Aktivitas pemindahan bahan bakar di kawasan permukiman padat Koja, Jakarta Utara, berujung petaka pada sore hari. Sebanyak enam unit rumah kontrakan ludes terbakar setelah api dari kompor menyambar tumpahan bensin yang tengah disuling.
Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu mengungkapkan bahwa peristiwa bermula dari penyulingan bensin dari dua unit sepeda motor. Bahan bakar tersebut hendak dipindahkan ke dalam salah satu kontrakan yang difungsikan sebagai lokasi penyimpanan.
Situasi yang semula berjalan biasa berubah drastis saat seorang tetangga korban menyalakan kompor untuk memasak pada waktu yang bersamaan. Api kompor langsung menyambar ceceran bensin yang tumpah selama proses pemindahan, memicu kobaran api besar yang merembet cepat ke unit-unit kontrakan di sekitarnya.
DPO Bandar Besar Obat Keras di Tanah Abang Berhasil Ditangkap

Perwira Sudin Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Gatot Sulaeman, menyatakan kebakaran tersebut mengakibatkan tiga orang penghuni mengalami luka bakar. Para korban terdiri dari dua pria dan satu wanita yang berada di lokasi saat api berkobar.
Korban pertama, seorang pria berinisial AB (50), menderita luka bakar di bahu kiri. Sementara itu, dua korban lainnya yakni LN (41) dan FB (22) masing-masing mengalami luka bakar pada bagian lengan tangan kanan.
Kebakaran TPA Putri Cempo Solo, Api Berkobar Hebat di Blok B

Ketiga korban yang merupakan warga penghuni kontrakan terdampak telah dievakuasi ke RSUD Koja untuk mendapatkan penanganan medis intensif.






