Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) resmi memperluas area pencarian terhadap rombongan jurnalis yang dilaporkan hilang kontak di kawasan Selat Sunda. Perluasan wilayah operasi SAR tersebut dilakukan untuk memaksimalkan peluang penemuan dan mempercepat pendeteksian titik keberadaan para jurnalis yang hingga kini belum diketahui posisinya.
Peristiwa hilangnya rombongan jurnalis tersebut terjadi saat mereka sedang melakukan perjalanan menuju kawasan Gunung Anak Krakatau. Di tengah rute perjalanan menuju gunung api tersebut, komunikasi dengan rombongan terputus, sehingga memicu dilakukannya operasi pencarian dan pertolongan secara menyeluruh di wilayah perairan dan sekitarnya.
Pengerahan Unsur Laut, Udara, dan Darat
Guna mengoptimalkan proses pencarian di area yang semakin luas, Basarnas mengerahkan operasi terpadu yang melibatkan berbagai matra. Operasi pencarian ini memadukan kekuatan dari unsur laut, unsur udara, hingga unsur darat guna memastikan setiap potensi lokasi keberadaan korban dapat terpantau secara menyeluruh.
Digelar Sebulan Penuh, Peringatan 14 Tahun UU Keistimewaan DIY Resmi Ditutup

Pelibatan unsur laut difokuskan untuk menyisir permukaan perairan Selat Sunda dan memantau jalur lintasan yang dilalui rombongan menuju Gunung Anak Krakatau. Sementara itu, pengerahan unsur udara ditujukan untuk memberikan jangkauan pengamatan visual yang lebih luas dari ketinggian, sehingga pergerakan di wilayah perairan terbuka dapat terpantau lebih cepat dan efektif.
Selain penyisiran di wilayah perairan dan pemantauan dari udara, tim SAR juga menggerakkan unsur darat. Kehadiran unsur darat difokuskan untuk melakukan koordinasi dan pemantauan di titik-titik pesisir serta daratan di sekitar area perairan yang menjadi rute perjalanan rombongan.
MV Haida Bawa 49 Korban Selamat KM Virgo Transport 8 ke Banjarmasin

Hingga kini, operasi SAR terpadu yang melibatkan unsur laut, udara, dan darat tersebut terus digencarkan oleh Basarnas beserta seluruh tim SAR terkait. Upaya penyisiran secara intensif di sekitar jalur menuju Gunung Anak Krakatau tetap menjadi prioritas utama demi menemukan seluruh anggota rombongan jurnalis yang hilang kontak.






