PT Pertamina (Persero) terus memperkuat implementasi Environmental, Social, and Governance (ESG) sebagai bagian dari transformasi bisnis berkelanjutan di sektor energi. Upaya ini difokuskan pada penguatan kapabilitas sumber daya manusia dan pembangunan budaya di dalam perusahaan. Langkah strategis ini menjadi modal penting bagi Pertamina dalam menjalankan transformasi bisnis sekaligus mendukung pencapaian target Net Zero Emission pada tahun 2060 atau lebih cepat.
Menteri Lingkungan Hidup, Moh. Jumhur Hidayat, memberikan pandangannya terkait pentingnya langkah tersebut melalui keterangan tertulis di Jakarta pada hari Kamis, 30 Juli 2026. Beliau menyatakan bahwa implementasi ESG harus dipandang sebagai investasi strategis yang mampu mengubah kepatuhan menjadi keunggulan kompetitif bagi perusahaan di masa depan.
Sejalan dengan pernyataan tersebut, Pertamina telah menghadirkan berbagai inisiatif khusus untuk merealisasikan komitmen keberlanjutannya secara menyeluruh. Berikut adalah sejumlah pertanyaan yang sering diajukan terkait dengan strategi Pertamina dalam memperkuat implementasi ESG dan mencapai transformasi bisnis berkelanjutan.








