Peristiwa kebakaran kapal kembali terjadi di wilayah perairan Indonesia. Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Putri Yasmin dilaporkan mengalami kebakaran saat melintas di kawasan perairan Pantai Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada hari Rabu (12/8) dini hari. Kapal penyeberangan tersebut diketahui sedang melakukan pelayaran dari Pelabuhan Padangbai yang berada di Karangasem, Bali, menuju Pelabuhan Lembar di Lombok Barat, NTB. Peristiwa darurat ini pertama kali dilaporkan terjadi pada pukul 04.15 WITA, memicu kepanikan di tengah laut.
Informasi mengenai kebakaran yang melanda KMP Putri Yasmin ini kemudian dilaporkan oleh Nakhoda Rescue Boat (RB) 220 Mataram, Nurdin, pada sekitar pukul 04.39 WITA. Menurut penjelasan dari Humas Kantor SAR Mataram, I Gusti Lanang Wiswananda, lokasi kebakaran tersebut terdeteksi berada pada koordinat 8掳43'12.37"LS - 115掳47'35.93"BT di perairan Pantai Sekotong. Titik koordinat ini berjarak lurus sekitar 16,84 Nautical Miles (Nm) dengan heading 272,37 dari posisi awal RB 220 Mataram. Data koordinat yang presisi ini menjadi acuan krusial bagi tim penyelamat untuk memulai operasi pencarian dan pertolongan.
Kondisi mencekam di atas kapal sempat terekam dan beredar di media sosial. Sebuah video viral berdurasi 50 detik memperlihatkan kepulan asap yang membubung di atas kapal, yang sempat memicu kepanikan di antara para penumpang. Dalam rekaman video tersebut, seluruh penumpang terlihat telah bersiap dengan mengenakan jaket pelampung keselamatan sebagai langkah antisipasi pertama dalam menghadapi situasi darurat kebakaran di tengah laut tersebut.
KMP Putri Yasmin Kebakaran Saat Berlayar dari Bali ke Lombok

Merespons laporan tersebut, Kantor SAR Mataram segera mengambil tindakan cepat dengan mengerahkan sejumlah armada penyelamat ke lokasi kejadian. Kepala Kantor SAR Mataram, Muhammad Hariyadi, menyatakan bahwa pihaknya telah mengerahkan KN 220 Mataram untuk melakukan evakuasi. Selain kapal utama tersebut, Kantor SAR Mataram juga menerjunkan armada pendukung berupa Rigit Inflatable Boat (RIB) dan Rigit Buoyancy Boat (RBB) guna mempercepat proses penyelamatan para penumpang dan kru kapal di perairan Sekotong.
Upaya penyelamatan ini juga mendapat dukungan penuh dari wilayah tetangga. Kantor SAR Denpasar turut mengerahkan bantuan untuk memperkuat proses evakuasi di perairan tersebut. Bantuan yang dikerahkan oleh Kantor SAR Denpasar meliputi kapal penyelamat KN SAR Arjuna. Tidak hanya melalui jalur laut, upaya pemantauan dan evakuasi juga diperkuat dari udara dengan pengerahan satu unit helikopter yang disediakan oleh pihak SGi Air Bali.
Cara Mendapatkan Akta Kelahiran Digital Langsung Terbit Usai Bayi Lahir

Operasi penyelamatan berskala besar ini melibatkan sinergi erat dari berbagai unsur terkait. Selain Kantor SAR Mataram dan Kantor SAR Denpasar, operasi SAR ini juga melibatkan KMP PortLink II, KAL Lembar, TNI AL, Kepolisian Resor (Polres) Lombok Barat, Polairud Lombok Barat, serta pihak Syahbandar Pelabuhan Lembar. Tidak ketinggalan, sejumlah kapal yacht yang berada di sekitar lokasi, pihak SGi Air Bali, serta masyarakat setempat juga turut bahu-membahu membantu proses evakuasi. Hingga saat ini, penyebab pasti dari kebakaran kapal tersebut serta jumlah total penumpang dan anak buah kapal (ABK) yang berada di atas KMP Putri Yasmin masih dalam proses pendataan oleh pihak berwenang.






