KAI Properti telah menyelesaikan proyek peningkatan fasilitas pelayanan di Stasiun Cikampek. Langkah penataan infrastruktur perkeretaapian ini difokuskan pada peninggian konstruksi peron serta penambahan atap overcapping guna menunjang kenyamanan penumpang kereta api.
Manager of Corporate Communication KAI Properti, Bramantya Candrika, menjelaskan bahwa pengerjaan peninggian peron di Stasiun Cikampek tersebut dilaksanakan secara bertahap sejak 17 Januari 2025 hingga selesai pada 12 Maret 2026. Penataan menyeluruh ini mencakup area kerja dengan total panjang mencapai 507,5 meter yang terbagi di dua titik peron utama, yakni Peron 2 dan Peron 5.
Stasiun Cikampek merupakan salah satu simpul transportasi strategis yang berada di bawah wilayah pengelolaan PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta. Stasiun ini aktif melayani perjalanan kereta api jarak jauh maupun perjalanan kereta api lokal. Tingkat keterisian dan pergerakan penumpang di stasiun ini tercatat signifikan, di mana sepanjang periode Januari hingga Agustus 2026, Stasiun Cikampek melayani total 261.848 pelanggan. Jumlah tersebut terdiri atas 128.240 pelanggan keberangkatan dan 133.608 pelanggan kedatangan.
Rincian Teknis Peninggian Peron 2 dan Peron 5
Penataan peron dilakukan untuk mengoptimalkan aksesibilitas penumpang saat naik dan turun dari rangkaian kereta api, baik kereta api jarak jauh maupun lokal. Berikut adalah spesifikasi teknis dan transformasi dimensi pada kedua peron tersebut:
1. Peninggian Peron 2 Sebelum dilakukan penataan, kondisi eksisting Peron 2 merupakan peron rendah dengan ketinggian sekitar 10 sentimeter dari kepala rel. Fasilitas ini telah direkonstruksi dan ditingkatkan statusnya menjadi peron tinggi dengan elevasi sekitar 1 meter dari kepala rel. Bentang panjang Peron 2 yang telah ditinggikan ini mencapai 239,5 meter.
Platform Ekspor PT DSI Diluncurkan 1 September

1. Peninggian Peron 5 Pada kondisi awal, Peron 5 berstatus sebagai peron sedang dengan ketinggian kurang lebih 43 sentimeter dari kepala rel. Area ini telah ditingkatkan menjadi peron tinggi berukuran sekitar 1 meter dari kepala rel dengan panjang bentang fisik mencapai 268 meter.
Secara kumulatif, perbaikan Peron 2 (239,5 meter) dan Peron 5 (268 meter) menghasilkan pembaruan infrastruktur peron tinggi sepanjang 507,5 meter di Stasiun Cikampek.
Penambahan Struktur Atap Overcapping di Seluruh Sisi Peron
Selain meninggikan permukaan lantai peron hingga sejajar 1 meter dari kepala rel, KAI Properti membangun fasilitas kanopi pelindung atau atap overcapping. Keberadaan atap ini berfungsi melindungi para pelanggan dari panas matahari dan hujan saat menunggu kedatangan armada atau berpindah antar-jalur.
Struktur atap overcapping di Stasiun Cikampek dipasang pada dua sisi peron dengan pembagian dimensi bentang sebagai berikut:
1. Atap Overcapping Peron 2 Pada Peron 2, instalasi atap pelindung dibangun sepanjang 62 meter di sisi barat dan sepanjang 74 meter di sisi timur.
Genjot Produksi Emas Lewat Keterlibatan Tambang Rakyat

1. Atap Overcapping Peron 5 Pada Peron 5, struktur atap pelindung dirancang lebih panjang, yakni membentang sejauh 68 meter di sisi barat dan 92 meter di sisi timur.
Panduan Memanfaatkan Fasilitas Baru di Stasiun Cikampek
Bagi pelanggan kereta api lokal maupun kereta api jarak jauh di wilayah Daop 1 Jakarta yang beraktivitas di Stasiun Cikampek, berikut beberapa langkah untuk memanfaatkan penataan fasilitas baru ini secara optimal:
1. Memanfaatkan Akses Peron Tinggi saat Boarding Dengan ketinggian peron yang kini mencapai 1 meter dari kepala rel di Peron 2 dan Peron 5, pelanggan dapat melangkah langsung ke pintu kereta api secara lebih rata dan mudah tanpa harus menaiki pijakan tangga yang curam.
1. Menunggu Keberangkatan di Bawah Naungan Overcapping Pelanggan dapat memanfaatkan area tunggu di sepanjang bentang atap overcapping barat maupun timur pada kedua peron agar tetap terlindung dari cuaca panas maupun curah hujan selama menunggu rangkaian kereta tiba.






