berputar.id
BerandaRegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita LokalBisnisMarketEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiPolitik & HukumBerita NasionalHiburanPerjalanan & WisataCuacaSepak BolaPolitikTravelPopuler
Beranda/Ekonomi

Katalis Laporan Keuangan Kuartal II-2026 Terhadap Pergerakan Saham Tambang

Yolanda RumbayanDiterbitkan 1 Agu 2026 - 08.11 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Katalis Laporan Keuangan Kuartal II-2026 Terhadap Pergerakan Saham Tambang
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Musim rilis laporan keuangan paruh pertama tahun 2026 menjadi perhatian besar bagi para pelaku pasar modal di Indonesia. Kinerja keuangan emiten sektor pertambangan terbukti menjadi salah satu pendorong utama pergerakan harga saham di sektor ini. Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta, menyatakan bahwa sentimen laporan keuangan kuartal kedua tahun 2026 bertindak sebagai salah satu katalis utama yang memicu pergerakan harga saham, terutama untuk emiten tambang. Investor perlu mengamati berbagai indikator operasional di balik pergerakan ini agar dapat melihat saham mana yang paling prospektif.

Secara akumulatif, pendapatan para emiten pertambangan logam diproyeksikan mencapai US$4,5 miliar pada paruh pertama tahun 2026. Menurut riset BRI Danareksa Sekuritas, proyeksi pendapatan pada kuartal kedua tahun 2026 tersebut mencerminkan pertumbuhan sebesar 12% secara kuartalan. Selain itu, angka ini juga menunjukkan kenaikan signifikan hingga 38% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Pertumbuhan pendapatan ini dinilai belum mencerminkan pemulihan volume produksi secara luas. Peningkatan kinerja tersebut lebih ditopang oleh faktor harga jual produk, waktu penjualan, pergerakan persediaan, serta bauran produk.

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

RegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita Lokal

Dalam menentukan saham tambang yang paling menarik untuk paruh kedua tahun 2026, riset BRI Danareksa Sekuritas menggunakan tiga kriteria utama dalam mengevaluasi emiten. Kriteria pertama adalah kemampuan menghasilkan laba atau earnings delivery. Kriteria kedua adalah ketahanan terhadap risiko kebijakan atau policy insulation. Kriteria ketiga adalah visibilitas eksekusi bisnis atau execution visibility. Berdasarkan pertimbangan tersebut, pihak sekuritas lebih memilih beberapa saham yang dinilai memiliki prospek menarik. Saham-saham pilihan tersebut meliputi PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM), PT Timah (Persero) Tbk (TINS), AMMN, PT Vale Indonesia Tbk (INCO), NCKL, MBMA, dan BRMS.

Baca Juga

Pendapatan Pertamina Geothermal Energy Capai 204,85 Juta Dolar AS pada Kuartal II 2026

Pendapatan Pertamina Geothermal Energy Capai 204,85 Juta Dolar AS pada Kuartal II 2026

Terkait pergerakan saham sektor pertambangan pelat merah, indikasi pemulihan mulai terlihat di pasar. Nafan Aji Gusta mencatat bahwa saham-saham tambang milik negara mulai menunjukkan indikasi rebound. Kendati demikian, penguatan harga saham tersebut masih bersifat selektif dan belum sepenuhnya membentuk tren naik yang kuat. Sebagai gambaran kinerja, dua anak usaha MIND ID telah menyampaikan laporan keuangan mereka per 30 Juni. Kedua perusahaan tersebut, yaitu INCO dan TINS, terpantau mengalami peningkatan pada pos pendapatan baris atas atau top-line.

Kinerja spesifik dari PT Vale Indonesia Tbk (INCO) menunjukkan pencatatan laba periode berjalan pada semester pertama tahun 2026 yang tumbuh sangat pesat. Laba INCO naik lebih dari empat kali lipat menjadi US$104,37 juta atau setara dengan Rp1,89 triliun. Angka laba tersebut terbang 313,4% dibandingkan dengan pencapaian pada semester pertama tahun 2025 yang hanya sebesar US$25,24 juta. Di sisi lain, PT Timah (Persero) Tbk (TINS) membukukan laba bersih sebesar Rp2,71 triliun pada paruh pertama tahun 2026. Pencapaian TINS ini telah melampaui target laba bersih setahun penuh yang ditetapkan sebesar Rp1,61 triliun, atau mencapai 169% dari target.

Baca Juga

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Sentimen positif dari laporan keuangan ini langsung tecermin pada pergerakan harga saham di pasar modal pada penutupan perdagangan Sesi I hari Jumat, 31 Juli 2026. Saham PT Vale Indonesia (Persero) Tbk (INCO) tercatat menguat sebesar 7,65% ke level Rp5.275 per lembar saham. Saham PT Timah Tbk (TINS) juga mengalami kenaikan sebesar 5,62% ke level Rp3.760 dalam periode yang sama. Sementara itu, saham PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) mengalami kenaikan tipis sebesar 0,35% ke level Rp2.870. Namun, tidak semua saham tambang merespons secara positif, di mana saham PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) terpantau stagnan di harga Rp2.350.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

InvestasiLaporan KeuanganBursa Efek IndonesiaSaham TambangINCOTINS

Berita Terbaru Lainnya

Cara Menyesuaikan Rencana Aktivitas di Jakarta Berdasarkan Prakiraan Cuaca BMKG Sabtu (1/8)Kesan Unai Emery Kembali ke Jakarta Bersama Aston VillaPanduan Memahami Dinamika Isu Reshuffle Kabinet dan Pengisian Jabatan KosongLulusan SPPI Calon Manajer Koperasi Masih Menanti Nominal Gaji dan Rincian TugasPenyebab Utama Terjadinya Salah Paham Saat Berkomunikasi Menurut PsikologiPanduan Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Acara Zikir Kebangsaan 2026 di MonasKehadiran Leapmotor di Indonesia, Detail Harga B10, C10, dan Rencana Perakitan LokalFenomena Pagar Tinggi di Mal dan Gedung Jakarta, Benarkah Ada Potensi Kerusuhan?

Paling Banyak Dibaca

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

Internasional

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

30 Jul 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Kronologi Lengkap Kasus Pembunuhan Keluarga di Warakas dan Tuntutan Hukumnya

Hukum

Kronologi Lengkap Kasus Pembunuhan Keluarga di Warakas dan Tuntutan Hukumnya

1 Agu 2026

Cara Memahami Transisi Anggaran Program Makan Bergizi Gratis Pascaputusan MK

Nasional

Cara Memahami Transisi Anggaran Program Makan Bergizi Gratis Pascaputusan MK

1 Agu 2026

Gugatan Ganti Rugi Rp206 Juta Roy Suryo atas Penahanan Tidak Sah

Hukum

Gugatan Ganti Rugi Rp206 Juta Roy Suryo atas Penahanan Tidak Sah

31 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri DitangkapInternasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar GlobalEkonomi 路 1 Agu 2026
  3. 3Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  4. 4Kronologi Lengkap Kasus Pembunuhan Keluarga di Warakas dan Tuntutan HukumnyaHukum 路 1 Agu 2026
  5. 5Cara Memahami Transisi Anggaran Program Makan Bergizi Gratis Pascaputusan MKNasional 路 1 Agu 2026
Bisnis
Market
Edukasi
Olahraga
Lingkungan
Teknologi
Politik & Hukum
Berita Nasional
Hiburan
Perjalanan & Wisata
Cuaca
Sepak Bola
Politik
Travel

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap