berputar.id
BerandaRegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita LokalBisnisMarketEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiPolitik & HukumBerita NasionalHiburanPerjalanan & WisataCuacaSepak BolaPolitikTravelPopuler
Beranda/Ekonomi

Kadin Ungkap Komponen Industri Indonesia Masuk Rantai Pasok Global Tesla hingga IKEA

Slamet PrabowoDiterbitkan 1 Agu 2026 - 06.06 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Kadin Ungkap Komponen Industri Indonesia Masuk Rantai Pasok Global Tesla hingga IKEA
Foto/Ilustrasi: finance.detik.com.
A-A+

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Anindya Bakrie menegaskan bahwa saat ini Indonesia sudah bertransformasi dan menempati posisi strategis sebagai salah satu pemain kunci dalam rantai pasok global. Penegasan tersebut disampaikan menyusul semakin banyaknya produk dalam negeri yang diakui kualitasnya di kancah internasional. Keberhasilan produk buatan Indonesia ini tidak hanya sebatas pada ekspor konvensional, melainkan sudah berhasil masuk dan terintegrasi secara langsung ke dalam ekosistem perusahaan-perusahaan besar berskala dunia.

Pernyataan dan penegasan mengenai posisi strategis Indonesia dalam rantai pasok global tersebut diungkapkan secara langsung oleh Anindya Bakrie dalam sebuah agenda resmi kenegaraan. Hal ini disampaikannya pada saat memberikan sambutan dalam pertemuan penting antara Presiden

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

RegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita Lokal
Prabowo Subianto
dan jajaran pengurus Kadin. Pertemuan antara kepala negara dan para pelaku usaha tersebut diselenggarakan di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, pada hari Jumat, 31 Juli 2026.

Dalam pertemuan di Istana Kepresidenan tersebut, Anindya Bakrie memaparkan sejumlah contoh konkret mengenai produk-produk yang membuktikan kapasitas industri nasional. Ia menyebutkan bahwa banyak sekali produk dunia dan Indonesia yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari rantai pasok dunia dan diproduksi secara langsung di Indonesia. Contoh produk dan entitas yang disebutkan mencakup Dirgantara Indonesia, Pindad, sepatu On Cloud, hingga produk konsumsi seperti Kopiko.

Lebih lanjut, Anindya Bakrie juga menyoroti bagaimana komponen industri buatan dalam negeri telah digunakan oleh berbagai perusahaan multinasional terkemuka. Ia menjelaskan bahwa produk-produk dari Indonesia kini dipakai oleh merek-merek global ternama di berbagai sektor industri. Perusahaan-perusahaan besar dunia yang ekosistemnya telah menggunakan produk buatan Indonesia di antaranya adalah Tesla, Airbus, hingga IKEA.

Baca Juga

Profil dan Pencapaian PT Importa Jaya Abadi di Industri Furnitur Besi

Profil dan Pencapaian PT Importa Jaya Abadi di Industri Furnitur Besi

Keterlibatan produk dalam negeri dalam ekosistem perusahaan global seperti Tesla, Airbus, dan IKEA tersebut sejalan dengan pencapaian nilai ekspor nasional yang mencatatkan angka impresif. Berdasarkan data yang disampaikan dalam pertemuan tersebut, nilai ekspor Indonesia saat ini sudah mencapai angka sekitar US$ 300 miliar per tahun. Jika dikonversikan dengan menggunakan asumsi kurs sebesar Rp 18.022, maka total nilai ekspor tahunan Indonesia tersebut setara dengan sekitar Rp 5.406,6 triliun.

Dari total nilai ekspor tahunan yang mencapai US$ 300 miliar tersebut, Anindya Bakrie merinci lebih jauh mengenai komposisi penyumbang devisa negara. Ia menjelaskan bahwa sekitar US$ 60 miliar dari total ekspor tersebut masih ditopang oleh sektor komoditas utama. Komoditas utama yang menjadi andalan ekspor nasional dan menyumbang angka puluhan miliar dolar tersebut meliputi batu bara, baja nirkarat, dan juga kelapa sawit.

Sementara itu, porsi terbesar dari total ekspor tahunan Indonesia justru tidak berasal dari komoditas mentah. Sisa nilai ekspor yang sangat masif, yakni mencapai sekitar US$ 240 miliar, berasal dari sektor yang lebih bernilai tambah. Angka US$ 240 miliar yang setara dengan sekitar Rp 4.325,28 triliun tersebut bersumber dari produk manufaktur dan juga berbagai komponen industri milik para anggota Kadin yang tersebar di seluruh Indonesia.

Untuk menjaga momentum positif dari besarnya nilai ekspor produk manufaktur dan komponen industri tersebut, Kadin merumuskan sebuah langkah strategis. Kadin kemudian secara resmi meluncurkan sebuah platform yang diberi nama 'We Buy From Indonesia'. Inisiatif peluncuran platform ini dilakukan dengan tujuan utama untuk mendorong peningkatan ekspor nasional secara berkelanjutan serta investasi ke pasar domestik.

Baca Juga

Cara Memantau Transparansi Anggaran Program Makan Bergizi Gratis dan Ketahanan Pangan

Cara Memantau Transparansi Anggaran Program Makan Bergizi Gratis dan Ketahanan Pangan

Selain bertujuan untuk meningkatkan ekspor dan investasi, inisiatif 'We Buy From Indonesia' juga memiliki target strategis lainnya bagi perekonomian nasional. Platform ini diluncurkan untuk mendorong percepatan proses industrialisasi di dalam negeri. Pada saat yang bersamaan, inisiatif ini juga dirancang untuk memperluas dan memperdalam tingkat keterlibatan Indonesia dalam rantai pasok dunia pada masa mendatang.

Anindya Bakrie menekankan bahwa inisiatif 'We Buy From Indonesia' dirancang dengan konsep yang jauh lebih modern dan fungsional. Ia menjelaskan kepada Presiden Prabowo Subianto bahwa inisiatif ini bukan saja sekadar sebuah katalog produk biasa yang bersifat pasif. Lebih dari itu, 'We Buy From Indonesia' dibangun sebagai suatu platform teknologi dan juga perdagangan yang terintegrasi untuk memfasilitasi transaksi global.

Melalui kehadiran platform teknologi dan perdagangan tersebut, Kadin telah menetapkan sejumlah tugas dan sasaran yang harus dicapai. Tugas utama dari inisiatif ini adalah bagaimana meningkatkan pembelian dari klien yang ada pada saat ini. Selain itu, platform ini juga mengemban tugas penting untuk terus meningkatkan kapasitas dari para produsen yang ada di Indonesia agar semakin kompetitif di kancah perdagangan internasional.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Prabowo SubiantoEksporKadinAnindya BakrieTeslaIKEA

Berita Terbaru Lainnya

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Mykhailo Mudryk Siap Kembali Perkuat Chelsea Usai Sanksi Doping DicabutProfil dan Pencapaian PT Importa Jaya Abadi di Industri Furnitur BesiCara Mengembangkan Ide Bisnis Berkelanjutan bagi Mahasiswa Melalui Program GreenovateKlasemen Grup A Piala AFF 2026, Indonesia Amankan Peringkat Kedua Usai Taklukkan Timor LesteFakta Terbaru Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn WijayaCara Memantau Transparansi Anggaran Program Makan Bergizi Gratis dan Ketahanan PanganCara Bijak Orang Tua Mengelola Kecemasan terhadap Pergaulan Anak Remaja

Paling Banyak Dibaca

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

Internasional

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

30 Jul 2026

Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&B

Ekonomi

Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&B

30 Jul 2026

Gugatan Ganti Rugi Rp206 Juta Roy Suryo atas Penahanan Tidak Sah

Hukum

Gugatan Ganti Rugi Rp206 Juta Roy Suryo atas Penahanan Tidak Sah

31 Jul 2026

Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

Ekonomi

Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata Antarnegara

Pariwisata

Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata Antarnegara

30 Jul 2026

Memahami Kinerja Keuangan dan Langkah Investasi CDIA pada Semester I 2026

Ekonomi

Memahami Kinerja Keuangan dan Langkah Investasi CDIA pada Semester I 2026

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri DitangkapInternasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&BEkonomi 路 30 Jul 2026
  3. 3Gugatan Ganti Rugi Rp206 Juta Roy Suryo atas Penahanan Tidak SahHukum 路 31 Jul 2026
  4. 4Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
  5. 5Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata AntarnegaraPariwisata 路 30 Jul 2026
Bisnis
Market
Edukasi
Olahraga
Lingkungan
Teknologi
Politik & Hukum
Berita Nasional
Hiburan
Perjalanan & Wisata
Cuaca
Sepak Bola
Politik
Travel

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap