berputar.id
BerandaNewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPopuler
Beranda/Nasional

Kemenkeu Beralih ke Metode Base Money untuk Pantau Likuiditas Sistem Keuangan

Usat BalangDiterbitkan 3 Sep 2026 - 00.00 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Kemenkeu Beralih ke Metode Base Money untuk Pantau Likuiditas Sistem Keuangan
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pihaknya akan menggunakan metode uang primer atau base money (M0) guna memantau kondisi likuiditas dalam sistem keuangan. Melalui perubahan pendekatan ini, pemerintah ke depan tidak lagi menggunakan rasio alat likuid terhadap dana pihak ketiga (AL/DPK) sebagai tolok ukur utama likuiditas.

Purbaya menilai penggunaan base money jauh lebih tepat karena mampu menggambarkan kondisi riil di lapangan secara menyeluruh. Sebaliknya, ia mengkritik rasio AL/DPK yang dinilai sering kali memberikan sinyal semu mengenai kondisi ketahanan dana perbankan.

"AL/DPK itu semu, kadang-kadang bagus terus. Perbankannya kurang uang saja enggak tahu kadang-kadang angkanya. Jadi saya enggak pakai itu, saya pakai angka yang lain, yakni pakai base money," ujar Purbaya.

Baca Juga

Daryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa Besar

Daryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa Besar

Gambaran Menyeluruh Likuiditas dan Kredit

Menurut Purbaya, indikator base money, M0, maupun primary money selama ini terbukti andal untuk memetakan dinamika likuiditas sistem keuangan secara menyeluruh. Selain itu, indikator tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk memantau performa serta kondisi penyaluran kredit perbankan.

Berdasarkan data yang dipaparkannya, pertumbuhan base money di Indonesia menunjukkan pergerakan positif dengan capaian sebesar 18,3 persen pada akhir Juli 2026.

Perkuat Koordinasi dengan Bank Indonesia

Untuk menjaga dan memperkuat likuiditas di pasar, Kementerian Keuangan akan terus berkoordinasi secara erat dengan Bank Indonesia (BI) selaku otoritas moneter. Sinergi antara kebijakan fiskal dan moneter dipandang krusial dalam menciptakan stabilitas perbankan sekaligus memacu pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga

Sebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di Pengungsian

Sebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di Pengungsian

"Jadi saya pikir dengan koordinasi lebih baik antara keuangan dengan bank sentral (BI), ruang bagi kita untuk menciptakan kondisi likuiditas yang bagus untuk perbankan terbuka lebar," ungkap Purbaya.

Melalui penguatan koordinasi tersebut, ketersediaan likuiditas diharapkan tidak lagi seketat periode-periode sebelumnya, sehingga sektor swasta memiliki ruang yang lebih leluasa untuk tumbuh lebih baik.

Sumber: CNBC Indonesia

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Menteri KeuanganPurbaya Yudhi Sadewa

Berita Terbaru Lainnya

Bursa Mineral ICOMEX Bakal Dibentuk Hari Ini, Beroperasi 4 Januari 2027The Fed Naikkan Suku Bunga, Bursa Asia Kompak MenguatRekomendasi Saham Hari Ini, INCO, MITI, hingga DPUMDaryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa BesarSebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di PengungsianRSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi OtakMenguak Misteri Keberadaan Nusron Usai KPK OTT Kasus HGB SummareconPurbaya Jadi Menkeu Setahun, Berapa Uang Pensiunnya?

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

Olahraga

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

2 Sep 2026

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

Teknologi

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

25 Agu 2026

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

Nasional

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

16 Sep 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?Olahraga 路 2 Sep 2026
  3. 3Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian KomdigiTeknologi 路 25 Agu 2026
  4. 4Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 TriliunNasional 路 16 Sep 2026
  5. 5Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNS

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap