berputar.id
BerandaNewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPopuler
Beranda/Nasional

Keliru, Erupsi Anak Krakatau Picu Darurat Tsunami Selat Sunda

Slamet PrabowoDiterbitkan 8 Sep 2026 - 13.11 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Keliru, Erupsi Anak Krakatau Picu Darurat Tsunami Selat Sunda
Foto/Ilustrasi: Tirto
A-A+

Sebanyak 20 sensor pengukur tsunami (tsunami gauge) milik Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) di kawasan Selat Sunda tidak mendeteksi anomali muka air laut menyusul aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau. Temuan tersebut membantah narasi di media sosial yang mengeklaim munculnya status darurat tsunami di kawasan pesisir Banten dan Lampung.

Klaim keliru tersebut awalnya disebarkan oleh akun Facebook "R Morris Sihotang" pada Minggu (6/9/2026). Unggahan itu menyebut sejumlah wilayah berisiko tinggi diterjang tsunami, mulai dari pesisir Lampung, Anyer, Pandeglang, Kota Serang, hingga gugusan pulau di Selat Sunda. Hingga Selasa (8/9/2026), kiriman itu telah mengumpulkan 182 komentar dan dibagikan ulang sebanyak 41 kali.

Hasil Pemantauan Badan Geologi dan BMKG

Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengonfirmasi bahwa status Gunung Anak Krakatau saat ini memang berada di Level III (Siaga). Kendati demikian, otoritas tidak pernah mengeluarkan peringatan ataupun status darurat tsunami untuk wilayah pesisir di sekitarnya.

Baca Juga

WMO Peringatkan Ancaman Kebakaran Hutan dan Gelombang Panas Terhadap Kualitas Udara Global

WMO Peringatkan Ancaman Kebakaran Hutan dan Gelombang Panas Terhadap Kualitas Udara Global

Berdasarkan rekaman pos pengamatan, episode erupsi menerus yang sempat berlangsung sekitar 25 jam sejak 4 September 2026 telah rampung pada 6 September 2026. Karakteristik aktivitas vulkanik kemudian kembali menunjukkan pola erupsi strombolian.

BMKG turut memperkuat hasil evaluasi lapangan lewat analisis High-Frequency Radar (HF Radar) di stasiun Carita dan Tanjung Lesung. Alat pemantau tersebut menunjukkan potensi timbulnya tsunami akibat aktivitas gunung api berada pada kategori rendah, yakni di bawah 40 persen, dengan tinggi gelombang laut yang tetap terpantau normal di kisaran satu meter. BMKG hanya mencatat fenomena sekunder berupa gangguan geomagnetik yang sejalan dengan peningkatan sambaran petir vulkanik pada sensor di Lampung Selatan dan Serang dalam rentang waktu 12 jam.

Baca Juga

51.591 Rumah Terdampak Gempa M7,7 NTT Selesai Diverifikasi BNPB

51.591 Rumah Terdampak Gempa M7,7 NTT Selesai Diverifikasi BNPB

Kepala Badan Geologi Lana Saria menjelaskan bahwa pertumbuhan fisik Gunung Anak Krakatau pasca-erupsi 22 Desember 2018 masih relatif kecil, sehingga tidak memiliki potensi keruntuhan skala masif yang mampu memicu gelombang tsunami. Badan Geologi tetap mengingatkan masyarakat dan wisatawan untuk mematuhi rekomendasi keselamatan resmi dengan tidak mendekati area kawah dalam radius 3 kilometer.

Sumber: Tirto

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

BMKG

Berita Terbaru Lainnya

WMO Peringatkan Ancaman Kebakaran Hutan dan Gelombang Panas Terhadap Kualitas Udara Global51.591 Rumah Terdampak Gempa M7,7 NTT Selesai Diverifikasi BNPBWNA Terdampak Erupsi Diberi Izin Tinggal Darurat dan Bebas Biaya OverstaySido Muncul Kembali Salurkan Bantuan Rp510 Juta untuk Masyarakat Terdampak Gempa NTTPuan Minta Dugaan Lahan Bekas Kebakaran Hutan Jadi Kebun Sawit Diselidiki12 Titik Kebakaran Landa Kabupaten Bogor, TPA Galuga Belum PadamGempa Magnitudo 5,2 Guncang 60 km Timur Laut RUTENG-MANGGARAI-NTTBMKG Minta Warga Tak Terpengaruh Video Viral Ramalan Gempa M 9

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

Nasional

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

9 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  3. 3Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RINasional 路 4 Agu 2026
  4. 4Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  5. 5Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota MalangNasional 路 9 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNS

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap