Pekan Olahraga Robot Humanoid Dunia 2026 yang berlangsung di Beijing, China, menyajikan lompatan teknologi yang mengejutkan arena atletik. Berbagai robot humanoid yang turun di lintasan lari berhasil mencatatkan waktu tempuh yang melampaui rekor dunia milik atlet manusia.
Dalam babak penyisihan nomor lari 100 meter, sebuah robot humanoid buatan China berhasil menuntaskan perlombaan dalam waktu 9,39 detik. Catatan tersebut melampaui rekor dunia manusia 9,58 detik yang dipegang sprinter asal Jamaika, Usain Bolt, sejak 2009. Perkembangan ini terbilang pesat dibandingkan edisi perdana tahun sebelumnya, ketika robot Tiangong Ultra memenangi kategori yang sama dengan catatan waktu 21,50 detik.
Keunggulan serupa terlihat pada nomor lompatan dan jarak menengah. Seekor robot berhasil melakukan lompatan vertikal setinggi 2,88 meter, melewati rekor dunia lompat tinggi putra milik atlet Kuba Javier Sotomayor setinggi 2,45 meter yang bertahan sejak 1993. Capaian ini meningkat tajam dari rekor lompatan terbaik kompetisi tahun lalu yang berada di angka 0,95 meter.
Kondisi Darurat Ancam Satu Dunia, Komandan Militer Langsung Dipecat

Robot pelompat tersebut kemudian meraih medali emas pertama pada Minggu setelah menjuarai babak final lari 400 meter kategori robot besar dengan waktu 38,15 detik. Waktu tersebut lebih cepat dibanding rekor dunia 400 meter putra manusia yang berada di angka 43,03 detik.
Persaingan ketat juga terjadi pada nomor lari 1.500 meter putra yang diikuti 35 robot dalam tujuh babak penyisihan. Tiga robot tercepat masing-masing membukukan waktu 2 menit 21,63 detik, 2 menit 30 detik, serta 2 menit 30,22 detik. Ketiga catatan waktu ini mematahkan patokan rekor dunia manusia di nomor 1.500 meter putra yang tercatat 3 menit 26 detik.
Nonton One Piece Eps 1178 Sub Indo, Gaban & Robin vs Sommers

Ajang Pekan Olahraga Robot Humanoid Dunia 2026 resmi dibuka pada Sabtu malam, 22 Agustus 2026, dan dijadwalkan berlangsung hingga Rabu. Kompetisi tahun ini mempertemukan 2.056 robot dari 666 tim yang mewakili 16 negara untuk memperebutkan gelar terbaik di 51 nomor perlombaan.






