Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menemukan lebih dari 81 ribu transaksi judi online yang melibatkan ribuan pegawainya sepanjang periode 2024 hingga 2025. Dari seluruh aktivitas terlarang tersebut, nilai akumulasi transaksi tercatat menembus lebih dari Rp12 miliar.
Menteri PU Dody Hanggodo menyatakan bahwa temuan tersebut telah ditindaklanjuti secara serius. Pihaknya langsung melakukan pemeriksaan intensif serta menjatuhkan sanksi tegas kepada seluruh pegawai yang terbukti melakukan pelanggaran.
Tercatat sekitar 2.000 pegawai PU masuk dalam proses pemeriksaan. Penanganan perkara ini dilakukan langsung oleh Inspektorat Jenderal Kementerian PU berdasarkan penelusuran data, temuan bukti, serta ketentuan hukum yang berlaku. Dari total pegawai yang diperiksa, sebagian telah resmi dijatuhi sanksi, sedangkan sebagian lainnya masih menjalani proses penindakan sesuai tingkat pelanggaran masing-masing.
WN Malaysia Minta Bareskrim Periksa Kombes F di Kasus Investasi Emas

Penegakan Disiplin dan Tingkatan Sanksi
Kementerian PU memberlakukan penindakan disiplin berjenjang sesuai beratnya pelanggaran yang dilakukan oleh pegawai terkait aktivitas judi online.
Untuk kategori pelanggaran ringan, sanksi yang diberikan mencakup teguran lisan, teguran tertulis, hingga pernyataan tidak puas yang disampaikan secara tertulis. Sementara itu, untuk pelanggaran tingkat sedang, aparatur yang terlibat dapat dijatuhi sanksi berupa penundaan kenaikan gaji berkala, penundaan kenaikan pangkat, hingga penurunan pangkat selama kurun waktu satu tahun.
Utang Luar Negeri RI Tembus Rp8.042,91 T pada Juli 2026

Inspektur Jenderal Kementerian PU Maulidya Indah Junica menegaskan bahwa sanksi paling berat menanti para pegawai yang melakukan pelanggaran fatal. Sanksi berat tersebut dapat berupa penurunan jabatan, pembebasan dari jabatan, hingga pemberhentian resmi sebagai pegawai sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Menanggapi temuan ini, Sekretaris Jenderal Kementerian PU Apri Artoto menjelaskan bahwa seluruh data dan hasil pemeriksaan perkara judi online ini menjadi bahan evaluasi menyeluruh. Evaluasi tersebut difokuskan untuk memperbaiki sistem pembinaan pegawai sekaligus memperketat pengawasan internal di lingkungan Kementerian PU ke depan.






