PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk. (TUGU) mencatatkan pertumbuhan laba yang sangat signifikan sepanjang enam bulan pertama pada tahun 2026. Berdasarkan data keuangan perusahaan, laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mengalami lonjakan hingga 76,87 persen secara tahunan atau year-on-year. Nilai laba tersebut berhasil menembus angka Rp480,29 miliar pada semester pertama tahun ini. Pencapaian tersebut berbanding jauh dengan perolehan pada periode yang sama di tahun sebelumnya, di mana perusahaan hanya membukukan laba sebesar Rp271,55 miliar.
Peningkatan laba bersih yang cukup tajam tersebut pada dasarnya sangat ditopang oleh perbaikan kinerja underwriting perusahaan. Hal ini terlihat jelas dari peningkatan pendapatan jasa asuransi yang berhasil dicetak oleh Tugu Insurance. Pada semester I-2026, pendapatan jasa asuransi perusahaan mengalami kenaikan sebesar 16,32 persen secara tahunan, sehingga totalnya mencapai Rp4,45 triliun. Sebagai perbandingan, pada paruh pertama tahun 2025, pendapatan dari sektor jasa asuransi ini berada di angka Rp3,83 triliun.








