Kawasan Jakarta Selatan kembali menjadi lokasi penyelenggaraan salah satu agenda penting bagi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Pada hari Jumat, 31 Juli 2026, malam puncak penganugerahan Hoegeng Awards 2026 diselenggarakan secara langsung di The Tribrata Darmawangsa, Jakarta Selatan. Acara apresiasi kepolisian ini tercatat telah memasuki penyelenggaraan yang kelima kalinya. Ajang penghargaan ini pertama kali diinisiasi dan digelar pada tahun 2022 lalu sebagai upaya mengapresiasi tokoh-tokoh kepolisian. Bagi masyarakat yang kerap mengikuti perkembangan institusi ini, penyelenggaraan di The Tribrata Darmawangsa selalu menjadi momen tahunan yang penuh makna.
Pada malam puncak Hoegeng Awards 2026 tersebut, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara khusus memberikan penghormatan dengan mengenang sosok Meriyati Roeslani, atau yang lebih akrab disapa oleh masyarakat luas sebagai Eyang Meri. Istri dari Jenderal Hoegeng tersebut telah berpulang pada tahun yang sama. Berdasarkan catatan sejarah kepolisian, Eyang Meri wafat pada hari Selasa, 3 Februari 2026, tepat pada pukul 13.25 WIB. Almarhumah mengembuskan napas terakhirnya pada usia 100 tahun di Rumah Sakit (RS) Polri Kramatjati yang berlokasi di Jakarta Timur, setelah sebelumnya sempat menjalani perawatan medis secara intensif.
Kehadiran sosok Eyang Meri dalam perjalanan sejarah Hoegeng Awards memiliki rekam jejak yang sangat lekat sejak awal mula acara ini dicetuskan. Pada saat penyelenggaraan perdana Hoegeng Awards yang berlangsung pada tahun 2022, Eyang Meri turut berpartisipasi dan hadir secara virtual. Pada kesempatan perdana tersebut, almarhumah secara langsung mengucapkan selamat kepada para penerima penghargaan. Kenangan partisipasi virtual pada tahun 2022 tersebut kembali dikenang dalam acara tahun 2026 ini sebagai bentuk apresiasi atas dukungan penuh yang selalu ia berikan kepada institusi kepolisian semasa hidupnya.
Padamkan Kebakaran Lahan di Majalengka, Petugas Temukan Warga Tewas Terbakar

Sebagai wujud penghormatan yang lebih mendalam pada malam puncak di The Tribrata Darmawangsa tahun ini, terdapat prosesi penyerahan tanda mata kenang-kenangan. Chairman CT Corp, Chairul Tanjung, secara langsung menyerahkan sebuah cendera mata berupa bingkai foto Eyang Meri. Penyerahan cendera mata bersejarah pada malam puncak Hoegeng Awards 2026 tersebut diterima oleh cucu pertama dari Jenderal Hoegeng, yakni Krisnadi Ramajaya Hoegeng, yang dalam kesehariannya lebih akrab disapa dengan panggilan Rama.
Cendera mata bingkai foto yang diserahkan tersebut memiliki makna filosofis yang sangat mendalam bagi keluarga maupun institusi. Foto di dalam bingkai itu menggambarkan momen kebersamaan yang hangat saat Jenderal Hoegeng dan Eyang Meri sedang menaiki sepeda bersama. Secara khusus, bingkai foto kebersamaan tersebut dimaknai sebagai lambang cinta yang tulus, cerminan kesederhanaan hidup, serta bentuk keteladanan dari keduanya yang diharapkan dapat terus menginspirasi generasi penerus di lingkungan kepolisian maupun masyarakat umum.
Edarkan 3 Jenis Narkoba, Wanita di Cilegon Ditangkap Polisi

Suasana malam puncak Hoegeng Awards 2026 di Jakarta Selatan semakin terasa khidmat ketika sebuah tayangan video khusus diputar di hadapan seluruh tamu undangan. Video tersebut berisi kompilasi pernyataan dari Eyang Meri semasa hidupnya. Pada bagian awal tayangan video tersebut, para hadirin diperlihatkan deretan foto-foto kenangan yang merekam kebersamaan Eyang Meri bersama Jenderal Hoegeng. Pemutaran video ini menjadi salah satu momen penting yang mengajak seluruh hadirin untuk kembali meresapi nilai-nilai luhur yang selalu diajarkan oleh pasangan tokoh kepolisian tersebut.
Dalam cuplikan video yang diputar, terdengar jelas pesan dan harapan besar yang disampaikan oleh almarhumah untuk institusi kepolisian. Eyang Meri secara khusus menyatakan harapannya agar Polri senantiasa tetap berada di hati masyarakat dan terus dicintai oleh publik Indonesia. Lebih lanjut, ia juga meminta agar Polri selalu dijaga dengan baik dan benar. Di penghujung pernyataannya, Eyang Meri memberikan untaian doa serta kasih sayangnya yang tak terhingga untuk institusi tersebut, yang ditutup dengan sebuah pesan singkat namun penuh makna, yakni menitipkan Polri kepada seluruh generasi penerus.






