PT Pertamina (Persero) terus memperkuat implementasi Environmental, Social, and Governance (ESG) sebagai bagian dari transformasi bisnis berkelanjutan di sektor energi. Upaya ini difokuskan pada penguatan kapabilitas sumber daya manusia dan pembangunan budaya di dalam perusahaan. Langkah strategis ini menjadi modal penting bagi Pertamina dalam menjalankan transformasi bisnis sekaligus mendukung pencapaian target Net Zero Emission pada tahun 2060 atau lebih cepat.
Menteri Lingkungan Hidup, Moh. Jumhur Hidayat, memberikan pandangannya terkait pentingnya langkah tersebut melalui keterangan tertulis di Jakarta pada hari Kamis, 30 Juli 2026. Beliau menyatakan bahwa implementasi ESG harus dipandang sebagai investasi strategis yang mampu mengubah kepatuhan menjadi keunggulan kompetitif bagi perusahaan di masa depan.
Sejalan dengan pernyataan tersebut, Pertamina telah menghadirkan berbagai inisiatif khusus untuk merealisasikan komitmen keberlanjutannya secara menyeluruh. Berikut adalah sejumlah pertanyaan yang sering diajukan terkait dengan strategi Pertamina dalam memperkuat implementasi ESG dan mencapai transformasi bisnis berkelanjutan.
Pertamina Kejar Seluruh SPBU Salurkan B50 pada Akhir September

Apa peran utama Pertamina Sustainability Academy dalam mendukung transformasi energi perusahaan? Pertamina Sustainability Academy atau yang sering disingkat sebagai PSA dirancang secara khusus untuk membekali para karyawan, yang dikenal sebagai Perwira Pertamina. Pembekalan ini bertujuan agar seluruh pekerja siap menghadapi berbagai tantangan transisi energi serta mendukung penuh implementasi Dual Growth Strategy Pertamina. Terkait hal ini, Senior Vice President Business Sustainability PT Pertamina (Persero), Wenny Ipmawan, menegaskan bahwa transformasi energi pada akhirnya adalah transformasi manusia. Keseriusan Pertamina dalam mengelola PSA ini juga telah mendapatkan pengakuan bergengsi melalui raihan penghargaan Anugerah Utama Sektor Energi.
Siapa saja pihak yang menjadi sasaran program edukasi dari Pertamina Sustainability Academy? Pertamina Sustainability Academy merupakan program internalisasi keberlanjutan yang dirancang secara komprehensif untuk seluruh Perwira Pertamina. Sasaran dari program ini mencakup seluruh tingkatan jabatan di dalam organisasi perusahaan, mulai dari tingkat operasional hingga jajaran petinggi seperti Direksi dan Dewan Komisaris. VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menjelaskan bahwa ESG bukan lagi sekadar komitmen perusahaan di atas kertas. ESG harus menjadi kompetensi nyata dan budaya yang hidup dalam keseharian setiap Perwira Pertamina saat menjalankan tugasnya.
RI Masuk 7 Negara Dunia yang Miliki Rencana Aksi Perikanan Skala Kecil

Apa saja jalur pembelajaran berjenjang yang disediakan oleh Pertamina Sustainability Academy? Untuk membangun kompetensi yang terstruktur dan merata di seluruh lini, Pertamina Sustainability Academy menghadirkan beberapa jalur pembelajaran berjenjang. Jalur pembelajaran tersebut mencakup Mandatory Sustainability Training, Sustainability Awareness Program, Sustainability Accelerator Program, Sustainability Masterclass, hingga tingkat lanjutan berupa Sustainability Transcendence Forum. Rangkaian program edukasi ini bertujuan untuk memastikan setiap individu di perusahaan memiliki pemahaman dan kapabilitas yang kuat mengenai prinsip keberlanjutan.
Bagaimana cara Pertamina membangun dan menginternalisasikan budaya keberlanjutan di lingkungan kerja? Selain memberikan pelatihan yang bersifat edukasi formal, Pertamina Sustainability Academy juga secara aktif mengembangkan berbagai program budaya untuk mendukung internalisasi nilai-nilai keberlanjutan di tempat kerja. Beberapa inisiatif budaya yang telah dijalankan oleh perusahaan meliputi program Jejak Keberlanjutan, penyediaan konten podcast keberlanjutan, serta program edukasi ringan bernama Sustainability Insight. Melalui berbagai inisiatif budaya yang kreatif ini, Pertamina berupaya memastikan bahwa prinsip-prinsip ESG dapat dipahami, dijiwai, dan diterapkan secara konsisten dalam seluruh kegiatan operasional perusahaan.






