Dampak bencana banjir bandang yang menerjang sejumlah wilayah di Nepal dilaporkan kian parah seiring pembaruan data korban jiwa dan orang hilang. Otoritas penanggulangan bencana Nepal pada hari Jumat secara tajam menaikkan jumlah korban hilang menjadi 1.924 orang. Angka ini melonjak signifikan setelah sebelumnya laporan jumlah korban yang belum ditemukan berada di kisaran 1.300-an orang.
Selain peningkatan tajam pada data orang hilang, jumlah korban tewas akibat bencana banjir bandang tersebut kini telah mencapai 579 orang.
Rincian Korban Hilang dan Kerusakan Permukiman
Berdasarkan data yang dihimpun otoritas terkait, jumlah 1.924 orang hilang tersebut mencakup 517 warga negara asing serta 933 pekerja proyek pembangkit listrik tenaga air. Para pekerja proyek tersebut berada di area sungai-sungai yang diterjang gelombang banjir bandang pada hari Rabu (26/8).
Pengeroyokan Bambang Setiyawan, 3 Tersangka Ditangkap, Ini Motifnya

Kerusakan parah juga melanda kawasan hunian penduduk. Di Trishuli, Distrik Nuwakot, Nepal, endapan lumpur tebal menutupi kawasan pemukiman warga pascaterjadinya banjir bandang pada hari Kamis (27/8/2026). Hingga kini, tim penyelamat masih terus berupaya aktif melakukan pencarian terhadap para korban yang hilang di berbagai titik terdampak.
Kunjungan Pemimpin dan Upaya Penanganan Bencana
Menyikapi eskalasi bencana ini, Perdana Menteri Nepal Balendra Shah mengunjungi sejumlah wilayah yang mengalami dampak paling parah. Dalam kunjungannya, PM Balendra Shah menginstruksikan pemerintah daerah untuk segera memberikan bantuan kepada keluarga yang kehilangan tempat tinggal serta membuka akses jalan yang tertutup material banjir.
Istri Jurnalis Ikut Mencari Suami yang Hilang Kontak di Selat Sunda

Sementara itu, penanganan dampak bencana juga dilakukan di wilayah perbatasan. Perdana Menteri China Li Qiang mengunjungi kawasan terdampak di Tibet untuk memantau langsung operasi penanganan bencana di lapangan. Guna mempercepat evakuasi dan pencarian, Pemerintah China mengerahkan hampir 800 personel darurat, anjing pelacak, serta perahu cepat untuk membantu operasi penyelamatan.






