Layanan KRL Commuter Line rute Rangkasbitung kembali beroperasi normal setelah perjalanan kereta dari Stasiun Tanah Abang mulai berangsur normal pada pukul 22.02 WIB. Pemulihan operasional ini terlaksana setelah gangguan perjalanan akibat kerumunan massa di sekitar jalur rel berhasil teratasi.
Sebelumnya, perjalanan KRL lintas Tanah Abang鈥揚almerah sempat tertahan di Stasiun Tanah Abang dan Stasiun Palmerah. Penahanan perjalanan tersebut terjadi menyusul adanya kerumunan massa yang berkumpul di sekitar area jalur rel kereta api, tepatnya di JPL 41 yang berada pada petak lintas antara Stasiun Tanah Abang dan Stasiun Palmerah.
Rekayasa Operasi dan Dampak Keterlambatan
Keberadaan massa di sekitar perlintasan rel berdampak langsung pada kelancaran operasional perjalanan KRL pada malam hari tersebut. Tercatat sebanyak 10 perjalanan Commuter Line Rangkasbitung mengalami keterlambatan operasional hingga mencapai 52 menit.
Jaringan Pipa Minyak Arab Saudi 1.200 Km Ditutup Usai Dihantam Drone

Untuk menjaga mobilitas para pengguna sekaligus meminimalkan penumpukan penumpang, KAI Commuter segera mengambil langkah antisipasi berupa rekayasa pola operasi. Rekayasa pola operasi ini diberlakukan terhadap 17 perjalanan Commuter Line Rangkasbitung dengan memberangkatkan rangkaian kereta langsung dari Stasiun Palmerah menuju Stasiun Serpong, Parung Panjang, dan Rangkasbitung.
Sebelum lintas dinyatakan aman sepenuhnya, KAI Commuter juga sempat berupaya menjalankan Commuter Line dari dua arah secara terbatas. Rangkaian kereta pada saat itu dioperasikan dengan kecepatan terbatas serta mendapatkan pengawalan ketat dari petugas keamanan. Kendati demikian, jalur rel sempat kembali ditutup sementara waktu karena kerumunan massa kembali memasuki area jalur rel.
Jalur Kembali Aman Dilintasi
Situasi di perlintasan JPL 41 kemudian membaik setelah kerumunan massa mulai berangsur meninggalkan lokasi. Kondisi tersebut memungkinkan perjalanan Commuter Line kembali melintas di area tersebut dengan aman dan lancar.
Bankir Masih Optimistis, Namun Tetap Waspada

Meskipun operasional perjalanan kereta api sudah mulai berangsur normal, sejumlah petugas terkait tetap disiagakan di lokasi perlintasan. Keberadaan petugas di lapangan bertujuan untuk memastikan aspek keselamatan serta terus memantau perkembangan situasi terkini di sekitar jalur rel.
Atas gangguan dan ketidaknyamanan yang terjadi, KAI Commuter menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pengguna Commuter Line Rangkasbitung atas keterlambatan perjalanan pada malam hari tersebut. KAI Commuter juga mengimbau para penumpang untuk selalu mengutamakan keselamatan dan mengakses informasi resmi terkini mengenai perjalanan Commuter Line melalui aplikasi C-Access, akun media sosial resmi @commuterline, atau menghubungi layanan call center 121.






