berputar.id
BerandaNewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPopuler
Beranda/Ekonomi

Klaim Kredit Macet Bayangi Pertumbuhan Premi Asuransi

Bambang SetiawanDiterbitkan 3 Sep 2026 - 00.37 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Klaim Kredit Macet Bayangi Pertumbuhan Premi Asuransi
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengingatkan pelaku industri asuransi umum dan reasuransi untuk mewaspadai lonjakan rasio klaim pada lini asuransi kredit. Kendati ekspansi kredit perbankan membuka peluang perolehan premi baru, beban pembayaran klaim yang tinggi berpotensi menekan kinerja sektor perasuransian jika mitigasi risiko kredit bermasalah tidak diperkuat.

Berdasarkan data OJK per Juni 2026, pendapatan premi lini usaha kredit di industri asuransi umum dan reasuransi mencapai Rp11,87 triliun. Realisasi ini mencatatkan pertumbuhan sebesar 7,10 persen secara tahunan (year-on-year/yoy). Di sisi lain, industri harus menanggung nilai klaim yang cukup besar, yakni mencapai Rp10,85 triliun, sehingga mencerminkan rasio klaim berada di posisi 91,44 persen.

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono menyatakan bahwa ekspansi penyaluran kredit perbankan memang menyediakan prospek bisnis bagi asuransi kredit. Namun, peluang tersebut harus diimbangi dengan langkah kehati-hatian struktural di tingkat perusahaan asuransi.

Baca Juga

Bursa Mineral ICOMEX Bakal Dibentuk Hari Ini, Beroperasi 4 Januari 2027

Bursa Mineral ICOMEX Bakal Dibentuk Hari Ini, Beroperasi 4 Januari 2027

Ogi menegaskan pentingnya penguatan proses seleksi risiko (underwriting), penjagaan kualitas portofolio, penetapan premi berbasis risiko (risk-based pricing), kecukupan proteksi reasuransi, serta optimalisasi penagihan kembali melalui recovery dan subrogasi. Menurutnya, perusahaan asuransi tidak boleh sekadar mengejar volume premi tanpa memprioritaskan kualitas risiko, profitabilitas, dan kelangsungan usaha ke depan.

Peningkatan eksposur asuransi kredit berjalan seiring dengan akselerasi pembiayaan perbankan. Bank Indonesia (BI) mencatat penyaluran kredit perbankan pada Juni 2026 tumbuh 12,67 persen yoy, naik dari bulan sebelumnya yang tercatat tumbuh 11,51 persen yoy pada Mei 2026. Pertumbuhan ini ditopang oleh kredit investasi yang melonjak 24,90 persen yoy, kredit modal kerja sebesar 8,94 persen yoy, dan kredit konsumsi sebesar 5,75 persen yoy.

Baca Juga

The Fed Naikkan Suku Bunga, Bursa Asia Kompak Menguat

The Fed Naikkan Suku Bunga, Bursa Asia Kompak Menguat

Dari sisi kualitas aset perbankan, OJK mencatat rasio kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) gross berada di angka 2,09 persen dan NPL net di level 0,82 persen per Juni 2026. Sementara itu, indikator rasio kredit berisiko (loan at risk/LAR) perbankan terpantau stabil pada posisi 8,47 persen.

Sumber: CNBC Indonesia

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

OJKKredit Perbankan

Berita Terbaru Lainnya

Bursa Mineral ICOMEX Bakal Dibentuk Hari Ini, Beroperasi 4 Januari 2027The Fed Naikkan Suku Bunga, Bursa Asia Kompak MenguatRekomendasi Saham Hari Ini, INCO, MITI, hingga DPUMDaryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa BesarSebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di PengungsianRSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi OtakMenguak Misteri Keberadaan Nusron Usai KPK OTT Kasus HGB SummareconPurbaya Jadi Menkeu Setahun, Berapa Uang Pensiunnya?

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

Olahraga

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

2 Sep 2026

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

Teknologi

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

25 Agu 2026

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

Nasional

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

16 Sep 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan Ketentuannya

Nasional

Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan Ketentuannya

25 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?Olahraga 路 2 Sep 2026
  3. 3Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian KomdigiTeknologi 路 25 Agu 2026
  4. 4Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 TriliunNasional 路 16 Sep 2026
  5. 5Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNS

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap