Tim gabungan lintas instansi masih terus berjibaku memadamkan kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Galuga, Bogor, Jawa Barat. Hingga hari kedelapan penanganan pada Senin dini hari, kobaran api masih membakar sekitar 2,4 hektare tumpukan sampah dari total luasan 8,4 hektare yang sempat terdampak.
Kebakaran di tempat pembuangan sampah seluas 40 hektare tersebut pertama kali dilaporkan pada 7 September dengan cakupan 5,5 hektare, sebelum meluas menjadi 8,4 hektare pada 8 September. TPAS Galuga sendiri merupakan fasilitas pemrosesan sampah bersama untuk wilayah Kota Bogor dan Kabupaten Bogor.
Bupati Bogor Rudy Susmanto mengungkapkan bahwa sisa titik api kini terbagi di dua zona utama, yakni di wilayah utara seluas 1,4 hektare dan wilayah timur seluas 1.000 meter persegi. Adapun area pengelolaan sampah Kabupaten Bogor di sektor selatan telah berhasil dipadamkan seutuhnya.
Elnusa Petrofin Tambah Armada dan Personel untuk Distribusi BBM Makassar

Proses pemadaman menghadapi kendala berat akibat medan timbunan sampah yang sulit dilalui kendaraan taktis. Truk pemadam kebakaran maupun sepeda motor tidak dapat mendekati puncak gunungan, sehingga akses hanya dapat ditembus menggunakan alat berat serta personel berjalan kaki.
Menyiasati keterbatasan akses armada damkar, petugas gabungan membangun sejumlah embung air darurat di atas gunungan sampah. Penampungan air sederhana sedalam 1 hingga 2 meter berlapis terpal ini dimanfaatkan untuk mempercepat suplai semprotan air ke titik-titik bara.
KM Virgo Transport 8 Hilang Kontak, 3 Kapal Polisi Dikerahkan

Strategi pemadaman di lapangan memadukan pengerukan dan pendinginan. Alat berat difungsikan membongkar tumpukan sampah guna menjangkau bara api yang membakar bagian dalam, disusul penyemprotan air intensif hingga suhu mendingin sebelum area kembali ditutup.
Operasi pemadaman berlangsung selama 24 jam nonstop dengan melibatkan unsur Pemerintah Kabupaten Bogor, Pemerintah Kota Bogor, TNI, Polri, BPBD, Pemadam Kebakaran, Dinas Lingkungan Hidup, serta PMI.






