Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa seluruh negara di dunia saat ini dituntut untuk mampu mengubah kerentanan menjadi peluang nyata guna mendorong kesejahteraan masyarakat luas. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Presiden Prabowo saat berpidato dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS pada Minggu (13/9/2026).
Dalam pidatonya, Kepala Negara menguraikan karakteristik geografis Indonesia sebagai negara kepulauan yang berada tepat di jalur Cincin Api paling aktif. Kondisi ini menempatkan Indonesia pada situasi yang setiap hari berdampingan langsung dengan berbagai potensi bencana alam, mulai dari naiknya permukaan air laut, ancaman cuaca ekstrem, hingga aktivitas gunung berapi aktif.
Di balik kerentanan bencana tersebut, Prabowo menekankan bahwa daratan dan lautan Indonesia memiliki kekayaan alam strategis yang menjadi fondasi masa depan peradaban. Potensi besar tersebut mencakup cadangan mineral penting, unsur tanah jarang, aneka sumber daya terbarukan untuk menopang teknologi bersih serta teknologi tinggi, hingga keberadaan hutan tropis yang berfungsi sebagai paru-paru bernapas bagi dunia.
Digelar Sebulan Penuh, Peringatan 14 Tahun UU Keistimewaan DIY Resmi Ditutup

Menurut Prabowo, seluruh aset alam tersebut menjadi fondasi utama bagi terwujudnya abad hijau (green century). Oleh sebab itu, ketika bencana alam melanda, peristiwa tersebut tidak boleh hanya dipandang sebagai musibah semata, melainkan momentum untuk melihat keterkaitan erat antara dampak perubahan iklim, ketahanan, dan agenda pembangunan nasional.
Lebih lanjut, Prabowo menyoroti kekuatan gabungan negara-negara anggota BRICS di tingkat global. Secara kolektif, seluruh negara anggota BRICS memiliki porsi yang sangat signifikan dari total mineral penting dan sumber daya energi dunia.
MV Haida Bawa 49 Korban Selamat KM Virgo Transport 8 ke Banjarmasin

Ia optimistis bahwa perpaduan antara ketersediaan sumber daya alam, kapasitas produktif, penguasaan kemampuan teknologi, dan pangsa pasar yang masif di lingkungan BRICS akan membawa dampak besar. Jika seluruh potensi tersebut dipadukan secara terarah, BRICS diyakini dapat menciptakan perbedaan yang nyata serta vital bagi kemajuan dan masa depan dunia.






