berputar.id
BerandaRegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita LokalBisnisMarketEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiPolitik & HukumBerita NasionalHiburanPerjalanan & WisataCuacaPopuler
Beranda/Berita Umum

Menghadapi Krisis Air Bersih Saat Kemarau Panjang di Depok

Yolanda RumbayanDiterbitkan 30 Jul 2026 - 04.05 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Menghadapi Krisis Air Bersih Saat Kemarau Panjang di Depok
Foto/Ilustrasi: kumparan.com.
A-A+

Krisis air bersih kerap menjadi persoalan serius yang dihadapi masyarakat saat musim kemarau tiba. Salah satu wilayah yang terdampak oleh fenomena musiman ini adalah RT 002/RW 004, Kelurahan Sawangan Baru, Kecamatan Sawangan, Kota Depok. Ketika musim kering melanda, pasokan air bersih bagi sebagian warga menyusut drastis. Sejumlah sumur warga dilaporkan mengering, dengan debit air yang sekadar menetes pada waktu-waktu tertentu. Kondisi ini memaksa warga untuk mencari berbagai cara demi memenuhi kebutuhan dasar harian mereka.

Bagi warga yang mengandalkan sumur alami, dampak kemarau sangat dirasakan. Hayati (46) menuturkan bahwa sumur di rumahnya sudah tidak dapat diandalkan selama sebulan terakhir. Masalah kekeringan

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

RegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita Lokal
ini memang hanya muncul saat musim kemarau dan pasokan air akan pulih ketika hujan turun. Di rumahnya sendiri terdapat enam anggota keluarga, namun sumur tersebut harus digunakan secara bergantian oleh sepuluh orang karena tetangga sebelah rumah juga ikut menumpang. Akibat kekeringan ini, Hayati terpaksa meminta bantuan air ke tetangga lain dan menumpang mandi di rumah saudaranya. Di lingkungan RT tersebut, tercatat ada lebih dari sepuluh rumah yang mengalami kendala sumur kering serupa.

Perbedaan fasilitas penarikan air menjadi faktor penentu dalam bertahan di tengah kemarau. Warga yang memiliki mesin jet pump umumnya relatif aman karena sistem pompanya lebih memadai dan kualitas mesinnya dinilai lebih baik. Sebaliknya, warga yang masih menggunakan sumur alami kerap mengalami kekurangan air. Upaya untuk memperbaiki mesin air pun belum tentu membuahkan hasil yang memuaskan jika sumber air di dalam tanah memang sudah menipis.

Baca Juga

Usai Legok Nangka, Proyek PSEL Bakal Merambah ke Bogor, Depok, dan Bekasi

Usai Legok Nangka, Proyek PSEL Bakal Merambah ke Bogor, Depok, dan Bekasi

Hal tersebut dialami oleh Reza (54) yang juga menghadapi gangguan aliran air selama sebulan terakhir. Meski telah membeli mesin air baru dengan harga yang tidak murah, debit air yang keluar tetap sangat kecil dan mengecewakan. Guna menyiasati kekurangan air untuk kebutuhan konsumsi dan mendesak lainnya, Reza terpaksa membeli air galon. Dalam kurun waktu satu bulan, ia memperkirakan telah menghabiskan sekitar 15 galon air demi menjaga kelangsungan aktivitas rumah tangganya.

Riwayat kesulitan air di wilayah Sawangan Baru ini sebenarnya bukan hal yang baru. Saat menghadapi kemarau panjang pada masa lalu, warga bahkan harus bergiliran mengambil air dari empang terdekat. Upaya pencarian sumber air mandiri lainnya juga pernah dicoba, seperti membuat sumur bor di bawah pohon bambu beberapa tahun lalu. Sayangnya, ikhtiar tersebut tidak membuahkan hasil karena yang keluar hanyalah lumpur.

Baca Juga

Antisipasi dan Penanganan Krisis Air Bersih di Tengah Kemarau Ekstrem

Antisipasi dan Penanganan Krisis Air Bersih di Tengah Kemarau Ekstrem

Melalui situasi yang dihadapi warga Sawangan Baru ini, terdapat beberapa langkah yang bisa diterapkan dalam mengelola pasokan air secara mandiri di tingkat rumah tangga saat kemarau. Pertama, menyadari bahwa ketergantungan penuh pada sumur alami sangat berisiko saat musim kemarau panjang. Kedua, beralih pada penggunaan pompa jet pump terbukti lebih stabil dalam menjaga ketersediaan air dibandingkan sumur biasa. Ketiga, mempersiapkan langkah darurat seperti membeli air galon kemasan atau berbagi sumber air dengan kerabat dan tetangga terdekat sebagai solusi sementara sebelum curah hujan kembali normal.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Musim KemarauKekeringanKrisis Air BersihDepokSawangan

Berita Terbaru Lainnya

Rilis Musik Terbaru, Eksplorasi Tiga Bahasa Shi Shi hingga Gelombang Karya Musisi LokalKerja Sama Nuklir Sipil Amerika Serikat dan Arab Saudi serta Dinamika Geopolitik GlobalMemahami Skema FIFA Forward Enterprise dan Status KeanggotaannyaJangan Berlindung di Balik Topeng Agama, Menjaga Integritas dan Kepercayaan PublikUsai Legok Nangka, Proyek PSEL Bakal Merambah ke Bogor, Depok, dan BekasiMengenal Wuling Aira EV, Mobil Listrik yang Bersaing di Pasar Entry Level IndonesiaCara Memanfaatkan Penyesuaian Harga Hyundai Stargazer Cartenz dan Skema PembeliannyaHarga BAIC T1, Penawaran Khusus, dan Jaringan Dealer di Indonesia

Paling Banyak Dibaca

Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&B

Ekonomi

Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&B

30 Jul 2026

Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata Antarnegara

Pariwisata

Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata Antarnegara

30 Jul 2026

Memahami Kinerja Keuangan dan Langkah Investasi CDIA pada Semester I 2026

Ekonomi

Memahami Kinerja Keuangan dan Langkah Investasi CDIA pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Rilis Musik Terbaru, Eksplorasi Tiga Bahasa Shi Shi hingga Gelombang Karya Musisi Lokal

Hiburan

Rilis Musik Terbaru, Eksplorasi Tiga Bahasa Shi Shi hingga Gelombang Karya Musisi Lokal

30 Jul 2026

Kerja Sama Nuklir Sipil Amerika Serikat dan Arab Saudi serta Dinamika Geopolitik Global

Internasional

Kerja Sama Nuklir Sipil Amerika Serikat dan Arab Saudi serta Dinamika Geopolitik Global

30 Jul 2026

Memahami Skema FIFA Forward Enterprise dan Status Keanggotaannya

Olahraga

Memahami Skema FIFA Forward Enterprise dan Status Keanggotaannya

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&BEkonomi 路 30 Jul 2026
  2. 2Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata AntarnegaraPariwisata 路 30 Jul 2026
  3. 3Memahami Kinerja Keuangan dan Langkah Investasi CDIA pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
  4. 4Rilis Musik Terbaru, Eksplorasi Tiga Bahasa Shi Shi hingga Gelombang Karya Musisi LokalHiburan 路 30 Jul 2026
  5. 5Kerja Sama Nuklir Sipil Amerika Serikat dan Arab Saudi serta Dinamika Geopolitik GlobalInternasional 路 30 Jul 2026
Bisnis
Market
Edukasi
Olahraga
Lingkungan
Teknologi
Politik & Hukum
Berita Nasional
Hiburan
Perjalanan & Wisata
Cuaca

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap