Pemerintah melalui Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) memperketat pengawasan penyaluran bahan bakar minyak bersubsidi setelah menemukan indikasi penyalahgunaan di lapangan. Kepala BPH Migas Wahyudi Anas dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi XII DPR mengungkapkan adanya anomali transaksi satu unit kendaraan berpelat nomor BM...0 UO yang mampu mengisi BBM subsidi hingga mendekati 2.560 liter dalam sebulan dengan memanfaatkan QR Code yang berganti-ganti sebanyak satu hingga tiga kali sehari.
Langkah penertiban distribusi ini berjalan beriringan dengan pelaksanaan kebijakan registrasi QR Code MyPertamina untuk pembelian BBM subsidi Pertalite dan Biosolar, yang membatasi volume transaksi harian serta menyaring kendaraan yang berhak menerima subsidi negara.
Berapa Batas Kuota Harian Pembelian Pertalite dan Biosolar?
Berdasarkan Keputusan Kepala BPH Migas Nomor 024/KOM/BPH.DBBM/2026 yang ditandatangani Wahyudi Anas di Jakarta pada 30 Maret 2026, volume pembelian BBM bersubsidi diatur dengan batasan kuota tertentu per kendaraan setiap harinya:
Evaluasi Kebijakan Insentif Fiskal Pembelian Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai Mengemuka di Jakarta

- Kendaraan bermotor roda empat untuk angkutan orang atau barang: maksimal 50 liter per hari untuk Pertalite maupun Biosolar.
- Kendaraan layanan umum (mobil ambulans, mobil jenazah, pemadam kebakaran, dan truk pengangkut sampah): maksimal 50 liter Pertalite per hari.
- Kendaraan bermotor umum roda empat pengangkut orang atau barang pengguna Biosolar: maksimal 80 liter per hari.
- Kendaraan bermotor umum roda enam atau lebih pengangkut orang atau barang pengguna Biosolar: maksimal 200 liter per hari.
Dokumen Apa Saja yang Diperlukan untuk Registrasi MyPertamina?
Pertamina membuka pendaftaran konsumen subsidi melalui laman resmi subsiditepat.mypertamina.id sejak 1 Juli 2022. Konsumen tidak diwajibkan mengunduh aplikasi MyPertamina di ponsel pintar untuk mendaftar, melainkan cukup menyiapkan berkas digital pendukung:
- Kartu Tanda Penduduk (KTP)
- Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK)
- Foto fisik kendaraan
- Alamat email aktif
- Dokumen pendukung lain yang dipersyaratkan pada portal
Berapa Lama Proses Verifikasi dan Bagaimana Cara Menggunakan QR Code?
Proses verifikasi berkas pendaftaran di situs Subsidi Tepat memerlukan waktu maksimal tujuh hari kerja. Setelah data dinyatakan valid dan terdaftar, konsumen akan menerima kode QR melalui pemberitahuan surat elektronik atau notifikasi langsung pada akun situs pendaftaran.
Kode QR tersebut tidak harus selalu dibuka melalui aplikasi ponsel saat bertransaksi di SPBU. Pemilik kendaraan dapat mencetak kode QR dalam bentuk fisik kertas dan menunjukkannya kepada petugas SPBU ketika membeli Pertalite atau Biosolar.
Perkembangan Pembangunan Infrastruktur Ibu Kota Nusantara IKN di Berbagai Sektor

Mengapa Pajak Kendaraan Berpengaruh terhadap Pembelian BBM Subsidi?
Kepatuhan pajak daerah mulai dikaitkan langsung dengan hak pembelian BBM bersubsidi. Di Nusa Tenggara Timur, Gubernur Melki Laka Lena memberlakukan larangan pengisian BBM subsidi bagi kendaraan yang menunggak pajak dan kendaraan berpelat nomor luar daerah, sebagaimana tercantum dalam Peraturan Gubernur NTT Nomor 13 Tahun 2025.
Langkah serupa juga disuarakan di tingkat daerah lain. Ketua DPRD Provinsi Jambi Muhammad Hafiz menyarankan pemerintah menghapus QR Code kendaraan yang terbukti menunggak kewajiban pajak guna mencegah penyalahgunaan subsidi bahan bakar.






