berputar.id
BerandaRegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita LokalBisnisMarketEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiPolitik & HukumBerita NasionalHiburanPerjalanan & WisataCuacaSepak BolaPolitikTravelPopuler
Beranda/Infrastruktur

Mengenal Terowongan Chongtai, Proyek Kereta Cepat Bawah Air Tercepat di Dunia

Ance RundenganDiterbitkan 2 Agu 2026 - 20.32 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Mengenal Terowongan Chongtai, Proyek Kereta Cepat Bawah Air Tercepat di Dunia
Foto/Ilustrasi: finance.detik.com.
A-A+

Pembangunan infrastruktur transportasi kereta cepat terus menunjukkan perkembangan yang pesat, salah satunya melalui inovasi teknologi yang terus bermunculan di China. Saat ini, sebuah proyek besar sedang menarik perhatian dunia, yaitu pembangunan terowongan kereta cepat bawah air di wilayah tersebut. Proyek ambisius ini baru saja mencatatkan pencapaian penting setelah mesin bor terowongan terbesar di China, yang dibangun khusus untuk jalur kereta cepat, berhasil menembus area di bawah Sungai Yangtze. Keberhasilan penembusan ini menandai langkah maju yang sangat signifikan dalam pengembangan jaringan transportasi terintegrasi serta menunjukkan kapasitas manufaktur berteknologi tinggi di negara tersebut.

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

RegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita Lokal

Proyek infrastruktur berskala masif ini dikenal secara luas dengan nama Terowongan Chongtai. Jalur bawah air ini dibangun secara khusus untuk menghubungkan layanan kereta cepat dari Pulau Chongming yang terletak di wilayah Shanghai menuju Kota Taicang yang berada di Provinsi Jiangsu. Sebagai informasi tambahan mengenai konteks geografisnya, Pulau Chongming sendiri merupakan pulau terbesar ketiga di China. Dengan selesainya pembangunan Terowongan Chongtai ini kelak, konektivitas antarwilayah tersebut akan menjadi jauh lebih efisien dibandingkan sebelumnya. Berdasarkan proyeksi dari pihak pengembang, perjalanan melintasi Sungai Yangtze melalui terowongan ini diperkirakan hanya akan memakan waktu yang sangat singkat, yakni sekitar dua menit saja.

Pencapaian luar biasa dalam menembus jalur bawah sungai yang sangat panjang ini tentunya tidak terlepas dari peran teknologi alat berat mutakhir yang digunakan selama masa konstruksi. Pengeboran jalur bawah air ini mengandalkan mesin bor khusus berukuran raksasa yang diberi nama Linghang. Mesin bor Linghang sukses menyelesaikan tugas pengeboran bawah air sepanjang 11,3 kilometer. Jarak pengeboran sepanjang 11,3 kilometer ini sekaligus mencetak rekor baru di dunia rekayasa konstruksi. Angka tersebut tercatat sebagai jarak terpanjang yang pernah ditempuh oleh sebuah mesin bor berdiameter 15 meter dalam satu kali proses pengeboran secara berkesinambungan.

Baca Juga

Pengakuan Pengemudi soal Mesin Mobil Usai Isi B50 di SPBU

Pengakuan Pengemudi soal Mesin Mobil Usai Isi B50 di SPBU

Membangun jalur transportasi kereta cepat di bawah aliran sungai sebesar Sungai Yangtze tentu mendatangkan berbagai tantangan teknik sipil yang sangat kompleks. Terowongan Chongtai ini terletak pada kedalaman yang mencapai 89 meter di bawah permukaan air sungai. Berada di kedalaman yang cukup ekstrem tersebut berarti seluruh struktur fisik terowongan harus siap menghadapi kondisi alam yang menantang. Oleh karena itu, konstruksi terowongan ini dirancang secara matang agar mampu menahan tekanan air yang sangat besar dari sungai di atasnya. Selain itu, desain struktur juga telah memperhitungkan ketahanan terhadap risiko penurunan tanah di area sekitarnya selama masa operasional jangka panjang.

Untuk memastikan tingkat keamanan konstruksi yang maksimal dan mencegah kegagalan struktur, tingkat ketelitian selama pengerjaan proyek ini diawasi dengan standar yang sangat ketat. Wakil Manajer Proyek dari China Railway Tunnel Group, Wang Yi, menjelaskan bahwa penyimpangan kecil pada jalur pengeboran dapat memengaruhi keselamatan dan kenyamanan perjalanan kereta di kemudian hari. Oleh karena itu, tingkat presisi mesin bor sangat diperhitungkan secara saksama oleh tim insinyur. "Dengan kecepatan desain 350 km/jam, kami memperketat tingkat presisi mesin bor hingga skala milimeter," terang Wang Yi, menegaskan komitmen pengembang terhadap keselamatan dan akurasi konstruksi.

Baca Juga

Bagaimana Proses Penyelamatan Korban Ledakan Tambang Batu Bara di Balochistan Berlangsung

Bagaimana Proses Penyelamatan Korban Ledakan Tambang Batu Bara di Balochistan Berlangsung

Setelah seluruh proses pembangunan selesai dan jalur ini mulai resmi dioperasikan untuk publik, Terowongan Chongtai akan memegang predikat bergengsi sebagai terowongan bawah air untuk kereta cepat tercepat di dunia. Jalur terowongan ini memang dirancang secara khusus sejak awal untuk mengakomodasi laju perjalanan kereta api yang beroperasi pada kecepatan tinggi, yakni mencapai 350 kilometer per jam. Keberadaan proyek ini tidak hanya akan menghadirkan layanan kereta cepat modern ke Pulau Chongming dan mempermudah mobilitas masyarakat, tetapi juga menjadi sebuah standar baru dalam sejarah inovasi teknologi infrastruktur transportasi bawah air secara global.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

ChinaKereta CepatTerowongan Bawah AirSungai YangtzeInfrastruktur Transportasi

Berita Terbaru Lainnya

Insiden Pengeroyokan Wasit Tarkam di Purbalingga pada Turnamen Danlanud Cup 2026Penyebab Harga Minyak Mentah Dunia Kembali Turun di Bawah US$90 per BarelPanduan Adopsi Kendaraan Listrik Tambang dan Tantangan Produksi Batu BaraKebakaran Landa Hotel Pullman Jakarta Barat, Area 200 Meter Persegi Hangus dan Korban NihilPanduan Beraktivitas di Hotel Pullman dan Mal Central Park PascakebakaranPolisi Minta Publik Tak Berspekulasi soal Pagar Mal, Keamanan Jakarta Dipastikan KondusifPengakuan Pengemudi soal Mesin Mobil Usai Isi B50 di SPBUBagaimana Proses Penyelamatan Korban Ledakan Tambang Batu Bara di Balochistan Berlangsung

Paling Banyak Dibaca

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

Internasional

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

30 Jul 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

Jadwal, Akses, dan Pengamanan Acara Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas

Nasional

Jadwal, Akses, dan Pengamanan Acara Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas

2 Agu 2026

Harga Minyak Dunia Kembali Melemah di Tengah Rencana Koalisi Maritim Arab Saudi

Ekonomi

Harga Minyak Dunia Kembali Melemah di Tengah Rencana Koalisi Maritim Arab Saudi

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  2. 2Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  3. 3Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri DitangkapInternasional 路 30 Jul 2026
  4. 4Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar GlobalEkonomi 路 1 Agu 2026
  5. 5Jadwal, Akses, dan Pengamanan Acara Zikir dan Doa Kebangsaan di MonasNasional 路 2 Agu 2026
Bisnis
Market
Edukasi
Olahraga
Lingkungan
Teknologi
Politik & Hukum
Berita Nasional
Hiburan
Perjalanan & Wisata
Cuaca
Sepak Bola
Politik
Travel

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap