Pemerintah Kabupaten Bogor menargetkan Jalan Tegar Beriman tersambung langsung dengan jalur Bojonggede-Kemang (Bomang) melalui pembangunan jalan layang (flyover) pada 2027. Proyek infrastruktur ini disiapkan untuk mengatasi hambatan aksesibilitas warga di wilayah barat dan tengah Bogor menuju kawasan pusat pemerintahan di Cibinong.
Bupati Bogor Rudy Susmanto menjelaskan bahwa kehadiran Flyover Bomang dirancang untuk memecah simpul keterpisahan jalur yang selama ini terhalang oleh lintasan rel kereta rel listrik (KRL) relasi Bogor-Jakarta. Ketika ruas ini resmi terhubung, mobilitas masyarakat dari Bojonggede, Kemang, hingga Parung menuju Cibinong dapat berlangsung lebih cepat tanpa harus memutar melewati jalur tol Bogor Outer Ring Road (BORR) maupun kawasan Sentul.
Berikut rangkuman informasi teknis, tahapan, serta dampak dari rencana pembangunan Flyover Bomang.
Kapan Proyek Flyover Bomang Mulai Dikerjakan?
Pembangunan fisik Flyover Bomang dijadwalkan mulai berjalan pada 2027 agar dapat tersambung secara penuh hingga simpang empat Bomang. Guna memastikan pekerjaan lapangan berjalan tepat waktu, proyek ini dimasukkan ke dalam daftar sekitar 10 proyek strategis tahun anggaran 2027 yang akan menjalani mekanisme tender dini pada akhir 2026.
Pedagang Kopi di Jakut Ditipu Pria Ngaku Habis Bensin, Motor Raib Dibawa Kabur

Sebelum konstruksi fisik dimulai, Pemerintah Kabupaten Bogor akan menuntaskan serangkaian tahapan administratif dan legal, mulai dari penetapan lokasi, penilaian aset (appraisal), hingga pengadaan serta pembebasan lahan yang menjadi ranah kewenangan pemerintah daerah.
Berapa Kebutuhan Anggaran Pembangunan Flyover Bomang?
Berdasarkan dokumen detail engineering design (DED) yang telah disusun, kebutuhan biaya untuk merealisasikan pembangunan Flyover Bomang mencapai Rp 150 miliar.
Infrastruktur Pendukung Apa yang Diselesaikan Terlebih Dahulu?
Sebelum pengerjaan utama flyover dimulai, Pemerintah Kabupaten Bogor memprioritaskan perampungan dua jembatan strategis di sepanjang koridor Bomang:
Karhutla di Pekanbaru Bikin Kualitas Udara Memburuk, Siswa TK-SMP Belajar Daring

- Jembatan Sitanggerang: Diproyeksikan menjadi jembatan terpanjang di ruas jalur Bojonggede-Kemang.
- Jembatan Pesanggrahan: Difungsikan untuk memperkuat struktur jaringan jalan penghubung yang mengarah langsung ke kawasan pembangunan flyover.
Kedua jembatan ini menjadi prasarana vital agar aliran kendaraan dari kedua arah dapat terdistribusi optimal saat jalan layang beroperasi.
Bagaimana Rencana Penataan Wilayah di Sekitar Koridor Bomang?
Peningkatan konektivitas jalan ini dibarengi dengan rencana penataan kawasan di sekitarnya, khususnya di wilayah Parung. Pemerintah Kabupaten Bogor merencanakan penataan pedagang kaki lima (PKL) dengan menyediakan lokasi relokasi yang representatif.
Untuk mendukung agenda tersebut, pemerintah daerah menyiapkan lahan seluas sekitar 2 hektare di area dekat pasar. Area ini dialokasikan sebagai pusat relokasi pedagang sekaligus tapak pengembangan pasar ikan yang terpadu dengan aktivitas perekonomian warga setempat.






