Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali diguncang aktivitas seismik. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi peristiwa gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,2 yang berpusat di laut pada Kamis, 8 September 2026, pukul 11.40 WIB.
Pusat gempa tersebut tercatat berada di 60 kilometer timur laut Ruteng, Kabupaten Manggarai, NTT. Berdasarkan data BMKG, episentrum gempa terletak pada koordinat 8,08 Lintang Selatan (LS) dan 120,56 Bujur Timur (BT) dengan kedalaman 10 kilometer.
Daryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa Besar

BMKG memastikan guncangan gempa dangkal ini tidak berpotensi menimbulkan gelombang tsunami. Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai kerusakan infrastruktur maupun korban akibat peristiwa tersebut.
Getaran di kawasan ini merupakan kelanjutan dari aktivitas kegempaan yang tercatat sebelumnya. Sehari menjelang peristiwa ini, tepatnya pada 7 September 2026, gempa berkekuatan magnitudo 4,1 juga terjadi pada titik 57 kilometer utara Ruteng dan getarannya sempat dirasakan oleh warga di wilayah Kabupaten Manggarai.
Sebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di Pengungsian

Masyarakat di wilayah Manggarai dan sekitarnya diimbau untuk tetap waspada serta mengikuti arahan dan pembaruan informasi resmi dari pihak berwenang guna mengantisipasi kemungkinan gempa susulan.






