Tim relawan kesehatan dari Universitas Syiah Kuala (USK) Aceh menyisir tenda-tenda pengungsian warga terdampak bencana gempa bumi di kawasan Waso, Kecamatan Lambaleda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Tim medis ini bergerak langsung ke lokasi untuk menyalurkan bantuan logistik darurat sekaligus memeriksa kondisi kesehatan para penyintas.
Bantuan yang didistribusikan mencakup produk makanan siap saji tahan lama hasil produksi USK sebagai alternatif pengganti nasi, pasokan pangan darurat tambahan, serta perlengkapan sanitasi berupa popok bayi yang diserahkan langsung di tempat penampungan sementara.
Penyebab Kebakaran Rumah di Koja Jakut, Api Kompor Menyambar Bensin

Ketua Tim Relawan USK untuk Penanggulangan Bencana NTT, Teuku Maulana, menjelaskan bahwa kehadiran tim bertujuan untuk memastikan kebutuhan vital pengungsi terpenuhi secara langsung. Selain menyalurkan logistik, para relawan menjalin komunikasi aktif dengan warga dan perangkat wilayah setempat guna memetakan prioritas bantuan, sebelum meneruskan laporan situasi terkini kepada posko penanganan dan instansi berwenang.
Perjalanan menuju kantong pengungsian di Waso menghadapi kendala geografis. Akses dari pusat pemerintahan dan fasilitas kesehatan utama di ibu kota Kabupaten Manggarai Timur tergolong sulit serta membutuhkan waktu tempuh yang panjang.
DPO Bandar Besar Obat Keras di Tanah Abang Berhasil Ditangkap

Misi respons krisis kesehatan ini telah berlangsung selama sepekan di sejumlah titik gempa di wilayah NTT. Tim kemanusiaan tersebut berkekuatan tujuh orang tenaga medis, terdiri dari dokter dan perawat. Berdasarkan surat penugasan resmi, delegasi ini dipimpin oleh Teuku Maulana yang merupakan dosen Fakultas Kedokteran USK asal Padang Tiji, Pidie, dengan didampingi staf pengajar Fakultas Kedokteran T. Nanta Aulia serta Guru Besar Fakultas Keperawatan USK Marlina.






