berputar.id
BerandaNewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPopuler
Beranda/Bantuan Sosial

Coretax Diusulkan Jadi Acuan Ukur Tingkat Pendapatan Penerima Bansos

Yolanda RumbayanDiterbitkan 12 Sep 2026 - 05.07 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Coretax Diusulkan Jadi Acuan Ukur Tingkat Pendapatan Penerima Bansos
Foto/Ilustrasi: Detik
A-A+

Sistem perpajakan Coretax diusulkan menjadi basis data baru untuk mengukur tingkat pendapatan dan kelayakan masyarakat penerima bantuan sosial (bansos). Usulan ini mengemuka menyusul kritik terhadap metodologi pengukuran desil kesejahteraan saat ini yang dinilai kerap bias karena hanya mengandalkan estimasi pengeluaran warga.

Peneliti sekaligus Director of Fiscal Justice Center of Economic and Law Studies (CELIOS), Media Askar, menyampaikan pandangan tersebut dalam diskusi bertajuk 'Metodologi Penentuan Desil dan Pengukuran Kemiskinan di Indonesia' di Politeknik Statistika STIS, Jakarta, Jumat (11/9/2026). Menurutnya, pola pengeluaran konsumsi yang selama ini digunakan berisiko menghasilkan keputusan yang tidak tepat sasaran.

Keterbatasan Indikator Pengeluaran dalam Penentuan Desil

Dalam skema saat ini, pengelompokan tingkat kesejahteraan keluarga diukur melalui desil yang bersumber dari estimasi pengeluaran. Namun, indikator tersebut dinilai kerap menipu kondisi perekonomian warga yang sebenarnya.

Baca Juga

UKM Tetap Resilien, Sektor Produktif Penopang Ekonomi Semester I-2026

UKM Tetap Resilien, Sektor Produktif Penopang Ekonomi Semester I-2026

Media menjelaskan bahwa sejumlah keluarga dapat terlihat berkecukupan dari sisi pengeluaran, padahal pembiayaan kebutuhan pokok seperti pendidikan dan kesehatan didapatkan dari utang pinjaman online (pinjol) atau hasil menjual aset produktif seperti sawah. Akibatnya, kelompok rentan yang menanggung beban utang berat bisa tereliminasi dari daftar penerima bansos karena dianggap memiliki pengeluaran tinggi.

Oleh sebab itu, CELIOS mendorong agar penentuan sasaran bansos beralih menggunakan indikator pendapatan siap pakai (disposable income), yakni pendapatan bersih yang tersisa setelah dikurangi kewajiban utang dan kebutuhan mendesak warga.

Baca Juga

Cahaya Matahari & Angin Jadi Sumber Energi di Lahan Pertanian Kalijaran

Cahaya Matahari & Angin Jadi Sumber Energi di Lahan Pertanian Kalijaran

Pemanfaatan Data Coretax Milik Ditjen Pajak

Untuk merealisasikan pencatatan disposable income secara riil, pemerintah didorong memanfaatkan sistem Coretax milik Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan. Sistem administrasi perpajakan ini dinilai memiliki infrastruktur yang mampu merekam profil keuangan secara komprehensif, mulai dari pendapatan bersih berbasis pajak yang dibayarkan hingga kepemilikan aset warga.

Media menyarankan agar ke depan pengisian data ke dalam sistem tersebut diwajibkan bagi seluruh warga negara Indonesia, tanpa terbatas hanya pada wajib pajak aktif. Melalui integrasi data tersebut, pemerintah dinilai dapat memetakan kepemilikan aset dan pendapatan riil secara lebih akurat untuk menentukan prioritas penerima bantuan sosial.

Sumber: Detik

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

CELIOSbansosPajak

Berita Terbaru Lainnya

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Kepulauan Seribu, Terasa hingga BogorPerjalanan KRL Dihentikan Sementara Usai Gempa M 5,9 di Kepulauan SeribuGempa Magnitudo 5,9 Guncang Kepulauan Seribu Sabtu Pagi, tidak Berpotensi TsunamiGibran dan Bobby Tinjau Korban Keracunan MBG di Karo, Pemerintah Tanggung Biaya PengobatanUKM Tetap Resilien, Sektor Produktif Penopang Ekonomi Semester I-2026Cahaya Matahari & Angin Jadi Sumber Energi di Lahan Pertanian KalijaranPertamina Kejar Seluruh SPBU Salurkan B50 pada Akhir SeptemberInalum Raih Peringkat BBB- Outlook Stabil dari S&P Global Ratings

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

Nasional

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

9 Agu 2026

Jadwal Wayang Kulit Ki Eko Suwaryo Agustus 2026 dan Link Live Streaming

Budaya

Jadwal Wayang Kulit Ki Eko Suwaryo Agustus 2026 dan Link Live Streaming

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  3. 3Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RINasional 路 4 Agu 2026
  4. 4Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  5. 5Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota MalangNasional 路 9 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNS

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap