Indian Premier League (IPL) telah menjelma menjadi salah satu kekuatan ekonomi terbesar di dunia olahraga sejak pertama kali diluncurkan pada tahun 2008. Pada tahun 2026, nilai bisnis liga kriket berbasis waralaba ini dilaporkan melesat tajam hingga mencapai USD 20,6 miliar. Bagi para peminat bisnis olahraga maupun investor, memahami bagaimana liga yang hanya bergulir selama sekitar dua bulan setiap tahunnya ini dapat mencapai angka fantastis tersebut adalah hal yang sangat menarik. Berikut adalah langkah-langkah untuk menganalisis dan memahami faktor-faktor utama yang mendorong valuasi raksasa IPL di kancah global.
Langkah pertama dalam analisis ini adalah dengan melihat pertumbuhan nilai merek mandiri dari liga tersebut. Berdasarkan Studi Valuasi Merek IPL 2026 yang dirilis oleh perusahaan penasihat keuangan Houlihan Lokey, nilai merek mandiri IPL telah meningkat secara signifikan menjadi USD 4,3 miliar. Angka ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 10,3 persen dari tahun sebelumnya. Di sisi lain, nilai bisnis secara keseluruhan juga mencatatkan pertumbuhan sebesar 11,4 persen pada tahun 2026. Menurut Harsh Talikoti, Direktur Penasihat Keuangan dan Valuasi di Houlihan Lokey, IPL merepresentasikan perpaduan unik antara olahraga, media, dan peluang konsumen. Ia menyebutkan bahwa hal ini ditopang oleh transparansi pendapatan yang kuat, struktur biaya yang disiplin, serta basis penonton global yang terus meluas.








