Era transisi energi yang kian dinamis menuntut sektor industri untuk segera beradaptasi demi menjaga keberlanjutan dan daya saing bisnis. Penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) kini tidak lagi sekadar pemenuhan regulasi atau aspek kepatuhan administratif semata, melainkan telah bergeser menjadi sebuah investasi strategis. Menurut Menteri Lingkungan Hidup, Moh. Jumhur Hidayat, dalam keterangan tertulisnya pada Jumat (31/7), ESG harus dipandang sebagai investasi strategis yang mampu mengubah kepatuhan menjadi keunggulan kompetitif. Hal ini dinilai sebagai fondasi penting untuk membangun daya saing sekaligus menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan. Salah satu contoh nyata dari komitmen ini ditunjukkan oleh PT








