Pasar otomotif di Indonesia kembali diramaikan oleh kehadiran merek baru pada tahun 2026. Leapmotor secara resmi mengumumkan langkah perdananya untuk masuk ke pasar Indonesia melalui ajang pameran otomotif bergengsi, Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Pada peluncuran yang diselenggarakan pada hari Rabu, 29 Juli 2026 tersebut, pabrikan ini langsung memperkenalkan dua model mobil listrik unggulannya, yaitu Leapmotor B10 dan Leapmotor C10. Kehadiran dua kendaraan ramah lingkungan ini menjadi penanda awal dari komitmen perusahaan dalam menyediakan alternatif mobilitas baru bagi konsumen otomotif di tanah air.
Keputusan Leapmotor untuk melakukan ekspansi ke pasar domestik Indonesia didukung oleh pencapaian yang sangat kuat di pasar global maupun di negara asalnya. Berdasarkan data per bulan Juni 2026, Leapmotor mengeklaim bahwa perusahaannya telah berhasil menjadi startup New Energy Vehicle (NEV) dengan volume penjualan paling besar di wilayah China. Tidak hanya berjaya di pasar domestik mereka, rekam jejak pengiriman kendaraan secara global dari pabrikan ini juga dilaporkan telah menembus angka 1,5 juta unit. Angka pengiriman global yang masif tersebut menjadi modal penting bagi perusahaan dalam meyakinkan konsumen di pasar-pasar baru, termasuk konsumen yang berada di Indonesia.
Ketertarikan pabrikan asal China ini terhadap pasar domestik juga tidak lepas dari besarnya potensi otomotif nasional. CEO PT Indomobil National Distributor, Tan Kim Piauw, memaparkan pandangannya mengenai posisi strategis Indonesia di kawasan regional. Dalam keterangannya, Tan Kim Piauw menegaskan bahwa Indonesia merupakan salah satu pasar otomotif terbesar yang ada di wilayah Asia Tenggara. Potensi pasar yang begitu luas ini dinilai sangat tepat untuk menyerap inovasi kendaraan listrik yang dibawa oleh model B10 dan C10, sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat akan kendaraan yang lebih modern dan ramah lingkungan.
Bocah 14 Tahun di Yogya Curi Rp 200 Ribu dari Kotak Infak, Takmir Masjid Maafkan

Sebagai bentuk keseriusan dalam menggarap pasar otomotif di Indonesia, Leapmotor tidak hanya sekadar mengimpor dan menjual kendaraan secara utuh. Perusahaan telah menyusun rencana strategis untuk melakukan lokalisasi produk agar lebih kompetitif. Kedua model kendaraan listrik yang diperkenalkan, yakni Leapmotor B10 dan Leapmotor C10, dipastikan akan dirakit secara lokal di dalam negeri. Rencana perakitan lokal ini akan direalisasikan melalui kemitraan strategis yang dijalin antara Indomobil dan Stellantis. Untuk fasilitas produksinya sendiri, seluruh proses perakitan kendaraan listrik Leapmotor tersebut nantinya akan dipusatkan di fasilitas manufaktur milik PT National Assemblers.
Untuk menarik minat konsumen pada masa awal peluncurannya di pameran GIIAS 2026, Leapmotor menawarkan skema harga khusus yang sangat kompetitif untuk kedua model mobil listrik terbarunya. Bagi konsumen yang tertarik dengan model Leapmotor B10, perusahaan menetapkan harga peluncuran khusus sebesar Rp 449 juta. Angka penawaran ini lebih rendah jika dibandingkan dengan harga normalnya yang dipatok pada angka Rp 499 juta. Selisih harga yang ditawarkan pada masa perkenalan ini diharapkan mampu menjadi daya tarik utama bagi para peminat kendaraan ramah lingkungan yang ingin mencoba teknologi terbaru dari Leapmotor.
BGN Perkuat Regulasi MBG, 4 Aturan Turunan Perpres soal Tata Kelola Disiapkan

Sementara itu, untuk model kendaraan yang berada di segmen lebih tinggi, yakni Leapmotor C10, perusahaan juga menyiapkan strategi harga peluncuran yang tidak kalah menarik. Harga khusus peluncuran yang ditawarkan untuk Leapmotor C10 adalah sebesar Rp 598 juta. Harga promo tersebut lebih terjangkau dibandingkan dengan harga normal kendaraan yang dipatok pada angka Rp 618 juta. Penawaran harga spesial untuk model B10 dan C10 ini memberikan kesempatan bagi calon pembeli untuk mendapatkan kendaraan listrik dengan spesifikasi global namun dengan banderol harga yang lebih efisien selama masa perkenalan produk.
Meskipun menawarkan potongan harga yang signifikan pada masa peluncuran, calon konsumen perlu memperhatikan bahwa skema harga spesial ini memiliki batasan kuota. Pihak perusahaan menetapkan ketentuan secara tegas bahwa harga khusus peluncuran tersebut hanya berlaku dan disediakan bagi 500 pembeli pertama untuk masing-masing model kendaraan. Artinya, harga Rp 449 juta hanya berlaku untuk 500 unit pertama Leapmotor B10, dan harga Rp 598 juta hanya berlaku untuk 500 unit pertama Leapmotor C10. Setelah kuota pembeli pertama tersebut terpenuhi seluruhnya, harga kedua model kendaraan listrik tersebut akan kembali ke tarif normal yang telah ditetapkan oleh pihak distributor.






