berputar.id
BerandaRegionalNewsHukumBeritaEkonomiNasionalMetroInternasionalOtomotifKeuanganEnergiKriminalKesehatanBerita UmumBerita LokalBisnisEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiHiburanSepak BolaPolitikTravelHukum & KriminalInfrastrukturPendidikanMegapolitanTransportasiPopuler
Beranda/Politik

Komisi III Bantah Adanya Surpres Pergantian Kapolri

Usat BalangDiterbitkan 6 Agu 2026 - 22.52 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Komisi III Bantah Adanya Surpres Pergantian Kapolri
Foto/Ilustrasi: tempo.co.
A-A+

Isu mengenai pergantian Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) sempat menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat dan media massa. Kabar burung yang beredar cepat di berbagai platform menyebutkan bahwa Surat Presiden (Surpres) terkait pergantian pimpinan tertinggi Korps Bhayangkara tersebut telah dikirimkan oleh pihak eksekutif ke Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). Namun, kabar tersebut segera mendapat tanggapan resmi dari parlemen untuk meluruskan kesimpangsiuran informasi yang berkembang pada Rabu, 5 Agustus 2026. Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, secara tegas menyatakan bahwa informasi mengenai adanya Surpres pergantian Kapolri tersebut adalah tidak benar. Langkah klarifikasi ini sengaja diambil oleh pimpinan komisi hukum untuk meredam berbagai spekulasi yang berkembang liar di ruang publik agar tidak menimbulkan kegaduhan yang tidak perlu.

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

RegionalNewsHukumBeritaEkonomiNasionalMetroInternasionalOtomotifKeuanganEnergiKriminalKesehatanBerita UmumBerita LokalBisnisEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiHiburanSepak BolaPolitikTravelHukum & KriminalInfrastruktur

Untuk memastikan kebenaran dari rumor yang beredar luas tersebut, pimpinan DPR RI telah mengambil langkah cepat dengan melakukan koordinasi langsung dengan pihak Istana Kepresidenan. Berdasarkan hasil konfirmasi dan koordinasi intensif tersebut, didapatkan hasil yang sama, yaitu dipastikan bahwa pihak Istana Kepresidenan sama sekali tidak mengirimkan Surat Presiden (Surpres) yang dimaksud kepada DPR RI. Penegasan ini secara otomatis membantah klaim-klaim sepihak yang menyatakan bahwa proses pergantian Kapolri telah berjalan di tingkat parlemen. Koordinasi lintas lembaga yang cepat ini memperkuat pernyataan bahwa mekanisme administratif resmi dari presiden belum terjadi dan kabar yang beredar sebelumnya murni merupakan isu tanpa dasar.

Habiburokhman, yang bertindak sebagai pihak yang memberikan klarifikasi resmi ini, merupakan sosok penting di parlemen. Beliau adalah seorang politisi dari Fraksi Partai Gerindra yang saat ini dipercaya menjabat sebagai Ketua Komisi III DPR RI. Selain memimpin komisi yang memiliki lingkup tugas di bidang hukum, hak asasi manusia, dan keamanan tersebut, legislator ini juga tercatat mewakili konstituen dari Daerah Pemilihan (Dapil) DKI Jakarta I. Melalui posisinya yang sangat strategis di Komisi III, Habiburokhman memiliki wewenang serta akses langsung untuk memantau setiap surat masuk yang berkaitan dengan mitra kerja komisi, khususnya Kepolisian Negara Republik Indonesia. Oleh karena itu, bantahan yang disampaikannya memiliki dasar informasi yang sangat kuat dan valid dari internal DPR RI.

Baca Juga

Mekanisme Pengujian Penyitaan Aset Sebelum Sidang dalam RUU Perampasan Aset

Mekanisme Pengujian Penyitaan Aset Sebelum Sidang dalam RUU Perampasan Aset

Dalam sistem ketatanegaraan Indonesia, proses pengangkatan dan pemberhentian Kapolri tidak dapat dilakukan secara sembarangan melainkan harus mengikuti koridor hukum serta undang-undang yang berlaku. Sesuai dengan ketentuan konstitusi serta peraturan perundang-undangan yang ada di Indonesia, pengangkatan dan pemberhentian Kapolri dilakukan oleh Presiden dengan persetujuan dari DPR RI. Hubungan kerja sama dan pengawasan antara lembaga eksekutif dan legislatif ini dirancang untuk menjaga keseimbangan kekuasaan negara serta memastikan bahwa calon Kapolri yang akan memimpin institusi kepolisian memenuhi kriteria yang layak. Tanpa adanya persetujuan resmi dari DPR RI, proses pergantian Kapolri tidak dapat dinyatakan sah secara hukum dan konstitusi.

Apabila proses pergantian Kapolri secara resmi berjalan di kemudian hari, terdapat mekanisme ketat yang wajib dilalui di DPR RI. Alur konstitusional tersebut dimulai ketika Presiden menyampaikan Surat Presiden (Surpres) secara resmi kepada DPR RI untuk selanjutnya dibahas. Setelah Surpres diterima oleh pimpinan DPR RI, surat tersebut akan ditindaklanjuti dan diserahkan kepada komisi terkait. Komisi III DPR RI memegang peranan krusial dalam tahap ini, di mana mereka akan menyelenggarakan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) terhadap calon Kapolri yang diusulkan oleh Presiden. Hasil dari uji kelayakan di Komisi III tersebut selanjutnya akan dibawa ke Rapat Paripurna DPR RI guna memperoleh persetujuan akhir dari seluruh anggota dewan yang hadir.

Baca Juga

Faktor Musiman Jadi Pendorong Utama Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal II 2026

Faktor Musiman Jadi Pendorong Utama Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal II 2026

Dengan tidak adanya Surpres yang dikirimkan oleh Istana Kepresidenan hingga saat ini, maka seluruh tahapan administratif, pembahasan, dan uji kelayakan tersebut otomatis belum berjalan sama sekali. Pihak Komisi III DPR RI mengimbau agar segala bentuk spekulasi yang tidak berdasar mengenai pergantian Kapolri sebaiknya disudahi oleh semua pihak. Klarifikasi terbuka ini diharapkan dapat memberikan kejelasan yang seutuhnya bagi masyarakat luas dan menjaga situasi sosial-politik tetap kondusif, mengingat pentingnya stabilitas kepemimpinan di tubuh institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia. Seluruh proses pergantian Kapolri di masa mendatang dipastikan akan tetap tunduk pada mekanisme hukum yang transparan, profesional, dan konstitusional.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

DPR RIKapolriKomisi III DPR RIHabiburokhmanSurat Presiden

Berita Terbaru Lainnya

Kerugian Rakyat Indonesia Akibat Praktik Mafia Beras Mencapai Rp 100 TriliunMenilik Pilihan Smart TV Terjangkau di Bawah Rp3 Juta untuk Hiburan KeluargaLangkah Tepat Menghadapi Dampak Puncak Musim Kemarau dan Krisis Air BersihTemuan Senjata Api, Narkoba, dan CD Porno di Yayasan Sekolah Pondok PinangUsulan Program Makan Bergizi Gratis untuk Nobel Perdamaian 2026 Diduga Bukan dari PemerintahDaniel Mananta Apresiasi Program Bangun Rumah Tukangku Semen Tiga RodaKlarifikasi RS Pusri Palembang Terkait Komentar Dokter Tamara Dewi Jasmine di Media SosialInstruksi Gubernur Pramono Anung Usai Viral Oknum Nakes Mencibir Pasien BPJS Kesehatan

Paling Banyak Dibaca

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

Singapura Cekal Permanen Pendiri Massive Attack Usai Pengibaran Bendera Palestina di Konser

Nasional

Singapura Cekal Permanen Pendiri Massive Attack Usai Pengibaran Bendera Palestina di Konser

4 Agu 2026

Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026

Nasional

Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026

4 Agu 2026

Gugatan 25 Negara Bagian AS Terhadap Tarif Impor Trump yang Menyeret Indonesia

Nasional

Gugatan 25 Negara Bagian AS Terhadap Tarif Impor Trump yang Menyeret Indonesia

4 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  2. 2Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  3. 3Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar GlobalEkonomi 路 1 Agu 2026
  4. 4Singapura Cekal Permanen Pendiri Massive Attack Usai Pengibaran Bendera Palestina di KonserNasional 路 4 Agu 2026
  5. 5Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026Nasional 路 4 Agu 2026
Pendidikan
Megapolitan
Transportasi

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap