Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) meninjau langsung permukiman terdampak gempa di Desa Rokirole, Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Rabu (16/9) petang. Kunjungan ini difokuskan untuk mengecek ratusan rumah warga yang mengalami kerusakan berat akibat guncangan gempa bumi pada bulan lalu sekaligus memastikan langkah rehabilitasi hunian segera berjalan.
Saat berada di lokasi, Jokowi berdialog langsung dengan para penyintas bencana. Salah seorang warga mengungkapkan bahwa ia dan keluarganya terpaksa tinggal di tenda-tenda darurat karena bangunan rumah mereka sudah hancur dan tidak lagi layak huni.
Menanggapi kondisi tersebut, Jokowi menginstruksikan pemerintah daerah setempat untuk segera merampungkan pendataan kerusakan dan kebutuhan pascabencana. Ia menegaskan bahwa perbaikan rumah warga akan dikoordinasikan agar mendapatkan dukungan penanganan dari pemerintah pusat.
Periksa Wakil Rektor-Dosen Unsoed, KPK Usut Proses Seleksi Mahasiswa

Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago yang mendampingi peninjauan menyatakan kesiapan jajarannya untuk menindaklanjuti arahan tersebut. Pemkab Sikka mencatat berbagai kebutuhan mendesak masyarakat terdampak, mulai dari bantuan logistik hingga penyediaan material bangunan untuk rehabilitasi rumah.
Selain didampingi Bupati Sikka, Ketua Umum DPP PSI Kaesang Pangarep dan Sekretaris Dewan Pembina DPP PSI Grace Natalie turut hadir mendampingi Jokowi selama peninjauan di Pulau Palue tersebut.
Menkeu Baru Suahasil Nazara Rapat Perdana dengan DPD, Bahas Apa?

Upaya penanganan dampak gempa di wilayah NTT juga terus dilakukan lintas pihak. Kementerian Sosial sebelumnya telah menyalurkan santunan senilai Rp15 juta kepada ahli waris korban meninggal dunia, sementara relawan membantu distribusi bantuan logistik serta layanan penyembuhan trauma bagi anak-anak di Flores. Dukungan donasi publik juga disalurkan melalui Baznas RI, salah satunya dari The Jakmania sebesar Rp50 juta untuk meringankan beban para korban.






