Kementerian Pertanian Republik Indonesia baru-baru ini mengungkap sebuah temuan mengejutkan terkait peredaran beras fortifikasi di masyarakat. Berdasarkan pengujian awal yang dilakukan oleh pihak kementerian, sebagian besar produk yang telah terdaftar secara resmi diduga kuat tidak memenuhi standar mutu yang ditetapkan oleh pemerintah. Kasus ini menjadi perhatian serius karena tidak hanya menyangkut persoalan kualitas pangan, tetapi juga berpotensi merugikan masyarakat dalam jumlah yang sangat besar secara finansial. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman








