berputar.id
BerandaRegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita LokalBisnisMarketEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiPolitik & HukumBerita NasionalHiburanPerjalanan & WisataCuacaSepak BolaPolitikTravelPopuler
Beranda/Ekonomi

Kinerja Keuangan dan Penjualan Indofood pada Semester Pertama 2026

Slamet PrabowoDiterbitkan 1 Agu 2026 - 04.30 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Kinerja Keuangan dan Penjualan Indofood pada Semester Pertama 2026
Foto/Ilustrasi: ekonomi.republika.co.id.
A-A+

Berapa total nilai penjualan neto konsolidasi PT Indofood Sukses Makmur Tbk pada semester pertama 2026?

Pada paruh pertama tahun ini, tepatnya hingga posisi laporan per tanggal 30 Juni 2026, PT Indofood Sukses Makmur Tbk atau yang secara luas dikenal dengan nama Indofood berhasil mencatatkan nilai penjualan neto konsolidasi yang sangat signifikan. Total penjualan perseroan pada periode tersebut mencapai angka Rp 65,53 triliun. Pencapaian pada periode semester pertama tahun 2026 ini merepresentasikan tingkat peningkatan sebesar 9 persen apabila disandingkan secara langsung dengan perolehan pada periode yang sama di tahun sebelumnya. Sebagai perbandingan, pada semester pertama tahun lalu, perusahaan membukukan penjualan neto konsolidasi sebesar Rp 59,84 triliun. Pertumbuhan angka penjualan ini menjadi indikator utama bahwa entitas bisnis tersebut masih mampu mencetak kinerja operasional garis atas yang positif di pasaran.

Bagaimana pencapaian laba usaha serta marjin operasional Indofood selama periode tersebut?

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

RegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita Lokal

Sejalan dengan tren pertumbuhan yang terjadi pada sisi penjualan neto konsolidasi, PT Indofood Sukses Makmur Tbk juga menorehkan pencapaian kenaikan pada pos laba usaha. Selama jalannya semester pertama 2026, laba usaha perusahaan tercatat mengalami kenaikan yang cukup solid, yakni sebesar 14 persen. Nilai laba usaha tersebut bertumbuh menjadi Rp 13,29 triliun, meningkat dibandingkan dengan posisi Rp 11,69 triliun pada periode yang sama di tahun sebelumnya. Dengan pencapaian laba usaha tersebut, perusahaan terbukti mampu menjaga tingkat profitabilitas operasionalnya dengan baik. Marjin laba usaha Indofood tetap terjaga dengan stabil di kisaran angka 20,3 persen. Hal ini secara langsung menunjukkan kemampuan perusahaan dalam mengelola seluruh kegiatan operasional bisnisnya secara efisien.

Mengapa laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk mengalami penurunan?

Baca Juga

Bank Indonesia Pastikan Kesiapan Hadapi Era Suku Bunga Tinggi Merespons Kebijakan The Fed

Bank Indonesia Pastikan Kesiapan Hadapi Era Suku Bunga Tinggi Merespons Kebijakan The Fed

Meskipun angka penjualan dan laba usaha bertumbuh dengan baik, laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk dari PT Indofood Sukses Makmur Tbk justru mengalami penyusutan. Angka laba bersih tersebut dilaporkan turun sebesar 19 persen, dari sebelumnya mencapai Rp 5,84 triliun pada semester pertama tahun lalu menjadi Rp 4,72 triliun pada paruh pertama tahun 2026. Penurunan laba bersih ini dialami oleh Indofood maupun entitas anaknya. Terkoreksinya laba bersih kedua perusahaan tersebut secara utuh disebabkan oleh faktor eksternal di pasar keuangan, yakni pelemahan nilai tukar mata uang rupiah. Pelemahan kurs mata uang ini secara langsung mengakibatkan meningkatnya beban rugi selisih kurs yang belum terealisasi, khususnya yang berasal dari berbagai kegiatan pendanaan perusahaan.

Bagaimana perkembangan indikator core profit Indofood pada semester I 2026?

Untuk melihat gambaran nyata dari kinerja operasional perseroan tanpa adanya distorsi dari fluktuasi nilai tukar mata uang, indikator core profit menjadi acuan yang sangat penting untuk diperhatikan. Pada semester pertama tahun 2026, core profit PT Indofood Sukses Makmur Tbk tetap menunjukkan angka pertumbuhan yang menggembirakan. Indikator yang secara langsung mencerminkan kinerja operasional inti perseroan ini meningkat sebesar 7 persen. Nilai core profit perusahaan naik menjadi Rp 6,18 triliun, dibandingkan dengan pencapaian sebesar Rp 5,78 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Tumbuhnya core profit ini menegaskan bahwa fondasi bisnis utama perusahaan tetap berjalan dengan sangat baik, meskipun hasil akhir pada laporan laba bersih sangat terpengaruh oleh beban selisih kurs akibat fluktuasi mata uang rupiah.

Bagaimana realisasi kinerja penjualan konsolidasi dari entitas anak PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP)?

Baca Juga

Strategi Bank Indonesia Jaga Stabilitas Moneter dan Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Strategi Bank Indonesia Jaga Stabilitas Moneter dan Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Kinerja positif dari sisi pendapatan juga berhasil dicatatkan oleh entitas anak perusahaan, yaitu PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk atau yang sering disebut dengan singkatan ICBP. Selama periode semester pertama tahun 2026, ICBP berhasil membukukan peningkatan pada angka penjualan neto konsolidasi sebesar 11 persen. Total penjualan neto konsolidasi ICBP dilaporkan mencapai angka Rp 41,86 triliun, lebih tinggi dibandingkan dengan perolehan sebesar Rp 37,60 triliun pada periode yang sama di tahun sebelumnya. Namun, sama halnya dengan kondisi yang dialami oleh induk perusahaannya, laba bersih ICBP turut mengalami koreksi akibat meningkatnya kerugian selisih kurs yang belum terealisasi dari berbagai aktivitas pendanaan yang diakibatkan oleh melemahnya nilai tukar rupiah.

Bagaimana tanggapan pimpinan perseroan terhadap hasil kinerja keuangan semester I 2026?

Direktur Utama dan Chief Executive Officer Indofood, Anthoni Salim, memberikan pandangannya secara resmi terkait laporan kinerja keuangan perusahaan selama enam bulan pertama tahun ini. Beliau menyoroti kemampuan perusahaan untuk tetap bertahan dan mencetak angka yang baik di tengah dinamika perekonomian internasional. Secara langsung, Anthoni Salim menyatakan, "Di tengah ketidakpastian global yang terus berlangsung, Indofood membukukan kinerja yang solid pada semester pertama di tahun 2026 ini." Pernyataan dari pimpinan tertinggi perusahaan ini merefleksikan keyakinan pihak manajemen terhadap kekuatan dan ketahanan fundamental bisnis PT Indofood Sukses Makmur Tbk dalam menghadapi berbagai tantangan yang terus muncul dari ketidakpastian kondisi pasar global saat ini.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Kinerja KeuanganIndofoodICBPAnthoni Salim

Berita Terbaru Lainnya

Terminal LPG Tanjung Sekong Jaga Pasokan 40 Persen Kebutuhan NasionalPanduan Mengikuti Skrining Ulang Massal bagi Dokter Internship Kemenkes pada Tahun 2026Membedah Modus Curanmor dan Hasil Operasi Berantas Jaya Polda Metro JayaPolisi Buru Debt Collector DPO Kasus Pembacokan Pesilat di SurabayaPutusan Mahkamah Konstitusi Terkait Pemisahan Anggaran Makan Bergizi Gratis dari Dana PendidikanMembangun Sinergi Warga dan Polres Metro Jakarta Barat dalam Menjaga Keamanan LingkunganIti Octavia Jayabaya Kembali Pimpin DPD Partai Demokrat Banten Periode 2026-2031Sorotan Pakar Hukum Terhadap Putusan Pengadilan Kasus Pertamina Patra Niaga

Paling Banyak Dibaca

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

Internasional

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

30 Jul 2026

Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&B

Ekonomi

Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&B

30 Jul 2026

Gugatan Ganti Rugi Rp206 Juta Roy Suryo atas Penahanan Tidak Sah

Hukum

Gugatan Ganti Rugi Rp206 Juta Roy Suryo atas Penahanan Tidak Sah

31 Jul 2026

Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

Ekonomi

Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata Antarnegara

Pariwisata

Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata Antarnegara

30 Jul 2026

Memahami Kinerja Keuangan dan Langkah Investasi CDIA pada Semester I 2026

Ekonomi

Memahami Kinerja Keuangan dan Langkah Investasi CDIA pada Semester I 2026

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri DitangkapInternasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&BEkonomi 路 30 Jul 2026
  3. 3Gugatan Ganti Rugi Rp206 Juta Roy Suryo atas Penahanan Tidak SahHukum 路 31 Jul 2026
  4. 4Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
  5. 5Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata AntarnegaraPariwisata 路 30 Jul 2026
Bisnis
Market
Edukasi
Olahraga
Lingkungan
Teknologi
Politik & Hukum
Berita Nasional
Hiburan
Perjalanan & Wisata
Cuaca
Sepak Bola
Politik
Travel

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap