Warga di sekitar Jalan Puskesmas, Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, digegerkan dengan penemuan sesosok jasad pria tanpa identitas di dalam sebuah kamar kontrakan pada Minggu (13/9) malam. Korban ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tubuh yang sudah membiru serta mulai mengalami proses pembusukan.
Penemuan jasad tersebut bermula dari kecurigaan para penghuni dan warga setempat. Korban diketahui sudah sekitar tiga hari tidak terlihat keluar kamar ataupun beraktivitas seperti biasanya. Kecurigaan warga kian menguat setelah aroma tidak sedap mulai tercium menyengat dari dalam kamar kontrakan tersebut.
Bagas, salah seorang warga yang juga merupakan penghuni kontrakan di lokasi tersebut, menuturkan bahwa korban merupakan penyewa baru. Pria tersebut tercatat baru menyewa kamar kontrakan sekitar dua bulan. Selama tinggal di sana, korban terbilang minim berinteraksi dengan para penghuni lainnya, sehingga warga sekitar tidak mengenal latar belakang korban secara dekat.
Digelar Sebulan Penuh, Peringatan 14 Tahun UU Keistimewaan DIY Resmi Ditutup

"Dia orang mana, tidak tahu juga. Kerjanya juga tidak tahu," ujar Bagas saat memberikan keterangan mengenai sosok korban.
Petugas kepolisian yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan. Jasad pria tanpa identitas tersebut kemudian dievakuasi dari dalam kamar kontrakan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Imbas Keterbatasan BBM, ASN Pemkot Makassar WFH 14-15 September 2026

Setelah proses evakuasi oleh aparat kepolisian selesai dilakukan, sejumlah bagian lantai di dalam kamar kontrakan masih menyisakan bercak darah. Untuk menyamarkan dan mengurangi bau tidak sedap yang ditimbulkan dari kondisi jasad, warga setempat berinisiatif menaburkan bubuk kopi di sekitar area lantai yang terdapat bekas darah tersebut.
Hingga saat ini, identitas lengkap pria tersebut masih belum diketahui. Selain itu, kepastian mengenai waktu kematian maupun penyebab pasti meninggalnya korban masih belum terungkap dan seluruhnya masih berada dalam proses penyelidikan pihak kepolisian.






