapi Kasus Anak yang Dibawa Paksa dan Ditelantarkan Mantan Pasangan

Cara Menghadapi Kasus Anak yang Dibawa Paksa dan Ditelantarkan Mantan Pasangan

Langkah kelima, kawal terus penyaluran aspirasi melalui jalur birokrasi yang tepat hingga mencapai tingkat pimpinan daerah. Tuntutan yang disampaikan oleh ratusan sopir bentor ini telah diterima langsung oleh Kepala Dishub DIY, Chrestina Erni Widyastuti. Ia menyatakan bahwa pihak Dishub DIY akan meneruskan seluruh aspirasi dan masukan dari para sopir bentor tersebut kepada Pemerintah Kota Yogyakarta. Selain itu, koordinasi juga diharapkan melibatkan pimpinan daerah seperti Sekretaris Daerah hingga Gubernur untuk memastikan adanya kebijakan yang berpihak pada kebutuhan pengemudi bentor di lapangan.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

MalioboroBecak MotorDishub DIYYogyakartaPemerintah Kota Yogyakarta

Berita Terbaru Lainnya

Kolaborasi Sosial Perluas Akses Air Minum Layak bagi Warga BekasiCara Memanfaatkan Transformasi Kesehatan Indonesia untuk Menarik Investasi Jangka PanjangCara Membangun Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah dalam Pengembangan Kawasan TransmigrasiPanduan Kenaikan Tunjangan Kinerja Kemhan dan TNI, Syarat, Dasar Hukum, dan Rincian BesaranGebyar Bakti Wanita Nusantara di Alun-alun Kota Cilegon Dorong Pemberdayaan PerempuanMenganalisis Kinerja Keuangan PT Bank Danamon Indonesia Tbk. pada Semester I-2026Alasan Kepala Daerah Meminta Penghentian Efisiensi Anggaran pada 2027Langkah Memahami Poin Perubahan dan Urgensi Revisi UU HAM di Indonesia

Paling Banyak Dibaca

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

Internasional

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

30 Jul 2026

Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&B

Ekonomi

Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&B

30 Jul 2026

Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

Ekonomi

Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata Antarnegara

Pariwisata

Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata Antarnegara

30 Jul 2026

Memahami Kinerja Keuangan dan Langkah Investasi CDIA pada Semester I 2026

Ekonomi

Memahami Kinerja Keuangan dan Langkah Investasi CDIA pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Kolaborasi Sosial Perluas Akses Air Minum Layak bagi Warga Bekasi

Megapolitan

Kolaborasi Sosial Perluas Akses Air Minum Layak bagi Warga Bekasi

31 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri DitangkapInternasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&BEkonomi 路 30 Jul 2026
  3. 3Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
  4. 4Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata AntarnegaraPariwisata 路 30 Jul 2026
  5. 5Memahami Kinerja Keuangan dan Langkah Investasi CDIA pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
Bisnis
Market
Edukasi
Olahraga
Lingkungan
Teknologi
Politik & Hukum
Berita Nasional
Hiburan
Perjalanan & Wisata
Cuaca
Sepak Bola
Politik
Travel

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap